Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Peningkatan Kesadaran PTM Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Pemberian Obat Gratis di Desa Beluran Panjang

BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat · Vol. 3 No. 2 (2024) · hlm. 119–125

DOI
10.22437/jppm.v3i2.38611
ISSN
2964-8009
Terbit
2024-11-28
Penerbit
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi
Bahasa
id
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Inggris

Penyakit tidak menular merupakan penyakit yang membunuh sekitar 41 juta orang setiap tahun atau setaradengan 74% dari semua kematian secara global. Deteksi, skrining dan pengobatan penyakit tidak menular (PTM) merupakan komponen kunci dari respons terhadap PTM. Berdasarkan hasil observasi di Desa Beluran Panjang, sebagian besar masyarakat kurang berminat untuk cek kesehatan dikarenakan kecemasan akan penyakit yang dideritanya. Oleh karena itu, mahasiswa kuliah kerja nyata terdorong untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan diskusi serta pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat gratis. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024 di Kantor Desa Beluran Panjang bersama dengan pihak Puskesmas Rantau Panjang. Jumlah peserta sebanyak 42 orang dengan usia produktif yaitu 15-64 tahun. Hasil dari penyuluhan yang dilakukan, masyarakat dapat memahami pentingnya cek kesehatan melalui keaktifan untuk bertanya dan berbagi pengalaman kesehatan. Masyarakat bersedia melakukan pemeriksaan kesehatan berupa cek tekanan darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, cek gula darah, kolestrol, dan asam urat. Penyuluhan kesehatan di Desa Beluran Panjang menjadi sangat penting dalam mengatasimasalah PTM karena dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai pentingnya memeriksa kesehatan sambil berkonsultasi mengenai upaya pencegahan yang dapat dilakukan.

