Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Pertumbuhan Dan Hasil Biji Okra (Abelmoschus esculentus L.) dengan Pemberian Pupuk Nitrogen dan Kalium pada Tanah Ultisol

Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian · Vol. 3 No. 1 (2020) · hlm. 53–66

DOI
10.22437/agroecotania.v3i1.11291
ISSN
2621-2854, 2621-2846
Terbit
2020-01-31
Penerbit
Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/

Abstrak

Okra (Abelmoschus esculentus L.) termasuk jenis sayuran yang memiliki nilai gizi dan ekonomi tinggi, sehingga sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Mengingat masih terbatasnya ketersediaan benih okra maka perlu adanya upaya peningkatan produksi biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan nitrogen dan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil biji okra, serta mendapatkan dosis yang memberikan pertumbuhan dan hasil biji okra tertinggi. Percobaan disusun dalam RAK dengan pola faktorial. Faktor I adalah dosis pupuk Urea (N 46%): 0 kg ha (0 gram per tanaman), 150 kg ha-1 (15,0 gram per tanaman). Faktor II adalah dosis pupuk KCl (K2O 60%): 0 kg ha (7,5 gram per tanaman), 300 kg ha-1 (2,5 gram per tanaman), 100 kg ha -1 (0 gram per tanaman), 50 kg ha-1 (10,0 gram per tanaman). Setiap perlakuan terdiri dari 6 tanaman dengan 2 tanaman sebagai sampel, dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil biji okra tidak dipengaruhi oleh interaksi pemberian pupuk nitrogen dan kalium, namun masing-masing faktor tunggalnya berpengaruh terhadap beberapa variabel pertumbuhan dan hasil biji okra. Dosis pupuk nitrogen 15 g per tanaman memberikan jumlah daun, jumlah buah per tanaman, bobot biji per tanaman, dan jumlah biji kecil tertinggi, serta mempercepat umur tanaman berbunga. Dosis pupuk kalium 7,5 g per tanaman memberikan tinggi tanaman dan diamater batang tertinggi, sedangkan dosis pupuk kalium 10 g per tanaman memberikan bobot biji per tanaman dan jumlah biji besar per tanaman tertinggi, serta mempercepat umur berbunga tanaman.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 116 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Hasanuddin University
  • University of Mataram
  • Indonesia University of Education
  • Tanjungpura University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Ahmad RiduanAfiliasi tidak diketahui3
Zulkarnain ZulkarnainUniversity of Mataram3
Helmi SalimAfiliasi tidak diketahui2
EliyantiAfiliasi tidak diketahui2
Rinaldi RinaldiAfiliasi tidak diketahui2
Arzita ArzitaAfiliasi tidak diketahui2
Adriani AdrianiAfiliasi tidak diketahui2
Eliyanti EliyantiTanjungpura University2
Adi Ahmad GondoAfiliasi tidak diketahui1
Hermilasari HermilasariHasanuddin University1
Yonathan RambaAfiliasi tidak diketahui1
Khairurizal KhairurizalHasanuddin University1
Tatang HermanIndonesia University of Education1
Didi SuryadiAfiliasi tidak diketahui1
Al JupriAfiliasi tidak diketahui1
Elah NurlaelahAfiliasi tidak diketahui1
Asep Bayu Dani NandiyantoAfiliasi tidak diketahui1
I Made SuarsanaAfiliasi tidak diketahui1
Zulkaidah Nur AhzanAfiliasi tidak diketahui1
Efran SitohangAfiliasi tidak diketahui1
Hema MaliniAfiliasi tidak diketahui1
Rona MillahAfiliasi tidak diketahui1
A Muhammad Toha MiftahurridhoAfiliasi tidak diketahui1
Buhaira BuhairaAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Nurro ZikinAfiliasi tidak diketahui1
Elly Indra SwariAfiliasi tidak diketahui1
Anis Tatik MaryaniAfiliasi tidak diketahui1
Gindo TampubolonAfiliasi tidak diketahui1
Itang MahbubAfiliasi tidak diketahui1
Heriyanti HeriyantiAfiliasi tidak diketahui1
Elis KartikaAfiliasi tidak diketahui1
Indra Lasmana TariganAfiliasi tidak diketahui1
Madyawati LatiefAfiliasi tidak diketahui1
Yunika Eka PutriAfiliasi tidak diketahui1
Hengky IrawanAfiliasi tidak diketahui1
Tengku Said Raza'iAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/Agroecotania/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pertumbuhan Dan Hasil Biji Okra  (Abelmoschus esculentus L.)  dengan Pemberian Pupuk Nitrogen dan Kalium pada Tanah Ultisol </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Irianto, Irianto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ichwan, Budiyati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nusifera, Sosiawan </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Putra, An'gun Dhuha Dive</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Okra (Abelmoschus esculentus L.) termasuk jenis sayuran yang memiliki nilai gizi dan ekonomi tinggi, sehingga sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Mengingat masih terbatasnya ketersediaan benih okra maka perlu adanya upaya peningkatan produksi biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan nitrogen dan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil biji okra, serta mendapatkan dosis yang memberikan pertumbuhan dan hasil biji okra tertinggi. Percobaan disusun dalam RAK dengan pola faktorial. Faktor I adalah dosis pupuk Urea (N 46%): 0 kg ha (0 gram per tanaman), 150 kg ha-1 (15,0 gram per tanaman). Faktor II adalah dosis pupuk KCl (K2O 60%): 0 kg ha (7,5 gram per tanaman), 300 kg ha-1 (2,5 gram per tanaman), 100 kg ha -1 (0 gram per tanaman), 50 kg ha-1 (10,0 gram per tanaman). Setiap perlakuan terdiri dari 6 tanaman dengan 2 tanaman sebagai sampel, dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil biji okra tidak dipengaruhi oleh interaksi pemberian pupuk nitrogen dan kalium, namun masing-masing faktor tunggalnya berpengaruh terhadap beberapa variabel pertumbuhan dan hasil biji okra. Dosis pupuk nitrogen 15 g per tanaman memberikan jumlah daun, jumlah buah per tanaman, bobot biji per tanaman, dan jumlah biji kecil tertinggi, serta mempercepat umur tanaman berbunga. Dosis pupuk kalium 7,5 g per tanaman memberikan tinggi tanaman dan diamater batang tertinggi, sedangkan dosis pupuk kalium 10 g per tanaman memberikan bobot biji per tanaman dan jumlah biji besar per tanaman tertinggi, serta mempercepat umur berbunga tanaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/Agroecotania/article/view/11291</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/agroecotania.v3i1.11291</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian; Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Agroecotania: Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian; 53-66</dc:source>
	<dc:source>2621-2854</dc:source>
	<dc:source>2621-2846</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/Agroecotania/article/view/11291/10289</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>