Akses terbuka
Jurnal
Status Kepadatan Dan Agregat Andisol Pada Konversi Perkebunan Teh Menjadi Perkebunan Kopi
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian · Vol. 4 No. 1 (2022) · hlm. 16–25
ISSN 2621-2854, 2621-2846
Terbit 2022-08-31
Penerbit Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi
Bahasa en
Abstrak
Suatu pemelitian lapang yang bertujuan untuk mengetahui status sifat fisik Andisol pada konversi tanaman teh di perkebunan menjadi tanaman kopi telah dilaksanakan. Penelitian ini mengunakan tanah Andisol yang berada pada ketinggian 1600 m dari permukaan laut. Di kacamtan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan pada tahun 2020. Analisis tanah dilakukan di laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jambi Pengambilan sampel tanah dilakukan pada kedalaman 0 – 30 cm pada tanaman teh dan tanaman kopi. Sampel tanah yang diambil di bawah tanaman teh diambil yang sudah berproduksi begitu juga pada tanaman kopi yang sudah berbuah panen. Lokasi pengambilan sampel terlebih dahulu mempertimbangkan dari jenis tanah yang sama, kemudian dari lereng yang sama dan curah hujan yang sama. Sampel tanah diambil sebanyak 16 kali ulangan dengan rentang kelerengan tanah 8 % sampai 30 % kemiringan pada tanaman teh dan tanaman kopi. Parameter sifat fisik tanah yang diamati adalah kadar bahan organik tanah, berat volume tanah, persentase total ruang pori tanah, persentase agregat terbentuk dan kemantapan agregat tanah Andisol. Data tersebut dianalisis dengan Uji Nilai Tengah Tidak Berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konversi perkebunan teh menjadi tanaman perkebunan kopi pada beberapa parameter status sifat fisik memberikan gambaran yang sama walaupun pengantian tanaman kopi ini baru dilakukan selama 6 tahun penanaman pada tanah Andisol
Jaringan kolaborasi para penulis
18 penulis ·
34 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
Organisasi berbeda
Organisasi sama
Afiliasi tidak diketahui
Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.
Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/Agroecotania/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en">Status Kepadatan Dan Agregat Andisol Pada Konversi Perkebunan Teh Menjadi Perkebunan Kopi</dc:title>
<dc:creator xml:lang="en">Nasution, Hasriati</dc:creator>
<dc:creator xml:lang="en">Yusfaneti, Yusfaneti</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en">tanaman</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">teh</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">kopi</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">sifat fisik</dc:subject>
<dc:subject xml:lang="en">andiso</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en">
Suatu pemelitian lapang yang bertujuan untuk mengetahui status sifat fisik Andisol pada konversi tanaman teh di perkebunan menjadi tanaman kopi telah dilaksanakan . Penelitian ini mengunakan tanah Andisol yang berada pada ketinggian 1600 m dari permukaan laut. Di kacamtan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan pada tahun 2020. Analisis tanah dilakukan di laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jambi Pengambilan sampel tanah dilakukan pada kedalaman 0 – 30 cm pada tanaman teh dan tanaman kopi. Sampel tanah yang diambil di bawah tanaman teh diambil yang sudah berproduksi begitu juga pada tanaman kopi yang sudah berbuah panen. Lokasi pengambilan sampel terlebih dahulu mempertimbangkan dari jenis tanah yang sama, kemudian dari lereng yang sama dan curah hujan yang sama. Sampel tanah diambil sebanyak 16 kali ulangan dengan rentang kelerengan tanah 8 % sampai 30 % kemiringan pada tanaman teh dan tanaman kopi. Parameter sifat fisik tanah yang diamati adalah kadar bahan organik tanah, berat volume tanah, persentase total ruang pori tanah, persentase agregat terbentuk dan kemantapan agregat tanah Andisol . Data tersebut dianalisis dengan Uji Nilai Tengah Tidak Berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konversi perkebunan teh menjadi tanaman perkebunan kopi pada beberapa parameter status sifat fisik memberikan gambaran yang sama walaupun pengantian tanaman kopi ini baru dilakukan selama 6 tahun penanaman pada tanah Andisol
</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en">Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi</dc:publisher>
<dc:date>2022-08-31</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/Agroecotania/article/view/20432</dc:identifier>
<dc:identifier>10.22437/agroecotania.v4i1.20432</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian; Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Agroecotania: Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian; 16 - 25</dc:source>
<dc:source>2621-2854</dc:source>
<dc:source>2621-2846</dc:source>
<dc:language>en</dc:language>
<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/Agroecotania/article/view/20432/14131</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Hasriati Nasution, Yusfaneti Yusfaneti</dc:rights>
<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Sitasi dan pengindeksan
OpenAlex
Belum diperiksa
Crossref
Belum diperiksa
Sitasi artikel ini
APA 7
Nasution, H., & Yusfaneti, Y. (2022). Status Kepadatan Dan Agregat Andisol Pada Konversi Perkebunan Teh Menjadi Perkebunan Kopi. Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian, 4(1), 16–25. https://doi.org/10.22437/agroecotania.v4i1.20432
Salin
IEEE
H. Nasution and Y. Yusfaneti, “Status Kepadatan Dan Agregat Andisol Pada Konversi Perkebunan Teh Menjadi Perkebunan Kopi,” Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian, vol. 4, no. 1, pp. 16–25, 2022, doi: 10.22437/agroecotania.v4i1.20432.
Salin
Dibuat dari metadata jurnal; periksa nama penulis sebelum dipakai.