Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERILAKU MENCARI MAKAN BURUNG KUNTUL KECIL (Egretta garzetta) DI KAWASAN MANGROVE ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 6 No. 1 (2019)

DOI
10.22373/pbio.v6i1.4078
Terbit
2019-01-24
Penerbit
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Bahasa
eng

Abstrak

Burung bangau kecil atau kuntul kecil (Ergetta garzetta) merupakan jenis burung air dan juga termasuk burung migrasi yang ada di Indonesia. Sejatinya, burung air banyak bergantung pada habitat lahan basah. Mulai dari rawa rumput (grass swamp), tepian pantai hutan mangrove hingga lahan basah buatan seperti kolam, tambak dan sawah. Akhir-akhir ini habitat bangau kecil (Egretta garzetta) mengalami gangguan berupa perburuan liar dan kerusakan habitat. Hal tersebut mempengaruhi perilaku mencari makan dari burung tersebut. Penelitian ini berjudul perilaku mencari makan burung kuntul kecil (Egratta garetta) di Kawasan Mangrove Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan perilaku mencari makan dari burung kuntul kecil (Egratta garetta). Untuk mencapai tujuan penelitian ini diimplementasikan dengan metode obsevasi pengamatan langsung dan didukung dengan pengambilan gambar menggunakan kamera. Metode dalam penelitian ini menggunakan Vocal Observation. Hasil penelitian perilaku Mencari makan burung kuntul kecil di kawasan Mangrove Alue Naga diperoleh hasil waktu mencari makan pada pagi hari, siang hari dan sore hari sesuai dengan keaktifan dari prilaku mencari makan burung kuntul kecil. Pola mencari makan Egretta garzetta memiliki 5 jenis perilaku. Frekuensi perilaku mencari makan Egretta garzetta lebih berfariasi pada waktu sore hari.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 90 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Samsul KamalAfiliasi tidak diketahui7
Ernilasari ErnilasariAfiliasi tidak diketahui5
Nurdin AminAfiliasi tidak diketahui4
Nurlia ZaharaAfiliasi tidak diketahui3
Mulyadi MulyadiAfiliasi tidak diketahui3
Eva Naili TaibAfiliasi tidak diketahui3
Hasbuna HasbunaAfiliasi tidak diketahui2
KHAIRUN NISAUniversitas Halu Oleo2
Yutria IqwandaAfiliasi tidak diketahui2
Harizki Ananda PutraAfiliasi tidak diketahui2
Elita AgustinaAfiliasi tidak diketahui2
Nafisah HanimAfiliasi tidak diketahui2
Saudah SaudahAfiliasi tidak diketahui2
Binti RamlahAfiliasi tidak diketahui1
Dwikha Rahma PutriAfiliasi tidak diketahui1
Imam Ziaul AbrorAfiliasi tidak diketahui1
Agus MulizarAfiliasi tidak diketahui1
Laila RahmatiAfiliasi tidak diketahui1
Neni Ratna NingsihAfiliasi tidak diketahui1
Yuri GagarinAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Ali SarongAfiliasi tidak diketahui1
Fera MaulinaAfiliasi tidak diketahui1
Juleo SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Jumiati JumiatiAfiliasi tidak diketahui1
Ariska AriskaAfiliasi tidak diketahui1
Maisar MaisarAfiliasi tidak diketahui1
Iqbal ZiharsyaAfiliasi tidak diketahui1
Siti SyarifahAfiliasi tidak diketahui1
Sulasmi Rike SyaraAfiliasi tidak diketahui1
Dian FentianyAfiliasi tidak diketahui1
Nina AsarmunaAfiliasi tidak diketahui1
Raudhatul Isma AnisAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad OfrezaAfiliasi tidak diketahui1
Yuni AstikaAfiliasi tidak diketahui1
Isra KhairisaAfiliasi tidak diketahui1
Zahratul IntanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERILAKU MENCARI MAKAN BURUNG KUNTUL KECIL (Egretta garzetta)  DI KAWASAN MANGROVE  ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA  BANDA ACEH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Isa, Jamaluddin M</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andaivi, Andaivi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fauziah, Leli</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ahadi, Rizky</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Burung bangau kecil atau kuntul kecil (Ergetta garzetta) merupakan jenis burung air dan juga termasuk burung migrasi yang ada di Indonesia. Sejatinya, burung air banyak bergantung pada habitat lahan basah. Mulai dari rawa rumput (grass swamp), tepian pantai hutan mangrove hingga lahan basah buatan seperti kolam, tambak dan sawah. Akhir-akhir ini habitat bangau kecil (Egretta garzetta) mengalami gangguan berupa perburuan liar dan kerusakan habitat. Hal tersebut mempengaruhi perilaku mencari makan dari burung tersebut. Penelitian ini berjudul perilaku mencari makan burung kuntul kecil (Egratta garetta) di Kawasan Mangrove Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan perilaku mencari makan dari burung kuntul kecil (Egratta garetta). Untuk mencapai tujuan penelitian ini diimplementasikan dengan metode obsevasi pengamatan langsung dan didukung dengan pengambilan gambar menggunakan kamera. Metode dalam penelitian ini menggunakan   Vocal Observation. Hasil penelitian perilaku Mencari makan burung kuntul kecil di kawasan Mangrove Alue Naga diperoleh hasil waktu mencari makan pada pagi hari, siang hari dan sore hari sesuai dengan keaktifan dari prilaku mencari makan burung kuntul kecil. Pola mencari makan Egretta garzetta memiliki 5 jenis perilaku. Frekuensi perilaku mencari makan Egretta garzetta lebih berfariasi pada waktu sore hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/4078</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pbio.v6i1.4078</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 6 No. 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pbio.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/4078/2655</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pbio.v6i1.4078.g2655</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Prosiding Biotik</dc:rights>
</oai_dc:dc>