Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Optimalisasi Olahraga Voli untuk Mengurangi Kecanduan Anak Bermain Handphone di Desa Pinang Gading

BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat · Vol. 3 No. 1 (2024) · hlm. 29–37

DOI
10.22437/jppm.v3i1.30660
ISSN
2964-8009
Terbit
2024-03-30
Penerbit
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi
Bahasa
id
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Inggris

Gadget merupakan alat komunikasi yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaannya kini tidak terbatas pada orang dewasa saja, melainkan juga telah menjangkau anak-anak, bahkan yang berusia enam tahun atau di bawahnya. Fenomena ini semakin marak terjadi dan memunculkan kekhawatiran tersendiri, terutama terkait dengan potensi kecanduan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun psikis. Sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak negatif tersebut, tim pengabdian masyarakat di Desa Pinang Gading menawarkan olahraga voli sebagai alternatif kegiatan positif yang dapat menyalurkan energi anak-anak ke arah yang lebih sehat dan produktif. Selama pelaksanaan program, kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respons yang sangat positif serta antusiasme tinggi dari peserta. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala teknis dalam permainan, seperti pemain memukul bola dua kali secara berurutan, yang merupakan pelanggaran, serta keterlambatan dalam melakukan servis akibat terlalu lama mengambil ancang-ancang. Hal ini menjadi catatan penting untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut dalam sesi latihan berikutnya agar pemahaman dan keterampilan teknis siswa-siswi dapat meningkat secara optimal.

Bahasa Indonesia

Gadgets are common communication tools used in everyday life. However, their usage is no longer limited to adults; children as young as six years old—or even younger—are now frequently exposed to and using gadgets. This growing phenomenon has raised concerns, particularly regarding the potential for addiction that may negatively affect children's physical and psychological development. As a preventive measure against these negative impacts, the community service team in Pinang Gading Village introduced volleyball as an alternative positive activity to help children channel their energy in a healthier and more productive way. During the implementation of the program, activities ran smoothly and received a highly enthusiastic response from the participants. Nevertheless, several technical issues in the game were still observed, such as players hitting the ball twice consecutively—an action considered a fault—as well as delays in serving due to players taking too long to prepare. These issues are important notes for further coaching sessions so that the students’ understanding and technical skills in volleyball can improve optimally.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 98 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Akbar Kurnia PutraAfiliasi tidak diketahui5
Ridhwan RidhwanAfiliasi tidak diketahui4
Dony Yusra PebriantoAfiliasi tidak diketahui3
Bernard SipahutarAfiliasi tidak diketahui2
Nurida IsnaeniAfiliasi tidak diketahui2
Lucky Enggrani FitriAfiliasi tidak diketahui2
Nosil ElviniAfiliasi tidak diketahui2
Tira Nur RahmahAfiliasi tidak diketahui2
Fitri DianaAfiliasi tidak diketahui1
Ilham IlhamAfiliasi tidak diketahui1
Elizabeth SiregarAfiliasi tidak diketahui1
Netty NettyAfiliasi tidak diketahui1
M. Wira AnshoriAfiliasi tidak diketahui1
Zakly Hanafi AhmadAfiliasi tidak diketahui1
Aditya RomadhonAfiliasi tidak diketahui1
Eva Juliana PurbaAfiliasi tidak diketahui1
Yudha PangestuAfiliasi tidak diketahui1
Fadjri KhalidAfiliasi tidak diketahui1
Dewi AfriliantiAfiliasi tidak diketahui1
Afrilianti AfriliantiAfiliasi tidak diketahui1
Novianti NoviantiAfiliasi tidak diketahui1
Addin PrasetiaAfiliasi tidak diketahui1
Teguh YuwonoAfiliasi tidak diketahui1
Retno KusniatiAfiliasi tidak diketahui1
Defri Wim KhameswaraAfiliasi tidak diketahui1
Mentari Putri WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Tan Xuan YinAfiliasi tidak diketahui1
Helmi HelmiAfiliasi tidak diketahui1
Try HardyanthiAfiliasi tidak diketahui1
munawir munawirAfiliasi tidak diketahui1
Sigit IndrawijayaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Wahyu ZahranAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jppm/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimalisasi Olahraga Voli untuk Mengurangi Kecanduan Anak Bermain Handphone di Desa Pinang Gading</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Optimalisasi Olahraga Voli untuk Mengurangi Kecanduan Anak Bermain Handphone di Desa Pinang Gading</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Amri, Ary Dean</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Darminto, Citra </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ardianto, Budi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Zidane Febri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anasrul, Anasrul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Firdaus, Rahmat Firdaus</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">An’am, Muhtarul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ali, Faradiba Ranida</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">aktivitas fisik anak</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kecanduan handphone</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kegiatan positif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">olahraga voli</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengurangan screen time</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">children’s physical activity</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">mobile phone addiction</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">positive activities</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">screen time reduction</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">volleyball</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Gadget merupakan alat komunikasi yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaannya kini tidak terbatas pada orang dewasa saja, melainkan juga telah menjangkau anak-anak, bahkan yang berusia enam tahun atau di bawahnya. Fenomena ini semakin marak terjadi dan memunculkan kekhawatiran tersendiri, terutama terkait dengan potensi kecanduan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun psikis. Sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak negatif tersebut, tim pengabdian masyarakat di Desa Pinang Gading menawarkan olahraga voli sebagai alternatif kegiatan positif yang dapat menyalurkan energi anak-anak ke arah yang lebih sehat dan produktif. Selama pelaksanaan program, kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respons yang sangat positif serta antusiasme tinggi dari peserta. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala teknis dalam permainan, seperti pemain memukul bola dua kali secara berurutan, yang merupakan pelanggaran, serta keterlambatan dalam melakukan servis akibat terlalu lama mengambil ancang-ancang. Hal ini menjadi catatan penting untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut dalam sesi latihan berikutnya agar pemahaman dan keterampilan teknis siswa-siswi dapat meningkat secara optimal.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Gadgets are common communication tools used in everyday life. However, their usage is no longer limited to adults; children as young as six years old—or even younger—are now frequently exposed to and using gadgets. This growing phenomenon has raised concerns, particularly regarding the potential for addiction that may negatively affect children's physical and psychological development. As a preventive measure against these negative impacts, the community service team in Pinang Gading Village introduced volleyball as an alternative positive activity to help children channel their energy in a healthier and more productive way. During the implementation of the program, activities ran smoothly and received a highly enthusiastic response from the participants. Nevertheless, several technical issues in the game were still observed, such as players hitting the ball twice consecutively—an action considered a fault—as well as delays in serving due to players taking too long to prepare. These issues are important notes for further coaching sessions so that the students’ understanding and technical skills in volleyball can improve optimally.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2024-03-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jppm/article/view/30660</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jppm.v3i1.30660</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Maret 2024); 29-37</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Maret 2024); 29-37</dc:source>
	<dc:source>2964-8009</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jppm.v3i1</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jppm/article/view/30660/17888</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Ary Dean Amri, Citra  Darminto, Budi Ardianto, Zidane Febri Kurniawan, Anasrul Anasrul, Rahmat Firdaus Firdaus, Muhtarul An’am, Faradiba Ranida Ali</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>