Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Optimalisasi Pertumbuhan Sengon Solomon (Falcataria Moluccana (Miq.) Barneby & Grimes) Di Lahan Bekas Tambang Batubara Melalui Aplikasi Kompos Solid Decanter: Optimizing the growth of solomon sengon (Falcataria Moluccana (Miq.) Barneby & Grimes) in used land coal mining through the application solid decanter compost

Jurnal Silva Tropika · Vol. 7 No. 2 (2023) · hlm. 82–93

DOI
10.22437/jurnalsilvatropika.v7i2.31570
ISSN
2621-4113, 2615-8353
Terbit
2023-11-04
Penerbit
Fakultas Kehutanan Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Sengon solomon (Falcataria moluccana ((Miq.) Barneby & Grime) merupakan salah satu jenis tanaman dengan suku Fabaceae yang memiliki pertumbuhan yang cepat (fast growing). Tanaman sengon mudah beradaptasi terhadap lingkungan dan banyak direkomendasikan sebagai tanaman yang cocok untuk reklamasi tambang terutama tambang batubara. Penambangan batubara dapat menyebabkan lahan terdegredasi sehingga menurunnya sifat fisik, kimia, biologi tanah dan mengakibatkan terganggunya pertumbuhan tanaman. Tanah bekas tambang batubara yang ada di PT. Nan Riang memiliki kandungan C-organik sangat rendah sampai rendah (0,08%- 1,58%). Bahan organik yang rendah perlu dilakukan perbaikan pada media tanam, yaitu dengan cara memberikan bahan organik. Salah satu pembenah tanah yang bisa digunakan dalam memperbaiki tanah yaitu limbah kelapa sawit yaitu Solid Decanter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis keberhasilan revegetasi tanaman sengon Salomo terhadap pemberian Solid Decanter. Penelitian ini dilakukan di Areal konsesi pertambangan batubara PT. Nan Riang yang berlokasi di Desa Ampelu Mudo, Kecamatan Muaro Tembesi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan selama 4 bulan (Juli-November 2022). Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdapat 7 perlakuan, dengan ulang 4 kali, sehingga terdapat 28 petak percobaan, setiap petaknya terdapat 4 tanaman sehingga jumlah tanaman sebanyak 112 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos solid decanter pada tanaman sengon solomo memberikan hasil yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman. Pemberian kompos solid decanter 1.5 kg per lubang tanam merupakan pemberian terbaik terhadap pertumbuhan tinggi, diameter, jumlah daun, berat kering tajuk, dan berat kering akar tanaman.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 122 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • IPB University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hamzah HamzahAfiliasi tidak diketahui5
Rajjitha HandayaniAfiliasi tidak diketahui4
Jenny RumondangAfiliasi tidak diketahui4
Suci Ratna PuriAfiliasi tidak diketahui3
Ria Rif’atunidaudinaAfiliasi tidak diketahui3
Rike Puspitasari TaminAfiliasi tidak diketahui2
Hasriati NasutionAfiliasi tidak diketahui1
Serley VirzelinaAfiliasi tidak diketahui1
Febrian SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Itang Ahmad MahbubAfiliasi tidak diketahui1
Rizky SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Riana AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Marwoto MarwotoAfiliasi tidak diketahui1
Rajjita HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Mariani SafitriAfiliasi tidak diketahui1
HamzahAfiliasi tidak diketahui1
Itang Ahmad MahbubAfiliasi tidak diketahui1
Neliyati NeliyatiAfiliasi tidak diketahui1
NeliyatiAfiliasi tidak diketahui1
Itang MahbubAfiliasi tidak diketahui1
Irianto IriantoAfiliasi tidak diketahui1
Ermadani ErmadaniAfiliasi tidak diketahui1
Restu RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
Ovanny ThaliaAfiliasi tidak diketahui1
Suryanto SuryantoIPB University1
Ade AndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Indah Tri UtariAfiliasi tidak diketahui1
Zera Olivia NofiantiAfiliasi tidak diketahui1
Fawwaz DinantyAfiliasi tidak diketahui1
Anisatul FarikhahAfiliasi tidak diketahui1
Kevin HendavidAfiliasi tidak diketahui1
Rince MuryunikaAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Nazri YandiAfiliasi tidak diketahui1
Lizawati LizawatiAfiliasi tidak diketahui1
Windi Putri RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Pradika Yuda KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Reno ArmandoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/STP/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimalisasi Pertumbuhan Sengon Solomon (Falcataria Moluccana (Miq.) Barneby &amp; Grimes) Di Lahan Bekas Tambang Batubara Melalui Aplikasi Kompos Solid Decanter : Optimizing the growth of solomon sengon (Falcataria Moluccana (Miq.) Barneby &amp; Grimes) in used land coal mining through the application  solid decanter compost</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hardiyanti, Rizky Ayu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tampubolon, Gindo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sihombing, Willy Sahata</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Tanah Bekas Tambang Batubara, Sengon Solomon, Kompos Solid Decanter</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Sengon solomon (Falcataria moluccana ((Miq.) Barneby &amp;amp; Grime) merupakan salah satu jenis tanaman dengan suku Fabaceae yang memiliki pertumbuhan yang cepat (fast growing). Tanaman sengon mudah beradaptasi terhadap lingkungan dan banyak direkomendasikan sebagai tanaman yang cocok untuk reklamasi tambang terutama tambang batubara. Penambangan batubara dapat menyebabkan lahan terdegredasi sehingga menurunnya sifat fisik, kimia, biologi tanah dan mengakibatkan terganggunya pertumbuhan tanaman. Tanah bekas tambang batubara yang ada di PT. Nan Riang memiliki kandungan C-organik sangat rendah sampai rendah (0,08%- 1,58%). Bahan organik yang rendah perlu dilakukan perbaikan pada media tanam, yaitu dengan cara memberikan bahan organik. Salah satu pembenah tanah yang bisa digunakan dalam memperbaiki tanah yaitu limbah kelapa sawit yaitu Solid Decanter. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis keberhasilan revegetasi tanaman sengon Salomo terhadap pemberian Solid Decanter. Penelitian ini dilakukan di Areal konsesi pertambangan batubara PT. Nan Riang yang berlokasi di Desa Ampelu Mudo, Kecamatan Muaro Tembesi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan selama 4 bulan (Juli-November 2022). Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdapat 7 perlakuan, dengan ulang 4 kali, sehingga terdapat 28 petak percobaan, setiap petaknya terdapat 4 tanaman sehingga jumlah tanaman sebanyak 112 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos solid decanter pada tanaman sengon solomo memberikan hasil yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman. Pemberian kompos solid decanter 1.5 kg per lubang tanam merupakan pemberian terbaik terhadap pertumbuhan tinggi, diameter, jumlah daun, berat kering tajuk, dan berat kering akar tanaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Fakultas Kehutanan Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/STP/article/view/31570</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jurnalsilvatropika.v7i2.31570</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Silva Tropika; Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Silva Tropika; 82-93</dc:source>
	<dc:source>2621-4113</dc:source>
	<dc:source>2615-8353</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/STP/article/view/31570/17466</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Rizky Ayu Hardiyanti, Gindo, Willy Sahata Sihombing</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>