Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KORELASI BOBOT TUBUH TERHADAP AKTIVITAS MAKAN Achatina fulica DI DESA DEUDAP PULO NASI KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 8 No. 1 (2022) · hlm. 78–82

DOI
10.22373/pbio.v8i1.9450
Terbit
2022-06-07
Penerbit
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Bahasa
eng

Abstrak

Pulau Nasi merupakan pulau yang terletak di sebelah timur laut pulau Sumatera dan di sebelah barat laut pulau Weh. Terletak di tengah-tengah antara ujung barat pulau Breuh. Secara administratif pulau ini termasuk dalam wilayah kecamatan Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Desa Deudap termasuk bagian pesisir yang memiliki ketinggian daratan dengan rata-rata 100 mdpl. Desa Deudap terletak pada daerah dengan topografi pegunungan, lautan, dan hutan yang menjadi habitat bagi berbagai jenis hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi bobot tubuh terhadap aktivitas makan. Penelitian ini dilakukan di Desa Deudap, Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh pada tanggal 03 Mei 2019. Metode yang digunakan dalam melihat pola aktivitas adalah metode scan sampling. Bekicot yang mendapatkan makanan akan mampu bertahan hidup dan menambah berat badan dibandingkan dengan bekicot yang tidak mendapatkan makanan. Bekicot yang mengalami penurunan berat badan dikarenakan ketersediaan makanan. Penurunan berat badan ini juga karena aktifitas berjalan yang cukup jauh sehingga menguras energi bekicot. Hal ini menandakan adanya hubungan bobot tubuh bekicot terhadap aktivitas makan yang dilakukan

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 118 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Samsul KamalAfiliasi tidak diketahui7
Saudah SaudahAfiliasi tidak diketahui6
Nurlia ZaharaAfiliasi tidak diketahui4
Nafisah HanimAfiliasi tidak diketahui4
Nurdin AminAfiliasi tidak diketahui3
Mulyadi MulyadiAfiliasi tidak diketahui3
Eriawati EriawatiAfiliasi tidak diketahui3
Hasbuna HasbunaAfiliasi tidak diketahui2
KHAIRUN NISAUniversitas Halu Oleo2
Eva Naili TaibAfiliasi tidak diketahui2
Yutria IqwandaAfiliasi tidak diketahui2
Harizki Ananda PutraAfiliasi tidak diketahui2
Elita AgustinaAfiliasi tidak diketahui2
Cut Ratna DewiAfiliasi tidak diketahui2
Irhamni IrhamniAfiliasi tidak diketahui2
Nursalmi MahdiAfiliasi tidak diketahui2
Zuraidah ZuraidahAfiliasi tidak diketahui2
Raihanul MuhsanAfiliasi tidak diketahui2
Binti RamlahAfiliasi tidak diketahui1
Dwikha Rahma PutriAfiliasi tidak diketahui1
Imam Ziaul AbrorAfiliasi tidak diketahui1
Agus MulizarAfiliasi tidak diketahui1
Lina RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Laila RahmatiAfiliasi tidak diketahui1
Neni Ratna NingsihAfiliasi tidak diketahui1
Yuri GagarinAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Ali SarongAfiliasi tidak diketahui1
Jamaluddin M IsaAfiliasi tidak diketahui1
Andaivi AndaiviAfiliasi tidak diketahui1
Leli FauziahAfiliasi tidak diketahui1
Fera MaulinaAfiliasi tidak diketahui1
Juleo SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Jumiati JumiatiAfiliasi tidak diketahui1
Ariska AriskaAfiliasi tidak diketahui1
Yuni AstikaAfiliasi tidak diketahui1
Isra KhairisaAfiliasi tidak diketahui1
Zahratul IntanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KORELASI BOBOT TUBUH TERHADAP AKTIVITAS MAKAN Achatina fulica DI DESA DEUDAP PULO NASI KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ernilasari, Ernilasari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ahadi, Rizky</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fazillah, Nora</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pulau Nasi merupakan pulau yang terletak di sebelah timur laut pulau Sumatera dan di sebelah barat laut pulau Weh. Terletak di tengah-tengah antara ujung barat pulau Breuh. Secara administratif pulau ini termasuk dalam wilayah kecamatan Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Desa Deudap termasuk bagian pesisir yang memiliki ketinggian daratan dengan rata-rata 100 mdpl. Desa Deudap terletak pada daerah dengan topografi pegunungan, lautan, dan hutan yang menjadi habitat bagi berbagai jenis hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi bobot tubuh terhadap aktivitas makan. Penelitian ini dilakukan di Desa Deudap, Pulo Nasi, Kecamatan Pulo Aceh pada tanggal 03 Mei 2019. Metode yang digunakan dalam melihat pola aktivitas  adalah metode scan sampling. Bekicot yang mendapatkan makanan akan mampu bertahan hidup dan menambah berat badan dibandingkan dengan bekicot yang tidak mendapatkan makanan. Bekicot yang mengalami penurunan berat badan dikarenakan ketersediaan makanan. Penurunan berat badan ini juga karena aktifitas berjalan yang cukup jauh sehingga menguras energi bekicot. Hal ini menandakan adanya hubungan bobot tubuh bekicot terhadap aktivitas makan yang dilakukan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/9450</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pbio.v8i1.9450</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 8 No. 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020; 78-82</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pbio.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/9450/6125</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pbio.v8i1.9450.g6125</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Prosiding Biotik</dc:rights>
</oai_dc:dc>