Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

PENGARUH PENYEBARAN ACAK PARTIKEL TERHADAP PERFORMANSI SISTEM PENGUKURAN PM 2.5 BERBASIS SENSOR GP2Y1010AU0F: EKSPERIMEN DENGAN SIRKULASI UDARA BUATAN

JOURNAL ONLINE OF PHYSICS · Vol. 11 No. 1 (2025) · hlm. 63–71

DOI
10.22437/jop.v11i1.48688
ISSN
2502-2016
Terbit
2025-11-02
Penerbit
Prodi Fisika FST UNJA
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Telah dilakukan penelitian mengenai perancangan dan pengujian sistem pengukuran kualitas udara menggunakan sensor Sharp GP2Y1010AU0F untuk mendeteksi konsentrasi partikel debu PM 2.5 dalam ruangan tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring, melakukan kalibrasi sensor terhadap alat referensi standar, serta mengevaluasi akurasi dan presisi pengukuran sensor dalam dua kondisi berbeda, yaitu dengan kipas dan tanpa kipas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode research and development (R&D) dengan jenis penelitian eksperimen. Kalibrasi sensor dilakukan dengan membandingkan data sensor terhadap alat referensi standar, dan diperoleh persamaan regresi linier y = 88.082x – 0.1859. Persamaan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara tegangan output sensor dan konsentrasi partikel debu, yang meningkatkan akurasi hasil pembacaan. Evaluasi akurasi dan presisi menunjukkan hasil berbeda antara kondisi ruangan dengan kipas dan tanpa kipas. Pada kondisi dengan kipas, sensor mengukur nilai rata-rata pembacaan PM 2.5 sebesar 31,4 µg/m³, error absolut rata-rata sebesar 0,6 µg/m³, akurasi sebesar 98,13% dan presisi sebesar 97,56%. Sementara itu, pada kondisi tanpa kipas, nilai rata-rata sebesar 30,2 µg/m³ diperoleh, dengan error absolut rata-rata sebesar 0,2 µg/m³, akurasi sebesar 99,3% dan presisi sebesar 93,85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kipas berperan penting dalam mendistribusikan partikel debu secara merata, sehingga sensor bekerja lebih akurat dan stabil. Pada pengujian menggunakkan debu diperoleh rata-rata pengukuran sensor sebesar 92,15 µg/m³ dengan standar deviasi 8,9 µg/m³ dan rata-rata hasil pengukuran instrumen referensi yang sebesar 94,53 µg/m³. Selisih antara keduanya adalah 2,38 µg/m³, nilai akurasi sensor mencapai 97,48%, yang berarti sensor mampu memberikan hasil pengukuran yang sangat dekat dengan nilai sebenarnya. Sementara itu, nilai presisi yang diperoleh adalah 90,35%

