Akses terbuka Jurnal
Perbandingan Laju Fotosintesis pada Tanaman Tanjung (Mimusops elengi Linn.) dan Tanaman Merbau Darat (Intsia palembanica) pada Berbagai Media Tanam: Comparison of Photosynthesis Rates in Tanjung (Mimusops elengi Linn.) and Merbau Darat (Intsia palembanica) on Various Gowing Media
Jurnal Silva Tropika · Vol. 9 No. 1 (2025) · hlm. 153–162
- ISSN
- 2621-4113, 2615-8353
- Terbit
- 2025-06-30
- Penerbit
- Fakultas Kehutanan Universitas Jambi
- Bahasa
- en
Abstrak
ABSTRACT Sunlight plays a crucial role in the process of photosynthesis because it provides the energy source that plants need. The intensity of light received by plants greatly affects their growth and the efficiency of photosynthesis. The rate of photosynthesis in plants is also greatly influenced by the intensity of sunlight, where if there is sufficient light intensity, adequate amounts of water and carbon dioxide, and appropriate temperatures, photosynthesis will usually reach its peak. The purpose of this research is to observe the rate of photosynthesis in Tanjung (Mimusops elengi Linn.) and Merbau darat (Intsia palembanica) plants with various treatments such as the addition of topsoil, subsoil, rice husk charcoal, cocopeat, sand, cow dung fertilizer, and NPK fertilizer using a plant photosynthesis meter. The research was conducted at the Educational Forest and Nursery Laboratory of the Forestry Department, Faculty of Agiculture, Jambi University. The results of this study indicate that Tanjung with the treatment of topsoil, rice husk charcoal, and 5 g of NPK is the best fertilizer application, as evidenced by the highest photosynthesis rate of 31.7 µmolCO2 m-2s-1. Meanwhile, for the merbau darat seedlings, the treatment with topsoil, sand, and 2 g of NPK fertilizer yielded the highest results for the photosynthesis rate. Keywords: photosynthesis rate, NPK fertilizer, merbau darat, tanjung, subsoil ABSTRACT Cahaya matahari sangat berperan dalam proses fotosintesis karena dapat memberikan sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Intensitas cahaya yang diterima tanaman sangat mempengaruhi pertumbuhan dan efisiensi fotosintesis. Laju fotosintesis pada tanaman juga sangat di pengaruhi oleh intensitas cahaya matahari, dimana jika intensitas cahaya yang cukup, jumlah air dan karbon dioksida yang cukup serta suhu yang sesuai, fotosintesis biasanya akan mencapai puncaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa tinggi laju fotosintesis pada tanaman Tanjung (Mimusops elengi Linn.) dan Merbau darat (Intsia palembanica) dengan berbagai perlakuan seperti penambahan media topsoil, subsoil, arang sekam, cocopeat, pasir, pupuk kotoran sapi dan pupuk NPK dengan alat plant photosyntesis meter. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hutan Pendidikan dan Pembibitan Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tanaman Tanjung dengan pemberian perlakuan topsoil, arang sekam dan NPK 5 g merupakan pemberian pupuk terbaik dengan hasil laju fotosintesis tertinggi yaitu 31,7 µmolCO2m-2s-1. Sedangkan pada bibit merbau darat dengan pemberian perlakuan topsoil, pasir dan pupuk NPK 2 g mendapatlan hasil tertinggi untuk laju fotosintesisnya. Kata kunci: laju fotosintesis, merbau darat, pupuk NPK, tanjung, subsoil
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 149 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Hamzah Hamzah | Afiliasi tidak diketahui | 19 |
| Marwoto Marwoto | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Rike Puspitasari Tamin | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Hamzah | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Cory Wulan | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Riana Anggraini | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nursanti Nursanti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Fawwaz Dinanty | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Anisatul Farikhah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Richard RP Napitupulu | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Albayudi Albayudi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Jauhar Khabibi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rizky Saputra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rajjita Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mariani Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eni Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Lizawati Lizawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Asrizal Paiman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Buhaira Buhaira | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yulia Alia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Miranti Sari Fitriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ade Adriadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ade Andriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dodi Ir | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulandari Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zuhratus Saleh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yasri Syarifatul Aini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gindo Tampubolon | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Willy Sahata Sihombing | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Marta Maria Sinurat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahyaudin Ahyaudin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asniwita Asniwita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Saputra RB | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.