Akses terbuka Jurnal
Konversi Hutan Menjadi Tanaman Kayu Manis, Kopi Dan Campuran Kayu Manis Dan Kopi Terhadap Erodibilitas Andisol Di Desa Nilo Dingin Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin Afifa Aprillia
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian · Vol. 7 No. 2 (2025)
- ISSN
- 2621-2854, 2621-2846
- Terbit
- 2025-01-22
- Penerbit
- Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi
- Bahasa
- en
Abstrak
Andisol merupakan tanah yang berada di wilayah pegunungan vulkanik dengan ciri tanahyang berwarna hitam atau gelap yang disebabkan oleh tingginya bahan organik tanah. Andisoltersebar luas di Indonesia, salah satunya Provinsi Jambi dengan luas yaitu 340,479 ha dan luasAndisol pada Kecamatan Lembah Masurai yaitu 688,99 km2. Lahan Andisol di Kabupaten Meranginbanyak dimanfaatkan sebagai lahan pertanian salah satunya tanaman perkebunan kayu manis, kopidan camoran kayu manis dan kopi. Penggunaan lahan Andisol menjadi lahan pertanian akanmempengaruhi karakteristik fisika dan kimia Andisol. Hal ini dapat terjadi karena adanya aktifitaspengolahan tanah dan perkembangan tumbuhan itu sendiri. Pengolahan tanah merupakan salah satupnyebab terjadinya erodibilitas tanah. Tujuan penelitian adalah untuk melihat erodibilita vegetasihutan Andisol yang di konversi menjadi vegetasi kayu manis, vegetasi kopi dan campuran kayumanis dan kopi. Penelitian dilaksanakan di Desa Nilai Dingin Kecamatan Lembah MasuraiKabupaten Merangin. Desa ini terletak pada ketiggian tempat 1300 m diatas permulaan laut. JenisTanah Andisol. Waktu pelaksanaan 4 bulan. Analisis tanah di laksanakan di Laboratorium Fisikadan Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Pengambilan sampel tanah dengan metodeproporsif random sampling untuk penentuan tekstur, struktur, kadar bahan organik, berat volumedan permiabelitas, total ruang pori dan erodibilisa tanah pada vegetasi kayu manis, kopi, campurkayu manis dan kopi dan vegetasi hutan primer pada kelerengan 8 % - 15 %. Parameter kadarbahan organik tanah, permiabilitas, berat volume tanah, total ruang pori, erodibilita tanah masingperlakuan di ulang 15 kali. Untuk membedakan erodibilitas Andisol pada vegetasi hutan, kayumanis, kopi, campuran kayu manis dan kopi dan tanah dilakukan dengan Uji Nilai TengahTidak Berpasangan pada taraf 5 %. Dari hasil Uji Nilai Tengah Tidak Berpasangan di dapatkanbahwa penggantian hutan berat volume sama dengan kayu manis, camporan kauyu manis dan kopisama tetapi berbeda dengan kopi. Permiabilitas dan total ruang pori tanah hutan berbeda denganvegetasi kauyu manis, kopi dan campuran. Sementara bahan organik dan erodilitas tanah padahutan sama dengn vegetasi Kayu Manis, Kopi dan campuran Kayu Manis Dan Kopi
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 104 tautan kepenulisan bersama · 21 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- IPB University
- Ministry of Environment and Forestry, Republic of Indonesia
- Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
- National Research and Innovation Agency
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sindu Sintara | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Muhammad Rodli | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Reko Priyonggo | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Widigdo Rekso Negoro | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Annes Rindy Permana | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Asmadi Saad | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Yusfaneti Yusfaneti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Saiful Akmal | Universitas Islam Negeri Ar-Raniry | 2 |
| Habiburrahim Habiburrahim | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Safrul Muluk | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sanyoto Gondodiyoto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Gindo Tampubolon | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Prakrisno Satrio | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bagong Suyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rhett D. Harisson | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suria Darma Tarigan | IPB University | 1 |
| Iskandar Zulkarnaen Siregar | IPB University | 1 |
| Irdika Mansur | IPB University | 1 |
| Dodik Ridho Nurrochmat | IPB University | 1 |
| Ishak Yassir | Ministry of Environment and Forestry, Republic of Indonesia | 1 |
| Mangarah Silalahi | IPB University | 1 |
| Agus Wahyudi | Ministry of Environment and Forestry, Republic of Indonesia | 1 |
| Lutfy Abdulah | National Research and Innovation Agency | 1 |
| Maulidika Gusti Pramono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Iwan Hardi Saputro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Avina Wafiroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Revo Hardiawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Serley Virzelina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ermadani Ermadani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Esther Leoni Sinambela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Hastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hardiani Hardiani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Margarettha Margarettha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nela Safelia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ovanny Thalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reza Lidia Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gresika Tabitha Vinesian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.