Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Pengaruh Pemberian Bubuk Daun Pepaya California (Carica Papaya) terhadap Mortalitas Jentik Nyamuk

Jurnal Ilmiah Ners Indonesia · Vol. 3 No. 1 (2022) · hlm. 27–33

DOI
10.22437/jini.v3i1.18262
ISSN
2722-9211, 2722-922X
Terbit
2022-05-31
Penerbit
Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstrak

Diseases transmitted by mosquitoes are diseases that have a high risk of mortality and morbidity. One of the efforts to overcome the mosquito life cycle is by giving larvicides. The use of natural larvicides can be a safer alternative for health. Plants that have the potential as natural larvicides to kill mosquito larvae are papaya leaves (Carica Papaya). This study aims to determine the effect of giving powdered papaya california (Carica Papaya) leaves to the mortality of mosquito larvae. This research is a quantitative research with Intac Group Comparison research design. The research instrument used an observation sheet. Purposive sampling with a total of 50 samples were grouped into 4 treatment groups with a dose of 60 mg, 150 mg, 300 mg, 500 mg and 1 control group. Data analysis in the form of univariate analysis and using Wilcoxon statistical test. The lowest larval mortality was at a dose of 60 mg (10%) and the highest mortality was at a dose of 500 mg (60%). The results of the analysis in the 60 mg, 150 mg and 300 mg treatment groups obtained p-value > 0.05 so that there was no significant difference between the 60 mg, 150 mg, and 300 mg papaya leaf powder treatment groups and the control group. The 500 mg group had a p-value of 0.011 0,05 sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan bubuk daun pepaya dosis 60 mg, 150 mg, dan 300 mg dengan kelompok kontrol. Kelompok 500 mg memiliki nilai p-value 0,011 < 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan bubuk daun pepaya konsentrasi 500 mg dengan kelompok kontrol. Pemberian bubuk daun pepaya dengan konsentrasi 500 mg mempunyai pengaruh terhadap mortalitas jentik nyamuk. Kata kunci: Mortalitas, Jentik nyamuk, Daun pepaya

