Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

PERAN TECHNOLOGY-ORGANIZATION-ENVIRONMENT (TOE) DAN DIGITAL FINANCE TERHADAP KINERJA BISNIS UMKM PROVINSI JAMBI MELALUI GREEN INNOVATION

Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan · Vol. 14 No. 03 (2025) · hlm. 1259–1276

DOI
10.22437/jmk.v14i03.47619
ISSN
2685-9424, 2252-8636
Terbit
2025-09-06
Penerbit
Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

UMKM di Provinsi Jambi menghadapi tantangan besar dalam mengadopsi teknologi digital, di mana tingkat digitalisasi masih rendah dengan hanya sekitar 20% pelaku usaha yang telah menerapkannya. Rendahnya tingkat digitalisasi ini berdampak pada lambatnya penerapan inovasi hijau yang seharusnya dapat mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kinerja bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Technology-Organization-Environment (TOE) dan Digital Finance terhadap Kinerja Bisnis UMKM Provinsi Jambi dengan Green Innovation sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 400 pelaku UMKM, yang dipilih berdasarkan rendahnya tingkat digitalisasi di wilayah penelitian. Variabel TOE diukur melalui dimensi teknologi, organisasi, dan lingkungan; variabel Digital Finance melalui tingkat adopsi teknologi keuangan, akses modal, efisiensi transaksi, dan pengelolaan keuangan; variabel Green Innovation melalui karakteristik produk ramah lingkungan; serta variabel Kinerja UMKM melalui indikator kinerja keuangan, ekspansi bisnis, peningkatan lapangan kerja, dan motivasi karyawan. Analisis data dilakukan dengan dua tahap, yaitu analisis deskriptif menggunakan SPSS 22 untuk menggambarkan karakteristik responden, kemudian pengujian model struktural menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS 4) untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TOE dan Digital Finance berpengaruh positif langsung terhadap kinerja bisnis UMKM. TOE juga berpengaruh positif terhadap Green Innovation, sementara Digital Finance belum mendorong pengembangan inovasi hijau. Selain itu, Green Innovation berpengaruh negatif terhadap kinerja bisnis UMKM serta memiliki peran mediasi yang berbeda pada hubungan antarvariabel. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan inovasi hijau di UMKM masih menghadapi kendala biaya, teknologi, dan kesadaran pasar. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan UMKM, serta menjadi rujukan bagi pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan dan strategi untuk meningkatkan kinerja bisnis berbasis keberlanjutan di Provinsi Jambi.

Jaringan kolaborasi para penulis

7 penulis · 10 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • National University of Malaysia
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Revia SetianiAfiliasi tidak diketahui2
Rike SetiawatiAfiliasi tidak diketahui1
Fitriati FitriatiNational University of Malaysia1
Jumianis YantiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/mankeu/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERAN TECHNOLOGY-ORGANIZATION-ENVIRONMENT (TOE) DAN DIGITAL FINANCE TERHADAP KINERJA BISNIS UMKM PROVINSI JAMBI  MELALUI GREEN INNOVATION </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Firmasari, Puja</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arpilliya, Putri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurnia, Mey Shara</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">UMKM di Provinsi Jambi menghadapi tantangan besar dalam mengadopsi teknologi digital, di mana tingkat digitalisasi masih rendah dengan hanya sekitar 20% pelaku usaha yang telah menerapkannya. Rendahnya tingkat digitalisasi ini berdampak pada lambatnya penerapan inovasi hijau yang seharusnya dapat mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kinerja bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Technology-Organization-Environment (TOE) dan Digital Finance terhadap Kinerja Bisnis UMKM Provinsi Jambi dengan Green Innovation sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 400 pelaku UMKM, yang dipilih berdasarkan rendahnya tingkat digitalisasi di wilayah penelitian. Variabel TOE diukur melalui dimensi teknologi, organisasi, dan lingkungan; variabel Digital Finance melalui tingkat adopsi teknologi keuangan, akses modal, efisiensi transaksi, dan pengelolaan keuangan; variabel Green Innovation melalui karakteristik produk ramah lingkungan; serta variabel Kinerja UMKM melalui indikator kinerja keuangan, ekspansi bisnis, peningkatan lapangan kerja, dan motivasi karyawan. Analisis data dilakukan dengan dua tahap, yaitu analisis deskriptif menggunakan SPSS 22 untuk menggambarkan karakteristik responden, kemudian pengujian model struktural menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS 4) untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TOE dan Digital Finance berpengaruh positif langsung terhadap kinerja bisnis UMKM. TOE juga berpengaruh positif terhadap Green Innovation, sementara Digital Finance belum mendorong pengembangan inovasi hijau. Selain itu, Green Innovation berpengaruh negatif terhadap kinerja bisnis UMKM serta memiliki peran mediasi yang berbeda pada hubungan antarvariabel. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan inovasi hijau di UMKM masih menghadapi kendala biaya, teknologi, dan kesadaran pasar. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan UMKM, serta menjadi rujukan bagi pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan dan strategi untuk meningkatkan kinerja bisnis berbasis keberlanjutan di Provinsi Jambi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2025-09-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/mankeu/article/view/47619</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jmk.v14i03.47619</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan; Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan ; 1259-1276</dc:source>
	<dc:source>2685-9424</dc:source>
	<dc:source>2252-8636</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/mankeu/article/view/47619/22061</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Puja Firmasari, Putri Arpilliya, Mey Shara Kurnia</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>