Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Putus Berobat Pada Kasus Tb MDR/RR Di Dki Jakarta Tahun 2014-2015

Jurnal Kesmas Jambi · Vol. 4 No. 2 (2020) · hlm. 50–58

DOI
10.22437/jkmj.v4i2.10570
ISSN
2580-5894, 2549-8053
Terbit
2020-09-23
Penerbit
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Salah satu tantangan program TB di Indonesia adalah semakin meningkatnya trend angka putus berobat pada pasien TB MDR/RR. Pada tahun 2011-2015, angka putus berobat berada di rentang 25-30%. Angka ini juga berada di atas angka putus berobat global DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah kasus TB (termasuk TB MDR/RR) yang cukup besar. Sebagai provinsi dengan jumlah kasus yang besar, belum ada penelitian di DKI Jakarta mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kejadian putus berobat pada pasien TB MDR/RR. Desain penelitian ini adalah kohort retrospektif. Data bersumber dari kasus TB MDR/RR di DKI Jakarta yang tercatat di E-TB Manager yang memulai pengobatan di tahun 2014-2015. Analisis statisik menggunakan uji Chi-Square. Ukuran asosiasi yang digunakan adalah risiko relative (RR). Angka putus berobat pasien TB MDR/RR di DKI Jakata tahun 2014-2015 adalah 37,1%. Umur diketahui berhubungan secara statistik dengan kejadian putus berobat sedangkan jenis kelamin, riwayat pengobatan TB, dan status HIV tidak berhubungan dengan kejadian putus berobat. Kata Kunci: kohort retrospektif, resisten obat, perilaku pencarian pengobatan

Jaringan kolaborasi para penulis

13 penulis · 37 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Rd. HalimAfiliasi tidak diketahui2
Ummi KalsumInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Adriani AdrianiAfiliasi tidak diketahui1
M. RidwanAfiliasi tidak diketahui1
Dwi NoerjoediantoAfiliasi tidak diketahui1
Hendra Dhermawan SitanggangAfiliasi tidak diketahui1
Rizki Ibnu RahmadAfiliasi tidak diketahui1
Rumita Ena SariAfiliasi tidak diketahui1
Arnild Augina MeckarischeAfiliasi tidak diketahui1
Ismi Nurwaqiah IbnuAfiliasi tidak diketahui1
Bella Armia PutriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jkmj/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Putus Berobat Pada Kasus Tb MDR/RR Di Dki Jakarta Tahun 2014-2015</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Suryani Nasution, Helmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yunis Miko Wahyono, Tri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Salah satu tantangan program TB di Indonesia adalah semakin meningkatnya trend angka putus berobat pada pasien TB MDR/RR. Pada tahun 2011-2015, angka putus berobat berada di rentang&amp;nbsp; 25-30%. Angka ini juga berada di atas angka putus berobat global DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah kasus TB (termasuk TB MDR/RR) yang cukup besar. Sebagai provinsi dengan jumlah kasus yang besar, belum ada penelitian di DKI Jakarta mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kejadian putus berobat pada pasien TB MDR/RR. Desain penelitian ini adalah kohort retrospektif. Data bersumber dari kasus TB MDR/RR di DKI Jakarta yang tercatat di E-TB Manager yang memulai pengobatan di tahun 2014-2015. Analisis statisik menggunakan uji Chi-Square. Ukuran asosiasi yang digunakan adalah risiko relative (RR).&amp;nbsp;Angka putus berobat pasien TB MDR/RR di DKI Jakata tahun 2014-2015 adalah 37,1%. Umur diketahui berhubungan secara statistik dengan kejadian putus berobat sedangkan jenis kelamin, riwayat pengobatan TB, dan status HIV tidak berhubungan dengan kejadian putus berobat.
Kata Kunci: kohort retrospektif, resisten obat, perilaku pencarian pengobatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-09-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/10570</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jkmj.v4i2.10570</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesmas Jambi; Vol. 4 No. 2 (2020): Vol. 4 - No. 2 - September 2020; 50-58</dc:source>
	<dc:source>2580-5894</dc:source>
	<dc:source>2549-8053</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jkmj.v4i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/10570/5905</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>