Jurnal
Pendidikan Kesehatan Tentang Deteksi Dini Kanker Payudara Melalui Pemeriksaan Sadari (Periksa Payudara Sendiri) Di Pondok Pesantren Al-Hidayah dan Al- Maarif Kota Jambi
Jurnal Karya Abdi Masyarakat · Vol. 3 No. 2 (2019) · hlm. 129–132
- ISSN
- 2580-2178, 2580-1120
- Terbit
- 2019-12-31
- Penerbit
- LPPM Universitas Jambi
- Bahasa
- en
Abstrak
Abstrak: Kematian akibat kanker payudara dapat mengalami penurunan dengan dilakukannya deteksi dini terutama pada usia remaja dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Tindakan ini sangat penting karena hampir 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat memperkecil angka kematian sampai 20%, namun jumlah perempuan yang melakukan SADARI masih sedikit yaitu 25-30%. Riset Penyakit Tidak Menular (PTM) tahun 2016 menyatakan perilaku masyarakat dalam deteksi dini kanker payudara masih rendah. Tercatat 53,7% masyarakat tidak pernah melakukan SADARI, sementara 46,3% pernah melakukan SADARI; dan 95,6% masyarakat tidak pernah melakukan SADANIS, sementara 4,4% pernah melakukan SADANIS. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyak nya remaja Indonesia yang belum mengetahui dan menyadari pentingnya SADARI untuk deteksi dini kanker payudara. Metode: Mengikuti sosialisasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan “SADARIâ€(periksa payudara sendiri).Mengumpulkan para santriwati yang menjadi peserta pendidikan kesehatan. Mempersiapkan sarana dan prasarana kegiatan pendidikan kesehatan deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan “SADARIâ€(periksa payudara sendiri), Mempersiapkan evaluasi dan monitoring secara bersama Hasil: jumlah peserta di pondok pesantren Mambaul ulum lebih banyak dibandingkan Pesantren Al Maarif yaitu di pondok pesantren Mambaul Ulum sebanyak 125 orang (80 %) dan responden di Pondok Pesantren Al Maarif sebanyak 25 orang (20 %).Pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker payudara melalui SADARI ini disampaikan oleh pihak puskesmas talang bakung yang menjadi wilayah kerja bagi lingkungan Pondok Pesantren. Setelah diberikan penyuluhan kemudian setiap peserta diberikan leafleat selaku responden yang berisikan materi tentang SADARI. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan adalah salah satu bentuk promosi kesehatan yang sederhana dan dapat mencakup sasaran yang luas. Dari hasil penyuluhan kesehatan tentang “Deteksi dini kanker payudara melalui SADARI (Periksa payudara sendiri) yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa siswi – siswi Pondok pesantren Mambaul Ulum dan Al Maarif dapat mengetahui tentang pentingnya pemeriksaan SADARI untuk deteksi dini kelainan pada payudara dan mencegah terjadinya kanker payudara serta bagaimana melakukan SADARI itu sendiri.
Jaringan kolaborasi para penulis
36 penulis · 160 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Diponegoro University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sri Mulyani | Diponegoro University | 3 |
| Yosi Oktarina | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Farhan | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Zela Mitia Eka Wati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zela Mitia Eka Wati Zela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Subandi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Titi Dwi Elfina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andika Sulistiawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurlinawati Nurlinawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuliana Yuliana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Oka Lesmana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rd. Halim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Akhmad Fikri Rosyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syifa Inayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Miftahur Rohmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Okti Maghfirawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Komala Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fadillah Nisa Afrilia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Esa Surya Aulia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elza Hilmy Fardiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Susang Gini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rani Rizma Al Fatihah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fiqri Gumilang | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Akram Tri Rizki | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mayang Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Refia Sukmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Daniel Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hilman Yusra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Ilham | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mhd Syahid Rahmadani Syahid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mhd. Dzakwan Mubarak | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizki Firmansyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nuzul Ilham Akbar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.