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 189 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Jambi
  • Diponegoro University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
M. Ficky AfriantoAfiliasi tidak diketahui12
Mardian PeslinofAfiliasi tidak diketahui10
Frastica DeswardaniAfiliasi tidak diketahui10
Alrizal AlrizalAfiliasi tidak diketahui8
Samsidar SamsidarUniversitas Muslim Indonesia7
Tika RestianingsihAfiliasi tidak diketahui6
Linda HandayaniAfiliasi tidak diketahui6
Iful AmriAfiliasi tidak diketahui5
Rista Mutia AnggrainiAfiliasi tidak diketahui5
Rustan RustanAfiliasi tidak diketahui4
Cindy Nur SyaqilaAfiliasi tidak diketahui3
Ilham Jaya WindhanuAfiliasi tidak diketahui3
Ichy Lucya RestaAfiliasi tidak diketahui3
Benedika Ferdian HutabaratUniversitas Jambi2
Febri Berthalita PujaningsihAfiliasi tidak diketahui2
Lucky Zaehir MaulanaAfiliasi tidak diketahui2
. SamsidarAfiliasi tidak diketahui2
RustanAfiliasi tidak diketahui2
Fairuz Athaya zahran Tane TaneAfiliasi tidak diketahui2
Faizar FaridAfiliasi tidak diketahui2
Nurhidayah NurhidayahAfiliasi tidak diketahui1
Nurhidayah NurhidayahAfiliasi tidak diketahui1
Nurhidayah NurhidayahAfiliasi tidak diketahui1
Sherli YurinandaAfiliasi tidak diketahui1
R AngelinaAfiliasi tidak diketahui1
SamsisarAfiliasi tidak diketahui1
Willy Bima AlfajriDiponegoro University1
Fiqri Al FaruqiAfiliasi tidak diketahui1
V. A NandaAfiliasi tidak diketahui1
AlrizalAfiliasi tidak diketahui1
Suwarni SuwarniAfiliasi tidak diketahui1
Sri Rahayu Alfitri UsnaAfiliasi tidak diketahui1
nurhidayah nurhidayahAfiliasi tidak diketahui1
NurhidayahAfiliasi tidak diketahui1
Nurhidayah NurhidayahAfiliasi tidak diketahui1
Nurhidayah NurhidayahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jop/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH PENYEBARAN ACAK PARTIKEL TERHADAP PERFORMANSI SISTEM PENGUKURAN PM 2.5 BERBASIS SENSOR GP2Y1010AU0F: EKSPERIMEN DENGAN SIRKULASI UDARA BUATAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Frayoga, Andito</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pebralia, Jesi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Afrianto, Muhammad Ficky</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fendriani, Yoza</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kualitas udara, Particulate matter (PM) 2.5, Sharp GP2Y1010AU0F, Akurasi, Sirkulasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Telah dilakukan penelitian mengenai perancangan dan pengujian sistem pengukuran kualitas udara menggunakan sensor Sharp GP2Y1010AU0F untuk mendeteksi konsentrasi partikel debu PM 2.5 dalam ruangan tertutup. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring, melakukan kalibrasi sensor terhadap alat referensi standar, serta mengevaluasi akurasi dan presisi pengukuran sensor dalam dua kondisi berbeda, yaitu dengan kipas dan tanpa kipas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode research and development (R&amp;amp;D) dengan jenis penelitian eksperimen. Kalibrasi sensor dilakukan dengan membandingkan data sensor terhadap alat referensi standar, dan diperoleh persamaan regresi linier y = 88.082x – 0.1859. Persamaan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara tegangan output sensor dan konsentrasi partikel debu, yang meningkatkan akurasi hasil pembacaan. Evaluasi akurasi dan presisi menunjukkan hasil berbeda antara kondisi ruangan dengan kipas dan tanpa kipas. Pada kondisi dengan kipas, sensor mengukur nilai rata-rata pembacaan PM 2.5 sebesar 31,4 µg/m³, error absolut rata-rata sebesar 0,6 µg/m³, akurasi sebesar 98,13% dan presisi sebesar 97,56%. Sementara itu, pada kondisi tanpa kipas, nilai rata-rata sebesar 30,2 µg/m³ diperoleh, dengan error absolut rata-rata sebesar 0,2 µg/m³, akurasi sebesar 99,3% dan presisi sebesar 93,85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kipas berperan penting dalam mendistribusikan partikel debu secara merata, sehingga sensor bekerja lebih akurat dan stabil. Pada pengujian menggunakkan debu diperoleh rata-rata pengukuran sensor sebesar 92,15 µg/m³ dengan standar deviasi 8,9 µg/m³ dan rata-rata hasil pengukuran instrumen referensi yang sebesar 94,53 µg/m³. Selisih antara keduanya adalah 2,38 µg/m³, nilai akurasi sensor mencapai 97,48%, yang berarti sensor mampu memberikan hasil pengukuran yang sangat dekat dengan nilai sebenarnya. Sementara itu, nilai presisi yang diperoleh adalah 90,35%</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Prodi Fisika FST UNJA</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jop/article/view/48688</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jop.v11i1.48688</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JOURNAL ONLINE OF PHYSICS; Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1; 63-71</dc:source>
	<dc:source>2502-2016</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jop/article/view/48688/22356</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Andito Frayoga, Jesi Pebralia, Muhammad Ficky Afrianto, Yoza Fendriani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>