Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Pendampingan Pelestarian Makam Penyebar Islam di Desa Binor Paiton Probolinggo Jawa Timur

Jurnal Karya Abdi Masyarakat · Vol. 6 No. 2 (2022) · hlm. 374–384

DOI
10.22437/jkam.v6i2.22302
ISSN
2580-2178, 2580-1120
Terbit
2022-12-12
Penerbit
LPPM Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Desa Binor merupakan salah satu di antara 20 desa di kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang telah memiliki lebih dari 300 pondok pesantren sebagai bentuk keberhasilan dakwah para pendahulu sejak sebelum kemerdekaan hingga era kekinian. Bahkan di desa Binor menurut masyarakat setempat terdapat sekitar 40 lebih makam (bujuk) yang diyakini penduduk sekitar sebagai pendakwah Islam pada masanya. Dua diantaranya yang dikenal masyarakat luas adalah makam Mbah Sayyid Muh. Abdullah Shiratal Mustaqim (Bujuk Ongkolan) dan Kyai Qoiduddin bin Abdullah. Kyai Qoiduddin adalah kakek dari pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan Genggong, Kraksaan, Probolinggo, Kyai Haji Muhammad Hasan (1840-1955). Nasabnya bersambung sampai kepada sunan Giri putra Syeikh Maulana Ishaq (istri Dewi Sekardadu putri Raja Blambangan). Deskripsi tulisan ini merupakan hasil pengabdian dengan berpartisipasi secara langsung Bersama masyarakat, yang dilakukan antara Agustus sampai Oktober 2022. Adapun hasilnya adalah; 1) pendampingan dalam menjaga kebersihan di sekitar lokasi makam yang banyak diziarahi alumni pondok Genggong dan masyarakat sekitar; 2) pendampingan juru kunci makam dalam pelaksanaan khataman berkala setiap bulan sekali; 3) hal lain adalah peran penting pemerintah desa setempat dalam mengorganisir pemberdayaan ekonomi di kawasan makam sebagai peluang tergeraknya usaha kecil di sekitar lokasi makam; dan 4) makam Kyai Qoiduddin bin Abdullah patut direkomendasikan sebagai wisata religi di kabupaten Probolinggo, mengingat banyaknya pesantren yang masih terus menjaga tradisi ziarah ke makam bujuk yang notabene merupakan para pendakwah dan satri berpengaruh pada masa perjuangan sampai kemerdekaan

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 79 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Yonifia AnjanikaAfiliasi tidak diketahui3
Ahmad MaulanaAfiliasi tidak diketahui2
Sufiarina SufiarinaAfiliasi tidak diketahui2
Mufrina MufrinaAfiliasi tidak diketahui2
Hendry Frand TiaAfiliasi tidak diketahui2
Anggel Hardi YantoAfiliasi tidak diketahui2
Urip SulistiyoAfiliasi tidak diketahui2
David IqroniAfiliasi tidak diketahui2
La Ode Ismail AhmadAfiliasi tidak diketahui2
Abd. Bashir FatmalAfiliasi tidak diketahui2
Mursalim NohongAfiliasi tidak diketahui1
Nia Nanda Nugrayani SetiyonoAfiliasi tidak diketahui1
. KarmilaAfiliasi tidak diketahui1
WahdaAfiliasi tidak diketahui1
Ari SusilowatiAfiliasi tidak diketahui1
Wardah Radhwa HafizhahAfiliasi tidak diketahui1
Artini PangastutiAfiliasi tidak diketahui1
Neli PurwaniAfiliasi tidak diketahui1
Jovinka Rizky NayoanAfiliasi tidak diketahui1
An Nisa Gema FitriAfiliasi tidak diketahui1
Cindi Fadilatul UmarohAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Astri MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Agus Hery Supadmi IriantiAfiliasi tidak diketahui1
Angga GustiawanAfiliasi tidak diketahui1
Roli MardianAfiliasi tidak diketahui1
Afdol HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Novian Ade PrayogaAfiliasi tidak diketahui1
Yudha AfiyanAfiliasi tidak diketahui1
Fitri DianaAfiliasi tidak diketahui1
Shal Farra Radhi KumalaAfiliasi tidak diketahui1
Ceppy Pradana PutraAfiliasi tidak diketahui1
Yusradinafi YusradinafiAfiliasi tidak diketahui1
Tomy AgustinusAfiliasi tidak diketahui1
Ella Rizky RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Budhi AkbarAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JKAM/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pendampingan Pelestarian Makam Penyebar Islam di Desa Binor Paiton Probolinggo Jawa Timur</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Farhan, Farhan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Billah, Ahmad Kafin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ali, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Al-Khered, Syd Haidarah Aly</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Khalifatullah, Moch.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Makam Pendakwah;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pelestarian Makam;</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tradisi Ziarah;</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Binor merupakan salah satu di antara 20 desa di kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang telah memiliki lebih dari 300 pondok pesantren sebagai bentuk keberhasilan dakwah para pendahulu sejak sebelum kemerdekaan hingga era kekinian. Bahkan&amp;nbsp; di desa Binor menurut masyarakat setempat terdapat sekitar 40 lebih makam (bujuk) yang diyakini penduduk sekitar sebagai pendakwah Islam pada masanya. Dua diantaranya yang dikenal masyarakat luas adalah makam Mbah Sayyid Muh. Abdullah Shiratal Mustaqim (Bujuk Ongkolan) dan Kyai Qoiduddin bin Abdullah. Kyai Qoiduddin adalah kakek dari pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan Genggong, Kraksaan, Probolinggo, Kyai Haji Muhammad Hasan (1840-1955). Nasabnya bersambung sampai kepada sunan Giri putra Syeikh Maulana Ishaq (istri Dewi Sekardadu putri Raja Blambangan). Deskripsi tulisan ini merupakan hasil pengabdian dengan berpartisipasi secara langsung Bersama masyarakat, yang dilakukan antara Agustus sampai Oktober 2022. Adapun hasilnya &amp;nbsp;adalah; 1) pendampingan dalam menjaga kebersihan di sekitar lokasi makam yang banyak diziarahi alumni pondok Genggong dan masyarakat sekitar; 2) &amp;nbsp;pendampingan juru kunci makam dalam pelaksanaan khataman berkala setiap bulan sekali; 3) hal lain adalah peran penting pemerintah desa setempat dalam mengorganisir pemberdayaan ekonomi di kawasan makam sebagai peluang tergeraknya usaha kecil di sekitar lokasi makam; dan 4) makam Kyai Qoiduddin bin Abdullah patut direkomendasikan sebagai wisata religi di kabupaten Probolinggo, mengingat banyaknya pesantren yang masih terus menjaga tradisi ziarah ke makam bujuk yang notabene merupakan para pendakwah dan satri berpengaruh pada masa perjuangan sampai kemerdekaan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LPPM Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JKAM/article/view/22302</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jkam.v6i2.22302</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Karya Abdi Masyarakat; Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat; 374-384</dc:source>
	<dc:source>2580-2178</dc:source>
	<dc:source>2580-1120</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JKAM/article/view/22302/14656</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Farhan Farhan, Ahmad Kafin Billah, Muhammad Ali, Syd Haidarah Aly Al-Khered, Moch. Khalifatullah</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>