Jurnal
RISET BIOLOGI BERBASIS STEM DI ERA METAVERSE
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 11 No. 1 (2025)
- Terbit
- 2025-11-03
- Penerbit
- Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
- Bahasa
- eng
Abstrak
Revolusi Industri 4.0 dan era society 5.0 saat ini sedang kita hadapi. Seiring dengan hal tersebut, maka riset biologi juga berkembang pesat. STEM berperan penting dalam menggali potensi Biodiversitas dan riset biologi melalui berbagai model pembelajaran yang mengasah kemampuan berfikir kritis, berfikir kreatif, berkomunikasi dengan baik, berfikir tingkat tinggi (HOTS), berkolaborasi dalam proses pendidikan. Pelaksanaan Project base learning, Problem Base Learning, inquiry learning, Discovery Learning, Case Methode menjadi terintegrasi dengan proses pendidikan melalui STEM. Metaverse menawarkan cara baru bagi pengguna khusunya pada bidang pendidikan untuk berkolaborasi secara virtual dan berperan didalamnya. Di dunia riset dan edukasi, metaverse membawa dampak, khusunya pada Biodiversitas Indonesia yang dapat divisualisasikan secara virtual.Kata kunci: Revolusi Industri 4.0, STEM, Metaverse
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 136 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Universitas Gadjah Mada
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Elita Agustina | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Rizky Ahadi | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| Nurdin Amin | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Zuraidah Zuraidah | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Nursalmi Mahdi | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Nafisah Hanim | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Mulyadi Mulyadi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Muhammad Ali Sarong | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| M. Ali Sarong | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Eva Nauli Taib | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nurasiah Nurasiah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Muslich Hidayat | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Cut Ratna Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Muhammad Nazar | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Azhari Azhari | Universitas Gadjah Mada | 2 |
| Julizar Julizar | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sultia Linika Sari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hedriansyah Hedriansyah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yutria Iqwanda | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rauzah Rauzah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Harizki Ananda Putra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Eriawati Eriawati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Aisyah Idris | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Djufri Djufri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| RAMLAN SILABAN | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lisa Indrayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendro Pranoto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Martina Asiati Napitupulu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bella Cronika Pasaribu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wardatul Hayuni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lisa Fatmala | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sahibul Annas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.