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 77 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Diponegoro University
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Halu Oleo
  • Indonesia University of Education
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Dini RudiniAfiliasi tidak diketahui6
Yuliana YulianaUniversitas Halu Oleo4
Wiji WijiIndonesia University of Education4
Kamariyah KamariyahAfiliasi tidak diketahui3
Tuszie WidhiyantiAfiliasi tidak diketahui3
Fadliyana EkawatyAfiliasi tidak diketahui3
Siti ZahrahAfiliasi tidak diketahui2
Nurhusna NurhusnaAfiliasi tidak diketahui2
Sri WarsiniAfiliasi tidak diketahui2
Andika SulistiawanAfiliasi tidak diketahui2
Nurlinawati - -Afiliasi tidak diketahui2
Indah MawartiAfiliasi tidak diketahui2
Yohana Feynendra DaeliAfiliasi tidak diketahui1
Yoyok Budi PramonoDiponegoro University1
Sri KhayatiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Rifkah Anniza RahmanUniversitas Sulawesi Tenggara1
Alimuddin AlimuddinAfiliasi tidak diketahui1
Fitri Rachmillah FadmiAfiliasi tidak diketahui1
Hery SupratmanAfiliasi tidak diketahui1
Rahmad Fani RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
SulhaswardiAfiliasi tidak diketahui1
Nursamsul KustiawanAfiliasi tidak diketahui1
Aria LafansaAfiliasi tidak diketahui1
Tubagus Ferdi FadilahAfiliasi tidak diketahui1
Nia Nurul AzizaAfiliasi tidak diketahui1
Dita SetiatiAfiliasi tidak diketahui1
Firda FairuzaAfiliasi tidak diketahui1
Marya AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Yosi OktarinaAfiliasi tidak diketahui1
Luri MekeamaAfiliasi tidak diketahui1
Andi SubandiAfiliasi tidak diketahui1
Muthia MutmainnahAfiliasi tidak diketahui1
Meinarisa MeinarisaAfiliasi tidak diketahui1
Ida SuryaniAfiliasi tidak diketahui1
Nur Asia UmarAfiliasi tidak diketahui1
Dian SavitriAfiliasi tidak diketahui1
Ninuk LustyantieAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JINI/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Pemberian Bubuk Daun Pepaya California (Carica Papaya) terhadap Mortalitas Jentik Nyamuk</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mariani, Rina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurlinawati, Nurlinawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mulyani, Sri </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Mortality</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Mosquito larvae</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Papaya leaf</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Diseases transmitted by mosquitoes are diseases that have a high risk of mortality and morbidity. One of the efforts to overcome the mosquito life cycle is by giving larvicides. The use of natural larvicides can be a safer alternative for health. Plants that have the potential as natural larvicides to kill mosquito larvae are papaya leaves (Carica Papaya). This study aims to determine the effect of giving powdered papaya california (Carica Papaya) leaves to the mortality of mosquito larvae. This research is a quantitative research with Intac Group Comparison research design. The research instrument used an observation sheet. Purposive sampling with a total of 50 samples were grouped into 4 treatment groups with a dose of 60 mg, 150 mg, 300 mg, 500 mg and 1 control group. Data analysis in the form of univariate analysis and using Wilcoxon statistical test. The lowest larval mortality was at a dose of 60 mg (10%) and the highest mortality was at a dose of 500 mg (60%). The results of the analysis in the 60 mg, 150 mg and 300 mg treatment groups obtained p-value &amp;gt; 0.05 so that there was no significant difference between the 60 mg, 150 mg, and 300 mg papaya leaf powder treatment groups and the control group. The 500 mg group had a p-value of 0.011 &amp;lt;0.05, so it can be concluded that there was a significant difference between the treatment group with 500 mg papaya leaf powder and the control group. Giving papaya leaf powder with a concentration of 500 mg has an effect on the mortality of mosquito larvae.
Abstrak
Penyakit yang ditransmisikan oleh nyamuk merupakan penyakit yang memiliki risiko tinggi pada mortalitas dan morbiditas. Salah satu upaya penanggulangan daur hidup nyamuk  dengan pemberian larvasida. Penggunaan larvasida alami dapat menjadi pilihan alternatif yang lebih aman bagi kesehatan. Tanaman yang memiliki potensi sebagai larvasida alami untuk membunuh jentik nyamuk ialah daun pepaya (Carica Papaya). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bubuk daun pepayacalifornia (Carica Papaya) terhadap mortalitas jentik nyamuk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Intac Group Comparasion. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah 50 sampel yang dikelompokan menjadi 4 kelompok perlakuan dengan dosis 60 mg, 150 mg, 300 mg, 500 mg dan 1 kelompok kontrol. Analisis data berupa analisis univariat dan menggunakan uji statistik wilcoxon. Mortalitas jentik terendah pada dosis 60 mg (10%) dan mortalitas tertinggi pada dosis 500 mg (60%). Hasil analisis pada kelompok perlakuan 60 mg, 150 mg dan 300 mg didapatkan nilai p-value &amp;gt; 0,05 sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan bubuk daun pepaya dosis 60 mg, 150 mg, dan 300 mg dengan kelompok kontrol. Kelompok 500 mg  memiliki nilai p-value 0,011 &amp;lt; 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan bubuk daun pepaya konsentrasi 500 mg dengan kelompok kontrol. Pemberian bubuk daun pepaya dengan konsentrasi 500 mg  mempunyai pengaruh terhadap mortalitas jentik nyamuk.
Kata kunci : Mortalitas, Jentik nyamuk, Daun pepaya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JINI/article/view/18262</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jini.v3i1.18262</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Ners Indonesia; Vol. 3 No. 1 (2022): May 2022; 27-33</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Ilmiah Ners Indonesia; Vol 3 No 1 (2022): May 2022; 27-33</dc:source>
	<dc:source>2722-9211</dc:source>
	<dc:source>2722-922X</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jini.v3i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JINI/article/view/18262/13402</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Ners Indonesia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>