Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Interaksi Spasial Perekonomian dan Ketenagakerjaan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi

Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah · Vol. 2 No. 2 (2014) · hlm. 99–106

DOI
10.22437/ppd.v2i2.2262
ISSN
2355-8520, 2338-4603
Terbit
2014-12-19
Penerbit
Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Abstrak Analisis pembangunan daerah perlu mempertimbangkan masalah dalam daerah (intraregional) dan keseimbangan pembangunan antar wilayah (antar). Masalah antar seperti pengaruh yang berasal dari luar daerah akan menciptakan interaksi spasial dan hubungan antar daerah (ketergantungan spasial). Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengetahui pengaruh riil interaksi spasial perkembangan perekonomian daerah dalam hal PDRB dan tenaga kerja pada kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Indeks Morans'I yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara daerah menunjukkan bahwa kabupaten atau kotamadya tidak bisa mandiri dalam membangun ekonomi, tetapi dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi di daerah sekitarnya. Dengan menggunakan Moran scatterplot, Kota Jambi menjadi satu-satunya daerah dengan ekonomi yang tinggi dikelilingi oleh daerah ekonomi yang tinggi. Sementara sebagian besar kabupaten dan kota di Provinsi Jambi berada di daerah kelompok dengan ekonomi rendah yang dikelilingi oleh wilayah ekonomi rendah. Kata kunci: interaksi spasial, keterkaitan regional, indeks Morans’I  Abstract An analysis of the regional development needs to take into account the problems within regions (intraregional) and the balance of development between regions (interregional). Interregional problems such as influence which comes from the outside of the region will create spatial interaction and linkages between regions (spatial dependence). Therefore, it becomes important to know the real effect of spatial interaction toward the development of regional economy in term of GDRP and labor of regencies and municipalities in Jambi Province. Morans’I index that is used to describe the linkages between regions indicates that a regency or municipality can not be independent in establishing its economy, but affected by economic activity in the surrounding areas. By using Moran scatterplot, Jambi Municipality being the only region with high economic surrounded by high economic regions. While most of the regencies and municipality in Jambi Province are on the group areas with low economic which surrounded by low economic regions. Keywords: spatial interaction, regional linkage, Morans’I index

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 102 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Tanjungpura University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hardiani HardianiAfiliasi tidak diketahui14
Dwi HastutiAfiliasi tidak diketahui5
Erfit ErfitAfiliasi tidak diketahui4
Amri AmirAfiliasi tidak diketahui3
Ayong HiendroTanjungpura University3
Amril AmrilAfiliasi tidak diketahui3
Syaparuddin SyaparuddinAfiliasi tidak diketahui2
Adi BhaktiAfiliasi tidak diketahui2
Tona Aurora LubisAfiliasi tidak diketahui2
Zulgani ZulganiAfiliasi tidak diketahui2
Faradina ZevayaAfiliasi tidak diketahui2
Mustaqim SigaAfiliasi tidak diketahui2
Ismail ArafahAfiliasi tidak diketahui2
Ismail YusufTanjungpura University2
Raina DamarsariAfiliasi tidak diketahui2
Nyimas Dian MaisyarahAfiliasi tidak diketahui2
Arif Budi RaharjoAfiliasi tidak diketahui1
Nur SahidAfiliasi tidak diketahui1
I Made SukanadiAfiliasi tidak diketahui1
Dewa Ketut WicaksanaAfiliasi tidak diketahui1
Ni Putu Laras PurnamasariAfiliasi tidak diketahui1
Achmad Zainuddin MNAfiliasi tidak diketahui1
Renaldy Dwi PutraAfiliasi tidak diketahui1
Pujiono PujionoAfiliasi tidak diketahui1
Rozlinda Mohamed FadzilAfiliasi tidak diketahui1
Hasan BasriAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad SafriAfiliasi tidak diketahui1
Qorina NovitriAfiliasi tidak diketahui1
Erni AchmadAfiliasi tidak diketahui1
Zamzami ZamzamiAfiliasi tidak diketahui1
Arman DelisAfiliasi tidak diketahui1
Andri DevitaAfiliasi tidak diketahui1
Etik UmiyatiAfiliasi tidak diketahui1
Nopriansyah NopriansyahAfiliasi tidak diketahui1
Yusral YusralAfiliasi tidak diketahui1
Zulfanetti ZulfanettiAfiliasi tidak diketahui1
Islakhiyah IslakhiyahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JES/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Interaksi Spasial Perekonomian dan Ketenagakerjaan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Heryanti, Yanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Junaidi, Junaidi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yulmardi, Yulmardi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Abstrak Analisis pembangunan daerah perlu mempertimbangkan masalah dalam daerah (intraregional) dan keseimbangan pembangunan antar wilayah (antar). Masalah antar seperti pengaruh yang berasal dari luar daerah akan menciptakan interaksi spasial dan hubungan antar daerah (ketergantungan spasial). Oleh karena itu, menjadi penting untuk mengetahui pengaruh riil interaksi spasial perkembangan perekonomian daerah dalam hal PDRB dan tenaga kerja pada kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Indeks Morans'I yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara daerah menunjukkan bahwa kabupaten atau kotamadya tidak bisa mandiri dalam membangun ekonomi, tetapi dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi di daerah sekitarnya. Dengan menggunakan Moran scatterplot, Kota Jambi menjadi satu-satunya daerah dengan ekonomi yang tinggi dikelilingi oleh daerah ekonomi yang tinggi. Sementara sebagian besar kabupaten dan kota di Provinsi Jambi berada di daerah kelompok dengan ekonomi rendah yang dikelilingi oleh wilayah ekonomi rendah. Kata kunci : interaksi spasial, keterkaitan regional, indeks Morans’I   Abstract An analysis of the regional development needs to take into account the problems within regions (intraregional) and the balance of development between regions (interregional). Interregional problems such as influence which comes from the outside of the region will create spatial interaction and linkages between regions (spatial dependence). Therefore, it becomes important to know the real effect of spatial interaction toward the development of regional economy in term of GDRP and labor of regencies and municipalities in Jambi Province. Morans’I index that is used to describe the linkages between regions  indicates that a regency or municipality can not be independent in establishing its economy, but affected by economic activity in the surrounding areas. By using Moran scatterplot, Jambi Municipality being the only region with high economic surrounded by high economic regions. While most of the regencies and municipality in Jambi Province are on the group areas with low economic which surrounded by low economic regions. Keywords: spatial interaction, regional linkage, Morans’I index</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Magister Ilmu Ekonomi  Pascasarjana Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2014-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JES/article/view/2262</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/ppd.v2i2.2262</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah; 99-106</dc:source>
	<dc:source>2355-8520</dc:source>
	<dc:source>2338-4603</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JES/article/view/2262/6355</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2014 Yanti Heryanti, Junaidi Junaidi, Yulmardi Yulmardi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>