Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Variabel Cuaca Dengan Kejadian Campak Di Kota Jambi Tahun 2015-2017

Jurnal Kesmas Jambi · Vol. 2 No. 2 (2018) · hlm. 77–86

DOI
10.22437/jkmj.v2i2.6556
ISSN
2580-5894, 2549-8053
Terbit
2018-09-28
Penerbit
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi
Bahasa
en

Abstrak

Campak merupakan penyakit menular yang menjadi penyebab utama kematian anak di negara berkembang termasuk Indonesia. Data Riskesdas menunjukkan bahwa Provinsi Jambi memiliki angka insidens rate campak tertinggi di Indonesia yaitu 3,40 per 100.000 penduduk. Kota Jambi merupakan salah satu kota yang terkena dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan sehingga berpengaruh terhadap perubahan cuaca. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pola hubungan variabel cuaca (penyinaran matahari, curah hujan, suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin) terhadap kejadian campak di Kota Jambi tahun 2015-2017. Desain penelitian ini merupakan studi ekologi dengan pendekatan spasial-temporal. Keseluruhan kasus campak diteliti dalam penelitian ini yang terjadi selama periode tahun 2015-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian campak adalah kecepatan angin (p= 0,046). Kelembaban udara, penyinaran matahari, curah hujan dan suhu udara tidak berhubungan dengan kejadian campak di Kota Jambi Tahun 2015-2017. Kejadian campak biasanya terjadi dengan kecepatan angin dengan intensitas tinggi, virus campak menjadi mudah tersebar antar manusia. Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan campak terutama pada saat musim penghujan dan angin kencang. Serta perlunya Dinas Kesehatan Kota Jambi melakukan sistem kewaspadaan dini penyakit campak melalui penguatan sistem surveilans penyakit.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 259 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Diponegoro University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Adelina FitriAfiliasi tidak diketahui8
Ummi KalsumAfiliasi tidak diketahui7
M. RidwanAfiliasi tidak diketahui6
Hubaybah HubaybahAfiliasi tidak diketahui5
Hendra Dhermawan SitanggangAfiliasi tidak diketahui5
Dwi NoerjoediantoAfiliasi tidak diketahui4
Muhammad SyukriUniversitas Halu Oleo4
Rizalia WardiahAfiliasi tidak diketahui4
Usi LanitaAfiliasi tidak diketahui3
Arnati WulansariAfiliasi tidak diketahui3
Ahmad Thohir HidayatAfiliasi tidak diketahui3
Zahra Frizki AstyAfiliasi tidak diketahui3
Helmi Suryani NasutionAfiliasi tidak diketahui3
guspianto guspiantoAfiliasi tidak diketahui3
Fajrina HidayatiAfiliasi tidak diketahui3
Adriani AdrianiAfiliasi tidak diketahui2
Helmi Suryani NasutionAfiliasi tidak diketahui2
Fitria Eka PutriAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Rifqi AzharyAfiliasi tidak diketahui2
Willia Novita Eka RiniAfiliasi tidak diketahui2
Vinna Rahayu NingsihAfiliasi tidak diketahui2
Oka LesmanaAfiliasi tidak diketahui2
Marta Butar ButarAfiliasi tidak diketahui2
Rumita Ena SariAfiliasi tidak diketahui1
Rizki Ibnu RahmadAfiliasi tidak diketahui1
Andree Aulia RahmatAfiliasi tidak diketahui1
Tri RahmadaniAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Randi AfriansahAfiliasi tidak diketahui1
Marsha CleopatraAfiliasi tidak diketahui1
Budi AswinAfiliasi tidak diketahui1
La Ode ReskiaddinAfiliasi tidak diketahui1
Herwansyah HerwansyahAfiliasi tidak diketahui1
Yuliawati YuliawatiAfiliasi tidak diketahui1
Sri Astuti SiregarAfiliasi tidak diketahui1
Prihatini Dini NovitasariAfiliasi tidak diketahui1
Dini RudiniAfiliasi tidak diketahui1
Sri MulyaniDiponegoro University1
Alfita sari FitaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jkmj/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Analisis Variabel Cuaca Dengan Kejadian Campak Di Kota Jambi Tahun 2015-2017</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wisudariani, Evy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Halim, Rd.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Campak merupakan penyakit menular yang menjadi penyebab utama kematian anak di negara berkembang termasuk Indonesia. Data Riskesdas menunjukkan bahwa Provinsi Jambi memiliki angka insidens rate campak tertinggi di Indonesia yaitu 3,40 per 100.000 penduduk. Kota Jambi merupakan salah satu kota yang terkena dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan sehingga berpengaruh terhadap perubahan cuaca. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pola hubungan variabel cuaca (penyinaran matahari, curah hujan, suhu udara, kelembaban udara dan kecepatan angin) terhadap kejadian campak di Kota Jambi tahun 2015-2017. Desain penelitian ini merupakan studi ekologi dengan pendekatan spasial-temporal. Keseluruhan kasus campak diteliti dalam penelitian ini yang terjadi selama periode tahun 2015-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian campak adalah kecepatan angin (p= 0,046). Kelembaban udara, penyinaran matahari, curah hujan dan suhu udara tidak berhubungan dengan kejadian campak di Kota Jambi Tahun 2015-2017. Kejadian campak biasanya terjadi dengan kecepatan angin dengan intensitas tinggi, virus campak menjadi mudah tersebar antar manusia. Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan campak terutama pada saat musim penghujan dan angin kencang. Serta perlunya Dinas Kesehatan Kota Jambi melakukan sistem kewaspadaan dini penyakit campak melalui penguatan sistem surveilans penyakit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2018-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/6556</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jkmj.v2i2.6556</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesmas Jambi; Vol. 2 No. 2 (2018): Vol. 2 - No. 2 - September 2018; 77 - 86</dc:source>
	<dc:source>2580-5894</dc:source>
	<dc:source>2549-8053</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jkmj.v2i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/6556/9399</dc:relation>
</oai_dc:dc>