Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Analisis Risiko Paparan Karbon Monoksida Terhadap Anak Sekolah (Studi Kasus: SDN 94, SDN 64, SDN 201 dan SDN 13): Risk Analysis of Carbon Monoxide Exposure to School Children (Case Study: SDN 94, SDN 64, SDN 201 and SDN 13)

Jurnal Engineering · Vol. 6 No. 2 (2024) · hlm. 37–45

DOI
10.22437/jurnalengineering.v6i2.35847
ISSN
2623-1522, 2461-0526
Terbit
2024-09-16
Penerbit
Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Anak anak merupakan objek yang lemah terhadap paparan pencemaran udara hal ini disebabkan oleh paru-paru mereka yang sedang berkembang rentan terhadap peradangan akibat pencemaran udara. Paparan karbon monoksida (CO) terhadap anak sekolah yang sedang menunggu jemputan ketika pulang sekolah adalah sebuah kondisi yang tidak terhindarkan yang disebabkan oleh aktifitas dari kendaraan bermotor yang melewati kawasan sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah paparan CO beresiko aman atau tidak aman terhadap kesehatan anak-anak SD pada saat mereka menunggu jemputan pulang sekolah dengan metode Analisis Risiko Kesehatan (ARK). Konsentrasi karbon monoksida mencapai angka tertinggi 18,67 mg/m3 yang berlokasi pada SDN 64 Kota Jambi dan untuk yang terendah yaitu 0,57 mg/m3 yang berlokasi pada SDN 201 Kota Jambi. berdasarkan pengambilan data konsentrasi CO dan didukung dengan data lain seperti berat badan siswa, lama terpapar CO dalam sehari, frekuensi paparan dalam setahun, durasi waktu paparan dalam setahun maka didapati hasil intake, intake adalah perhitungan yang nantinya digunakan untuk penentuan nilai RQ dimana jika hasil RQ>=1 maka tidak aman bagi kesehatan siswa, nilai intake tertinggi yaitu 0,093 mg/kg/hari dan nilai intake terendah yaitu 0,00020 mg/kg/hari dari kedua nilai intake ini didapati hasil nilai RQ tertinggi dan terendah yaitu 0,0677 dan 0,000149 hasil ini didapati setelah intake dibagi dengan nilai RfC sendiri bernilai konstan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai RQ<=1 dimana berarti paparan CO masih tergolong aman bagi kesehatan siswa.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

32 penulis · 67 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Muslim Indonesia
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Febri JuitaAfiliasi tidak diketahui3
Hariestya ViarecoAfiliasi tidak diketahui3
Shally YanovaAfiliasi tidak diketahui2
Vinna Rahayu NingsihAfiliasi tidak diketahui2
Arnild Augina MekarisceAfiliasi tidak diketahui2
Fernando Mersa PutraAfiliasi tidak diketahui2
Rizky Muhamad IlyasAfiliasi tidak diketahui2
Putra Fajar ErlanggaAfiliasi tidak diketahui2
Yola Cindi AlbonitaAfiliasi tidak diketahui1
Winny LauraAfiliasi tidak diketahui1
Dhian Eka WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Lince MuisAfiliasi tidak diketahui1
Samsidar SamsidarUniversitas Muslim Indonesia1
Arnild Augina MekarisceAfiliasi tidak diketahui1
Oka Lesmana SAfiliasi tidak diketahui1
Rizki Andre HandikaAfiliasi tidak diketahui1
Rahayu ArmanAfiliasi tidak diketahui1
Maison MaisonAfiliasi tidak diketahui1
Murfid FalihAfiliasi tidak diketahui1
Rinaldi RinaldiAfiliasi tidak diketahui1
Nada Pirma SariAfiliasi tidak diketahui1
Syamsyida RoziAfiliasi tidak diketahui1
Bunga MardhotillahAfiliasi tidak diketahui1
Hari SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Putri Ayu RamadhaniAfiliasi tidak diketahui1
Winny Laura Christina HutagalungAfiliasi tidak diketahui1
Zahra NurulitaAfiliasi tidak diketahui1
. SamsidarAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/JurnalEngineering/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Risiko Paparan Karbon Monoksida Terhadap Anak Sekolah (Studi Kasus : SDN 94, SDN 64, SDN 201 dan SDN 13): Risk Analysis of Carbon Monoxide Exposure to School Children (Case Study: SDN 94, SDN 64, SDN 201 and SDN 13)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sumarsono, Dimas Syailendra </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggraini, Febri Juita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rodhiyah, Zuli</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Warisha, Dinna </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Karbon Monoksida</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Anak Sekolah </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Analisis Risiko Kesehatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Anak anak merupakan objek yang lemah terhadap paparan pencemaran udara hal ini disebabkan oleh paru-paru mereka yang sedang berkembang rentan terhadap peradangan akibat pencemaran udara. Paparan karbon monoksida (CO) terhadap anak sekolah yang sedang menunggu jemputan ketika pulang sekolah adalah sebuah kondisi yang tidak terhindarkan yang disebabkan oleh aktifitas dari kendaraan bermotor yang melewati kawasan sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah paparan CO beresiko aman atau tidak aman terhadap kesehatan anak-anak SD pada saat mereka menunggu jemputan pulang sekolah dengan metode Analisis Risiko Kesehatan (ARK). Konsentrasi karbon monoksida mencapai angka tertinggi 18,67 mg/m3 yang berlokasi pada SDN 64 Kota Jambi dan untuk yang terendah yaitu 0,57 mg/m3 yang berlokasi pada SDN 201 Kota Jambi. berdasarkan pengambilan data konsentrasi CO dan didukung dengan data lain seperti berat badan siswa, lama terpapar CO dalam sehari, frekuensi paparan dalam setahun, durasi waktu paparan dalam setahun maka didapati hasil intake, intake  adalah perhitungan yang nantinya digunakan untuk penentuan nilai RQ dimana jika hasil RQ&amp;gt;=1 maka tidak aman bagi kesehatan siswa, nilai intake  tertinggi yaitu 0,093 mg/kg/hari dan nilai intake  terendah yaitu 0,00020 mg/kg/hari dari kedua nilai intake ini didapati hasil nilai RQ tertinggi dan terendah yaitu 0,0677 dan 0,000149 hasil ini didapati setelah intake dibagi dengan nilai RfC sendiri bernilai konstan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai RQ&amp;lt;=1 dimana berarti paparan CO masih tergolong aman bagi kesehatan siswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2024-09-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/JurnalEngineering/article/view/35847</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jurnalengineering.v6i2.35847</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Engineering; Vol. 6 No. 2 (2024): Volume 6, Nomor 2, 2024; 37-45</dc:source>
	<dc:source>2623-1522</dc:source>
	<dc:source>2461-0526</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/JurnalEngineering/article/view/35847/19950</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Dimas Syailendra  Sumarsono, Febri Juita Anggraini, Zuli Rodhiyah, Dinna Warisha</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>