Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Peran Pemerintah Terhadap Program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Suku Anak Dalam (SAD) Di Provinsi Jambi Tahun 2018

Jurnal Kesmas Jambi · Vol. 2 No. 1 (2018) · hlm. 40–49

DOI
10.22437/jkmj.v2i1.6538
ISSN
2580-5894, 2549-8053
Terbit
2018-03-30
Penerbit
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi
Bahasa
en

Abstrak

Pemerintah memiliki peranan penting dalam keberhasilan program pemberdayaan KAT SAD di bidang kesehatan dan sosial. Program pemberdayaan yang dilakukan memiliki keterikatan erat dengan pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah terhadap program pemberdayaan KAT SAD di bidang kesehatan dan sosial serta pengaruhnya dalam pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan metode triangulasi dan dianalisis dengan menggunakan metode Miles and Hubermen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran serta kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan KAT SAD di bidang kesehatan dapat dilihat dengan diterapkannya program pelayanan kesehatan langsung yang diterima KAT SAD seperti Puskesmas keliling, pengobatan gratis dan akses layanan kesehatan ke RSUD Raden Mattaher. Sedangkan dalam bidang sosial, Pemerintah telah berupaya menyiapkan pemukiman dan berbagai bentuk bantuan sosial yang dapat dikembangkan. Namun hal ini belum terealisasikan dengan baik karena KAT SAD belum mampu memberdayakan dirinya maupun keluarganya secara mandiri. Keberlanjutan program pemberdayaan KAT SAD yang telah dilaksanakan belum menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan yang dilaksanakan tidak berkelanjutan dan belum menunjukkan hasil sesuai dengan harapan dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Batang Hari, yakni kesetaraan kondisi sosial dan status kesehatan yang mumpuni.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 168 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Rd. HalimAfiliasi tidak diketahui10
Ummi KalsumAfiliasi tidak diketahui9
Puspita SariAfiliasi tidak diketahui5
La Ode ReskiaddinAfiliasi tidak diketahui4
Vinna Rahayu NingsihAfiliasi tidak diketahui4
Hendra Dhermawan SitanggangAfiliasi tidak diketahui4
Arnild Augina MekarisceAfiliasi tidak diketahui3
Helmi Suryani NasutionAfiliasi tidak diketahui3
Adriani AdrianiAfiliasi tidak diketahui3
Andy AmirAfiliasi tidak diketahui3
I. M. SalehAfiliasi tidak diketahui2
Oka LesmanaAfiliasi tidak diketahui2
Vinna Rahayu NingsihAfiliasi tidak diketahui2
Fitria Eka PutriAfiliasi tidak diketahui2
Willia Novita Eka RiniAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Rifqi AzharyAfiliasi tidak diketahui2
Silvia Mawarti PerdanaAfiliasi tidak diketahui2
Hubaybah HubaybahAfiliasi tidak diketahui2
guspianto guspiantoAfiliasi tidak diketahui2
Rizki Ibnu RahmadAfiliasi tidak diketahui2
Helmi Suryani NasutionAfiliasi tidak diketahui2
Sri Astuti SiregarAfiliasi tidak diketahui2
Bs. Titi HaeranaAfiliasi tidak diketahui1
Salfiantini SalfiantiniAfiliasi tidak diketahui1
A. FitrianiAfiliasi tidak diketahui1
. Ja'farAfiliasi tidak diketahui1
Damris MAfiliasi tidak diketahui1
Afifah Farras HasaliaAfiliasi tidak diketahui1
Risty IvantiAfiliasi tidak diketahui1
Adila SolidaAfiliasi tidak diketahui1
Kasyani KasyaniAfiliasi tidak diketahui1
Nofrans Eka SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Nakhlatul AisyaAfiliasi tidak diketahui1
Fathan Iman NugrahaAfiliasi tidak diketahui1
M.Dody IzharAfiliasi tidak diketahui1
Sintia Tri HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Julianda ElbariniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jkmj/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peran Pemerintah Terhadap Program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Suku Anak Dalam (SAD) Di Provinsi Jambi Tahun 2018</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Eliza, Febi Rizka</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, M.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Noerjoedianto, Dwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pemerintah memiliki peranan penting dalam keberhasilan program pemberdayaan KAT SAD di bidang kesehatan dan sosial. Program pemberdayaan yang dilakukan memiliki keterikatan erat dengan pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemerintah terhadap program pemberdayaan KAT SAD di bidang kesehatan dan sosial serta pengaruhnya dalam pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan metode triangulasi dan dianalisis dengan menggunakan metode Miles and Hubermen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran serta kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan KAT SAD di bidang kesehatan dapat dilihat dengan diterapkannya program pelayanan kesehatan langsung yang diterima KAT SAD seperti Puskesmas keliling, pengobatan gratis dan akses layanan kesehatan ke RSUD Raden Mattaher. Sedangkan dalam bidang sosial, Pemerintah telah berupaya menyiapkan pemukiman dan berbagai bentuk bantuan sosial yang dapat dikembangkan. Namun hal ini belum terealisasikan dengan baik karena KAT SAD belum mampu memberdayakan dirinya maupun keluarganya secara mandiri. Keberlanjutan program pemberdayaan KAT SAD yang telah dilaksanakan belum menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan yang dilaksanakan tidak berkelanjutan dan belum menunjukkan hasil sesuai dengan harapan dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Batang Hari, yakni kesetaraan kondisi sosial dan status kesehatan yang mumpuni.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/6538</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jkmj.v2i1.6538</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesmas Jambi; Vol. 2 No. 1 (2018): Vol. 2 - No. 1 - Maret 2018; 40 - 49</dc:source>
	<dc:source>2580-5894</dc:source>
	<dc:source>2549-8053</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jkmj.v2i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/6538/9385</dc:relation>
</oai_dc:dc>