Akses terbuka Jurnal
Kewenangan Lembaga Ombudsman Terhadap Kategori Rumah Sakit Publik Dan Rumah Sakit Privat di Bidang Kesehatan
Mendapo: Journal of Administrative Law · Vol. 3 No. 1 (2022) · hlm. 13–26
- ISSN
- 2774-7905, 2774-7840
- Terbit
- 2022-02-23
- Penerbit
- Fakultas Hukum Universitas Jambi
- Bahasa
- en
Abstrak
Artikel ini membahas mengenai kewenangan ombudsman sebagai pengawas pelayan publik di bidang kesehatan (Studi Undang-Undang NO. 37 TAHUN 2008 Tentang Ombudsman Terhadap Rumah Sakit Publik dan Rumah Sakit Privat). kategori pelayanan kesehatan tidak lepas dengan fasilitas tempat yang namanya rumah sakit. Menurut Undang-Undang Nomor 44 Nomor Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Rumah sakit merupakan organisasi yang bergerak di bidang pelayanan publik, secara khusus kesehatan. Dalam perbuatan maladamisnistrasi maka dibutuhkan keberadaan dari lembaga pengawas penyelenggara pelayanan publik secara khusus dibidang kesehatan. Dalam artikel ini akan di bahas mengenai kewenangan Ombudsman dalam konsep rumah sakit publik dan rumah sakit privat sesuai dengan ketentuan ketentuan pasal  1  angka  1 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 87 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Hasanuddin University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ahmad Richard Victorian | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Silvi Aryanti | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Destriana Destriana | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Iyakrus Iyakrus | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Herri Yusfi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Febrian Chandra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Meirizal Usra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Syafaruddin Syafaruddin | Hasanuddin University | 2 |
| Elita Rahmi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ivan Fauzani Raharja | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Didik Prasetyoko | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ratna Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Abdul Kadir | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Imaludin Agus | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Ahmad Muhlis Nuryadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herdianto Husain | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fedelia Raya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Noviarsih Muslimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Noor Kholidha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I Putu Wira Putra Suherman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Satrio Wicaksono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ulilta Muktadira | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Rahmadani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Iyakrus | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Indra Bayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Reza Resah Pratama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ivan Fauzani Raharja | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dimas Subekti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yetniwati Yetniwati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Iskandar Zulkarnain | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Kunarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Raja Sharah Fatricia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anisa Aulia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Umar Samadhy | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Helmi Helmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Reza Halomoan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Padol | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.