Akses terbuka Jurnal
Pembuatan Peta Desa Tanjung Paku Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat · Vol. 3 No. 1 (2024) · hlm. 38–44
- ISSN
- 2964-8009
- Terbit
- 2024-03-30
- Penerbit
- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi
- Bahasa
- id
Abstrak
Inggris
Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki susunan asli berdasarkan hak asal-usul yang bersifat istimewa. Dalam konteks pengelolaan wilayah, peta berperan sebagai alat bantu utama untuk menjelaskan kondisi geografis suatu daerah serta untuk memperoleh informasi spasial yang akurat. Oleh karena itu, keberadaan peta desa menjadi hal yang sangat penting bagi setiap desa. Desa Tanjung Paku, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, merupakan salah satu desa yang hingga saat ini belum memiliki peta desa. Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) memilih program kerja pembuatan peta desa sebagai upaya untuk mempermudah penentuan batas wilayah serta menyediakan informasi spasial bagi masyarakat setempat. Dalam proses penyusunan peta, penulis melakukan wawancara langsung dengan salah satu aparatur Desa Tanjung Paku guna memperoleh data mengenai wilayah yang perlu dicantumkan. Informasi yang diperoleh meliputi lokasi sekolah, kantor desa, masjid, sungai, perkebunan, permukiman, dan unsur penting lainnya. Pembuatan peta dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi pengolahan data spasial untuk keperluan pengeditan, analisis, dan manajemen data peta secara menyeluruh.
Bahasa Indonesia
A village is a legal community unit with an original structure based on customary rights that are considered special. In the context of regional management, maps serve as a primary tool to explain the geographical conditions of an area and to obtain accurate spatial information. Therefore, having a village map is essential for every village. Tanjung Paku Village, located in Merlung Subdistrict, Tanjung Jabung Barat Regency, is one of the villages that currently does not have an official village map. Aware of this need, students participating in the Community Service Program (Kukerta) selected the creation of a village map as one of their work programs, aiming to facilitate boundary determination and provide spatial information for the local community. In the process of mapping, the writer conducted direct interviews with a local village official to gather data on the areas that should be included in the map. The information obtained included the locations of schools, the village office, mosques, rivers, plantations, residential areas, and other significant features. The map was created using spatial data processing software to perform editing, analysis, and overall map management.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 171 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Diponegoro University
- Universitas Halu Oleo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sri Mulyani | Diponegoro University | 4 |
| Yuliana Yuliana | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Nurlinawati Nurlinawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yosi Oktarina | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Farhan | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Akhyaruddin Akhyaruddin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Zela Mitia Eka Wati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zela Mitia Eka Wati Zela | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andi Subandi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Titi Dwi Elfina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andika Sulistiawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ns Yusnilawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ns. Indah Mawarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Oka Lesmana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rd. Halim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Akhmad Fikri Rosyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syifa Inayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Miftahur Rohmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Okti Maghfirawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Komala Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fadillah Nisa Afrilia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Esa Surya Aulia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elza Hilmy Fardiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Susang Gini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rani Rizma Al Fatihah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fiqri Gumilang | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Akram Tri Rizki | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Nasril Lukman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Cika Oktavia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Meike Dwi Ratna Gea | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fira Dilla Zaskia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vinola Adiesty Pratami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Imam Munandar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.