Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH GEJALA KLINIS PADA MENCIT HIPERGLIKEMIA YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBAI (Baccaurea motleyanai Mull.Arg.)

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 6 No. 1 (2019)

DOI
10.22373/pbio.v6i1.4344
Terbit
2019-01-24
Penerbit
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Bahasa
eng

Abstrak

Diabetesmelitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolic dengan karakteristik hiperglikemia.Tumbuhan yang dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang telah diinduksi aloksan ialah kulit buah rambai (Baccaurea motleyana). Penggunaan tumbuhan sebagai obat herbal, perlu diketahui keamanannya agar tidak menimbulkan efek berbahaya yang tidak diinginkan. Penelitian ini mengamati gejala klinis seperti bulu rontok, perilaku lebih agresif. Rancangan dalam penelitian ini ialah rancangan acak lengkap dengan jumlah hewan uji sebanyak 24 ekor mencit jantan yang terbagi dalam 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol negatif (akuades), kontrol positif (Glibenklamid), ekstrak etanol kulit buah rambai dosis bertingkat 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB, dan 1600 mg/kgBB yang diberikan secara oral. Hasil pengamatan menunjukkan pemberian ekstrak etanol kulit buah rambai tidak menunjukkan perubahan terhadap gejala klinis pada mencit.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 153 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Islamic University of Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Novysa BasriAfiliasi tidak diketahui3
Widya SariAfiliasi tidak diketahui3
Umul AimanAfiliasi tidak diketahui2
Novita HidayaniAfiliasi tidak diketahui2
Miftahul JannahAfiliasi tidak diketahui2
Rudy Juli SaputraAfiliasi tidak diketahui2
Masdalifah MasdalifahAfiliasi tidak diketahui2
Feri SandriaAfiliasi tidak diketahui2
Esy RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Dewi Nola NasutionAfiliasi tidak diketahui2
Cut Nadia RahmiAfiliasi tidak diketahui2
Nissa MaulitaAfiliasi tidak diketahui2
GunawanUniversitas Halu Oleo1
Rifa'atus ShalihahAfiliasi tidak diketahui1
Rusli RusliAfiliasi tidak diketahui1
Zaraswati DwyanaAfiliasi tidak diketahui1
Achmad FauzanIslamic University of Indonesia1
Aris MunandarUniversitas Gadjah Mada1
Alfi SyahrinAfiliasi tidak diketahui1
Rizki RahmadAfiliasi tidak diketahui1
Vinny AryeshaAfiliasi tidak diketahui1
Fina MeilinarAfiliasi tidak diketahui1
Cut RifhkaAfiliasi tidak diketahui1
Intan SafiahAfiliasi tidak diketahui1
Syahrial SyahrialUniversitas Muhammadiyah Gorontalo1
Yuni ZahrinaAfiliasi tidak diketahui1
Dilla SriwahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Siti FaizahAfiliasi tidak diketahui1
Rafika Nila KandiAfiliasi tidak diketahui1
Alfinatul RahmiAfiliasi tidak diketahui1
Lisa MaulidinaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGARUH GEJALA KLINIS PADA MENCIT HIPERGLIKEMIA YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBAI  (Baccaurea motleyanai Mull.Arg.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Amalia, Fitri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ceriana, Ria</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lisa, Maria</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fitri, Aida</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Khamisah, Nora</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yuliana, Yeni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sriwahyuni, Mutia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Matoyah, Matoyah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahmah, Siti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Diabetesmelitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolic dengan karakteristik hiperglikemia.Tumbuhan yang  dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang telah diinduksi aloksan ialah kulit buah rambai (Baccaurea motleyana). Penggunaan tumbuhan sebagai obat herbal, perlu diketahui keamanannya agar tidak menimbulkan efek berbahaya yang tidak diinginkan. Penelitian ini mengamati gejala klinis seperti bulu rontok, perilaku lebih agresif. Rancangan dalam penelitian ini ialah rancangan acak lengkap dengan jumlah hewan uji sebanyak 24 ekor mencit jantan yang terbagi dalam 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol negatif (akuades), kontrol positif (Glibenklamid), ekstrak etanol kulit buah rambai dosis bertingkat 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB, dan 1600 mg/kgBB yang diberikan secara oral. Hasil pengamatan menunjukkan pemberian ekstrak etanol kulit buah rambai tidak menunjukkan perubahan terhadap gejala klinis pada mencit. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/4344</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pbio.v6i1.4344</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 6 No. 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pbio.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/4344/2880</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pbio.v6i1.4344.g2880</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Prosiding Biotik</dc:rights>
</oai_dc:dc>