Jurnal
HUBUNGAN PENGGUNAAN LENSA KONTAK DENGAN DERAJAT KEPARAHAN DRY EYE SYNDROME PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI DI KECAMATAN TELANAIPURA, KOTA JAMBI JANUARI-MARET 2021
Scientific Of Environmental Health and Diseases · Vol. 2 No. 1 (2021) · hlm. 94–105
- ISSN
- 2774-4337
- Terbit
- 2021-12-01
- Penerbit
- LPPM Universitas Jambi
- Bahasa
- en
Abstrak
ABSTRACT Background: Dry eye syndrome is a high incidence multifactorial tear condition.The use of contact lense have been reported that it would have a high risk to get dry eye syndrome for people who often use contact lense. To see the relationship between contact lens use and the severity of dry eye syndrome in class XI SMA N Telanaipura District, Jambi City January-March 2021. Methods: This study is an observational analytic study with a cross sectional approach with a simple random sampling technique. Results: Through the OSDI questionnaire and Schirmer, it was found that the moderate degree had the MOST number. Through the fisher test, the relationship between dry eye syndrome severity and gender based on the OSDI questionnaire p-value = 0.001, contact lens replacement time = 0.016, contact lens use period = 0.019, purpose of wearing contact lenses = 0.158. Based on Schirmer, the correlation between dry eye syndrome severity and gender p-value = 0.054, contact lens replacement time = 0.223, contact lens use period = 0.368, intended contact lens wear = 0.740. Conclusion: There is a significant relationship between the use of contact lenses with the severity of dry eye syndrome in senior high school students class XI Telanaipura District, Jambi City from January to March 2021 based on the OSDI questionnaire. Keyword: Dry Eye Syndrome, contact lenses, OSDI questionnaire, Schirmer's test. ABSTRAK Latar Belakang: Dry eye syndrome merupakan kondisi multifaktorial air mata yang berinsidensi tinggi. Penggunaan lensa kontak telah sering dilaporkan memliki resiko lebih tinggi untuk mengalami dry eye syndrome. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan penggunaan lensa kontak dengan derajat keparahan dry eye syndrome siswa kelas XI SMA N Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi Januari-Maret 2021. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan tekhnik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil: Melalui kuisioner OSDI dan schirmer didapat derajat sedang memiliki jumlah terbanyak. Melalui uji fisherdidapat hubungan derajat keparahan dry eye syndrome dengan jenis kelamin berdasarkan kuisioner OSDI p-value = 0,001, waktu penggantian lensa kontak= 0,016, masa penggunaan lensa kontak = 0,019, tujuan pemakaian lensa kontak = 0,158. Berdasarkan schirmer, didapat hubungan derajat keparahan dry eye syndrome dengan jenis kelamin p-value = 0,054, waktu penggantian lensa kontak = 0,223, masa penggunaan lensa kontak = 0,368, tujuan pemakaian lensa kontak = 0,740. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan lensa kontak dengan derajat keparahan dry eye syndrome siswa kelas XI SMA N Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi Januari-Maret 2021 berdasarkan kuisioner OSDI. Kata Kunci: Dry Eye Syndrome, lensa kontak, Kuisioner OSDI, Tes Schirmer.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 239 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Wahyu Indah Dewi Aurora | Afiliasi tidak diketahui | 23 |
| Armaidi Darmawan | Afiliasi tidak diketahui | 20 |
| Ima Maria | Afiliasi tidak diketahui | 11 |
| Nuriyah Nuriyah | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Amelia Dwi Fitri | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Nyimas Natasha Ayu Shafira | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Ahmad Syauqy | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Herlambang Herlambang | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Anggelia Puspasari | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Rina Nofri Enis | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Huntari Harahap | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Rita Halim | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Citra Maharani | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Tengku Arief Buana Perkasa | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Andika Sulistiawan | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Asro Hayani Harahap | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nuriyah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Aurora | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Mara Imam Taufiq Siregar | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Putri Sari Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mirna Marhami Iskandar | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ratna Sugiarti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Patrick Wiliam Gading | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Budi Justisia | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andi Subandi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Miftahurrahmah Miftahurrahmah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ratna Sugiati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ratna Sugianti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Anati Purwakanthi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Deri Mulyadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Miftahurrahma Miftahurrahma | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hasna Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hafizah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Esa Indah Ayudia | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nadhilah Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.