Bahasa Indonesia

Non-communicable diseases are diseases that kill around 41 million people every year or the equivalent of 74% of all deaths globally. Detection, screening and treatment of non-communicable diseases (NCDs) are key components of the response to NCDs. Based on observations in Beluran Panjang Village, most people are less interested in having health checks due to anxiety about the disease they suffer from. Therefore, students studying real work are encouraged to carry out health education activities aimed at educating and increasing public awareness. The methods used are counseling and discussion as well as health checks and providing free medicine. This activity was carried out on May 8 2024 at the Beluran Panjang Village Office together with the Rantau Panjang Community Health Center. The number of participants was 42 people with a productive age of 15 – 64 years. As a result of the outreach carried out, the public can understand the importance of health checks through being active in asking questions and sharing health experiences. The community is willing to carry out health checks in the form of checking blood pressure, height, weight, abdominal circumference, checking blood sugar, cholesterol and uric acid. Health education in Beluran Panjang Village is very important in overcoming the problem of NCDs because it can help increase awareness and knowledge about the importance of checking health while consulting about prevention efforts that can be taken.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 106 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Hasanuddin University
  • Universitas Syiah Kuala
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Dahmiri DahmiriAfiliasi tidak diketahui5
Haryadi HaryadiAfiliasi tidak diketahui5
Herry LiyusAfiliasi tidak diketahui3
Budi ArdiantoAfiliasi tidak diketahui3
Ade OctaviaAfiliasi tidak diketahui2
Hafrida HafridaAfiliasi tidak diketahui2
Andi NajemiAfiliasi tidak diketahui2
Sry RositaAfiliasi tidak diketahui2
Aditya RachmanAfiliasi tidak diketahui2
Zulfina AdrianiAfiliasi tidak diketahui2
Shofia AminAfiliasi tidak diketahui2
Sugih SuhartiniAfiliasi tidak diketahui2
Lusi HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Adithiya DiarAfiliasi tidak diketahui1
Saidatul Nadia Abd AzizAfiliasi tidak diketahui1
Fitriaty FitriatyAfiliasi tidak diketahui1
Yayuk SriayudhaAfiliasi tidak diketahui1
RTS. RatnawatiAfiliasi tidak diketahui1
Yulia MonitaAfiliasi tidak diketahui1
Aga Hanum PrayudiAfiliasi tidak diketahui1
Pradita Eko Prasetyo UtomoUniversitas Gadjah Mada1
Rizqa Raaiqa BintanaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Novita SariAfiliasi tidak diketahui1
Yenny YuniartiAfiliasi tidak diketahui1
Sumarni SumarniHasanuddin University1
Arsyad ArsyadAfiliasi tidak diketahui1
Umar HasanAfiliasi tidak diketahui1
M. Wira AnshoriAfiliasi tidak diketahui1
Zakly Hanafi AhmadAfiliasi tidak diketahui1
Aditya RomadhonAfiliasi tidak diketahui1
Usman UsmanUniversitas Syiah Kuala1
Claudia Permata DindaAfiliasi tidak diketahui1
Ardiko SitompulAfiliasi tidak diketahui1
Moch. Reza Restu PrihatmajaAfiliasi tidak diketahui1
Ridwan ArifinAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jppm/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peningkatan Kesadaran PTM Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Pemberian Obat Gratis di Desa Beluran Panjang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Peningkatan Kesadaran PTM Melalui Penyuluhan Kesehatan dan Pemberian Obat Gratis di Desa Beluran Panjang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Istianah, Syarifatul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Halijah, Halijah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Munandar, Tri Imam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Darminto, Citra</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">pemeriksaan kesehatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">penyuluhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">PTM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">counseling</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">health checks</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">PTM</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penyakit tidak menular merupakan penyakit yang membunuh sekitar 41 juta orang setiap tahun atau setaradengan 74% dari semua kematian secara global. Deteksi, skrining dan pengobatan penyakit tidak menular (PTM) merupakan komponen kunci dari respons terhadap PTM. Berdasarkan hasil observasi di Desa Beluran Panjang, sebagian besar masyarakat kurang berminat untuk cek kesehatan dikarenakan kecemasan akan penyakit yang dideritanya. Oleh karena itu, mahasiswa kuliah kerja nyata terdorong untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan diskusi serta pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat gratis. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024 di Kantor Desa Beluran Panjang bersama dengan pihak Puskesmas Rantau Panjang. Jumlah peserta sebanyak 42 orang dengan usia produktif yaitu 15-64 tahun. Hasil dari penyuluhan yang dilakukan, masyarakat dapat memahami pentingnya cek kesehatan melalui keaktifan untuk bertanya dan berbagi pengalaman kesehatan. Masyarakat bersedia melakukan pemeriksaan kesehatan berupa cek tekanan darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, cek gula darah, kolestrol, dan asam urat. Penyuluhan kesehatan di Desa Beluran Panjang menjadi sangat penting dalam mengatasimasalah PTM karena dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai pentingnya memeriksa kesehatan sambil berkonsultasi mengenai upaya pencegahan yang dapat dilakukan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Non-communicable diseases are diseases that kill around 41 million people every year or the equivalent of 74% of all deaths globally. Detection, screening and treatment of non-communicable diseases (NCDs) are key components of the response to NCDs. Based on observations in Beluran Panjang Village, most people are less interested in having health checks due to anxiety about the disease they suffer from. Therefore, students studying real work are encouraged to carry out health education activities aimed at educating and increasing public awareness. The methods used are counseling and discussion as well as health checks and providing free medicine. This activity was carried out on May 8 2024 at the Beluran Panjang Village Office together with the Rantau Panjang Community Health Center. The number of participants was 42 people with a productive age of 15 – 64 years. As a result of the outreach carried out, the public can understand the importance of health checks through being active in asking questions and sharing health experiences. The community is willing to carry out health checks in the form of checking blood pressure, height, weight, abdominal circumference, checking blood sugar, cholesterol and uric acid. Health education in Beluran Panjang Village is very important in overcoming the problem of NCDs because it can help increase awareness and knowledge about the importance of checking health while consulting about prevention efforts that can be taken.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2024-11-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jppm/article/view/38611</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jppm.v3i2.38611</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat; Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Juli 2024); 119-125</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat; Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Juli 2024); 119-125</dc:source>
	<dc:source>2964-8009</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jppm.v3i2</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jppm/article/view/38611/21116</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Dwi Kurniawan, Syarifatul Istianah, Halijah, Tri Imam Munandar, Citra Darminto</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>