Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI ZONA LITORAL LHOK SEUDU LEUPUNG ACEH BESAR

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 5 No. 1 (2018)

DOI
10.22373/pbio.v5i1.2149
Terbit
2018-04-05
Penerbit
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Bahasa
eng

Abstrak

Gatsropoda merupakan hewan lunak dari filum Mollusca yang berjalan dengan perut (gaster) dan tubuhnya yang lunak dilindungi oleh cangkang yang tersusun dari zat kapur. Tujuan penelitian ini adalah untuk; mengetahui jenis gastropoda yang terdapat di zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar; dan mengetahui tingkat keanekaragaman gastropoda di zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar. Rancangan penelitian yang digunakan untuk memperoleh data lapangan, yaitu dengan menggunakan metode transek kuadrat. Pengambilan sampel secara purposive sampling pada zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar. Lokasi penelitian dibagi menjadi 4 stasiun pengamatan dan masing-masing titik pengamatan terdiri dari 5 line Transek, dan setiap Line transek diletakkan 5 plot berukuran 1m x 1m. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 20 spesies gastropoda yang terdiri dari 5 ordo. Keanekaragaman gastropoda di zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar tergolong rendah dengan indeks keanekaragaman Ĥ = 0,9604. Kesimpulan penelitiaan ini adalah; 1) Jenis Gastropoda yang terdapat di Zona Litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar,terdiri dari 20 jenis dari 5 ordo, yaitu ordo Archeogastropoda, Mesogastropoda, Neogatropoda, Neritimorpha, dan Patellogastropoda; 2) Keanekargaman Spesies Gastropoda yang Terdapat di Zona Litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar tergolong rendah.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 120 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Syiah Kuala
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Elita AgustinaAfiliasi tidak diketahui11
Zuraidah ZuraidahAfiliasi tidak diketahui7
Nursalmi MahdiAfiliasi tidak diketahui7
Rizky AhadiAfiliasi tidak diketahui7
Nurdin AminAfiliasi tidak diketahui6
Nafisah HanimAfiliasi tidak diketahui5
Mulyadi MulyadiAfiliasi tidak diketahui5
Muhammad Ali SarongAfiliasi tidak diketahui3
Nurlia ZaharaAfiliasi tidak diketahui3
Muhibbuddin MuhibbuddinAfiliasi tidak diketahui3
Ismul HudaAfiliasi tidak diketahui3
Wiwit ArtikaUniversitas Syiah Kuala3
Muhammad NazarAfiliasi tidak diketahui2
Azhari AzhariUniversitas Gadjah Mada2
Julizar JulizarAfiliasi tidak diketahui2
Eva Nauli TaibAfiliasi tidak diketahui2
Sultia Linika SariAfiliasi tidak diketahui2
Nurasiah NurasiahAfiliasi tidak diketahui2
Hedriansyah HedriansyahAfiliasi tidak diketahui2
Muslich HidayatAfiliasi tidak diketahui2
Yutria IqwandaAfiliasi tidak diketahui2
Cut Ratna DewiAfiliasi tidak diketahui2
Djufri DjufriAfiliasi tidak diketahui2
Wardatul HayuniAfiliasi tidak diketahui1
Lisa FatmalaAfiliasi tidak diketahui1
Sahibul AnnasAfiliasi tidak diketahui1
Syahrul RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
Safryadi .AAfiliasi tidak diketahui1
Amalia NuraAfiliasi tidak diketahui1
Eka Sundari EmdaAfiliasi tidak diketahui1
Rafika DewiAfiliasi tidak diketahui1
Neneng AfridaAfiliasi tidak diketahui1
Liza YunitaAfiliasi tidak diketahui1
Anton Widyanto2 WidyantoAfiliasi tidak diketahui1
Yeni YulianiAfiliasi tidak diketahui1
Hardiansyah HardiansyahAfiliasi tidak diketahui1
Nur’aini Nur’ainiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI ZONA LITORAL  LHOK SEUDU LEUPUNG ACEH BESAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Asiah, Cut Pah Nurul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sarong, M. Ali</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kamal, Samsul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Gatsropoda merupakan hewan lunak dari filum Mollusca yang berjalan dengan perut (gaster) dan tubuhnya yang lunak dilindungi oleh cangkang yang tersusun dari zat kapur. Tujuan penelitian ini adalah untuk; mengetahui jenis gastropoda yang terdapat di zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar; dan mengetahui tingkat keanekaragaman gastropoda di zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar. Rancangan penelitian yang digunakan untuk memperoleh data lapangan, yaitu dengan menggunakan metode  transek kuadrat. Pengambilan sampel secara purposive sampling pada zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar. Lokasi penelitian dibagi menjadi 4 stasiun  pengamatan dan masing-masing titik pengamatan terdiri dari 5 line Transek, dan setiap Line transek diletakkan 5 plot berukuran 1m x 1m. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 20 spesies gastropoda yang terdiri dari 5 ordo. Keanekaragaman gastropoda di zona litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar tergolong rendah dengan indeks keanekaragaman Ĥ = 0,9604. Kesimpulan penelitiaan ini adalah; 1) Jenis Gastropoda yang terdapat di Zona Litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar,terdiri dari 20 jenis dari 5 ordo, yaitu ordo Archeogastropoda, Mesogastropoda, Neogatropoda, Neritimorpha, dan Patellogastropoda; 2) Keanekargaman Spesies Gastropoda yang Terdapat di Zona Litoral Lhok Seudu Leupung Aceh Besar tergolong rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2018-04-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/2149</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pbio.v5i1.2149</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 5 No. 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pbio.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/2149/1601</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pbio.v5i1.2149.g1601</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Prosiding Biotik</dc:rights>
</oai_dc:dc>