Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Terhadap Usia Menarche Pada Siswi Di SDN 47/IV Kota Jambi Tahun 2018

Jurnal Kesmas Jambi · Vol. 2 No. 1 (2018) · hlm. 71–80

DOI
10.22437/jkmj.v2i1.6544
ISSN
2580-5894, 2549-8053
Terbit
2018-03-30
Penerbit
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami remaja putri, dimana secara fisik ditandai dengan keluarnya darah dari vagina akibat peluruhan lapisan endometrium. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik terhadap usia menarche pada siswi di Sekolah Dasar Negeri 47/IV Kota Jambi Tahun 2018. Jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling. Besar sampel sebanyak 65 siswi. Penelitian ini dilaksanakan pada di Sekolah Dasar Negeri 47/IV Kota Jambi pada bulan Maret 2018. Data penelitian aktivitas fisik diperoleh dengan modifikasi kuesioner Physical Activity Questionnaire for Older Children (PAQ-C) dan pengukuran langsung terhadap berat badan dan tinggi badan untuk status gizi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 55,4 % siswi sudah mengalami menarche normal, 50,8% siswi dengan status gizi gemuk dan 58,5% siswi kurang aktif dalam melakukan aktivitas fisik. terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi terhadap usia menarche (p value =0,080,α=0,05) dan tidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik terhadap usia menarche (p value = 0,026, α=0,05).

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 267 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Jambi
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fitria Eka PutriAfiliasi tidak diketahui9
Adelina FitriAfiliasi tidak diketahui9
M. RidwanAfiliasi tidak diketahui6
Dwi NoerjoediantoAfiliasi tidak diketahui6
Ummi KalsumInstitut Agama Islam Negeri Kendari5
Fajrina HidayatiAfiliasi tidak diketahui5
Vinna Rahayu NingsihAfiliasi tidak diketahui4
Evy WisudarianiAfiliasi tidak diketahui4
Rizalia WardiahAfiliasi tidak diketahui4
Oka LesmanaAfiliasi tidak diketahui4
Muhammad Rifqi AzharyAfiliasi tidak diketahui4
Herwansyah HerwansyahAfiliasi tidak diketahui3
Ashar Nuzulul PutraAfiliasi tidak diketahui3
Rumita Ena SariAfiliasi tidak diketahui3
Marta Butar ButarAfiliasi tidak diketahui3
Budi AswinAfiliasi tidak diketahui3
Muhammad SyukriAfiliasi tidak diketahui2
Adriani AdrianiAfiliasi tidak diketahui2
Hendra Dhermawan SitanggangAfiliasi tidak diketahui2
Helmi Suryani NasutionAfiliasi tidak diketahui2
Andree Aulia RahmatAfiliasi tidak diketahui2
Ismi Nurwaqiah IbnuAfiliasi tidak diketahui2
Asparian AsparianAfiliasi tidak diketahui2
Helmi Suryani NasutionAfiliasi tidak diketahui2
Tri RahmadaniAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Randi AfriansahAfiliasi tidak diketahui2
Marsha CleopatraAfiliasi tidak diketahui2
La Ode ReskiaddinAfiliasi tidak diketahui2
guspianto guspiantoAfiliasi tidak diketahui2
Rizki Ibnu RahmadAfiliasi tidak diketahui1
Andy AmirAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Agustian SimatupangAfiliasi tidak diketahui1
Daniel ArsaUniversitas Jambi1
Yuliawati YuliawatiAfiliasi tidak diketahui1
Sri Astuti SiregarAfiliasi tidak diketahui1
Prihatini Dini NovitasariAfiliasi tidak diketahui1
Dini RudiniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jkmj/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Terhadap Usia Menarche Pada Siswi Di SDN 47/IV Kota Jambi Tahun 2018</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Br Napitupulu, Valensia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hubaybah, Hubaybah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Halim, Rd.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Menarche merupakan menstruasi yang pertama kali dialami remaja putri, dimana secara fisik ditandai dengan keluarnya darah dari vagina akibat peluruhan lapisan endometrium. Tujuan&amp;nbsp; penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan aktivitas fisik terhadap usia menarche pada siswi di Sekolah Dasar Negeri 47/IV Kota Jambi Tahun 2018. Jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan&amp;nbsp; cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling. Besar sampel sebanyak 65 siswi. Penelitian ini dilaksanakan pada&amp;nbsp; di Sekolah Dasar Negeri 47/IV Kota Jambi pada bulan Maret 2018. Data penelitian aktivitas fisik diperoleh dengan modifikasi kuesioner Physical Activity Questionnaire for Older Children (PAQ-C) dan pengukuran langsung terhadap berat badan dan tinggi badan untuk status gizi.&amp;nbsp; Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 55,4 % siswi sudah mengalami menarche normal, 50,8%&amp;nbsp; siswi dengan status gizi gemuk dan 58,5% siswi kurang aktif dalam melakukan aktivitas fisik. terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi terhadap usia menarche (p value =0,080,α=0,05) dan tidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik terhadap usia menarche (p value = 0,026 ,&amp;nbsp; α=0,05).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2018-03-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/6544</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jkmj.v2i1.6544</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesmas Jambi; Vol. 2 No. 1 (2018): Vol. 2 - No. 1 - Maret 2018; 71 - 80</dc:source>
	<dc:source>2580-5894</dc:source>
	<dc:source>2549-8053</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jkmj.v2i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/6544/9388</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>