Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERKEMBANGAN JIWA AGAMA PADA MASA REMAJA (AL-MURAHIQAH)

PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN · Vol. 5 No. 2 (2016)

DOI
10.22373/pjp.v5i2.3354
ISSN
2549-6611, 2339-2495
Terbit
2016-12-18
Penerbit
Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Bahasa
eng

Abstrak

Remaja adalah perpanjangan masa kanak-kanak sebelum mencapai masa dewasa. Anak-anak jelas kedudukannya, yaitu yang belum dapat hidup sendiri, belum matang dari segala segi, tubuh masi kecil, organ-organ belum dapat menjalankan fungsinya secara sempurna, kecerdasan, emosi dan hubungan sosial belum selesai pertumbuhannya. Masa remaja merupakan periode dimana individualisme semakin menampakkan wujudnya, pada masa tersebut memungkinkan mereka untuk menerima tanggung jawab atas perilaku mereka sendiri dan menjadi sadar terlibat pada perkara hal, keinginan, cita-cita yang mereka pillih. Masa muda merupakan tahap yang penting dalam pertumbuhan religious. Para remaja membutuhkan sosok pelindung yang mampu diajak berdialog dan berbagi rasa. Selain itu, mereka pun mengharapkan adanya pegangan hidup sebagai tempat bergantung, dimana bisa dijadikan sebagai wadah berbagi dalam menyelesaikan konflik batin yang dialaminnya dan dalam hal ini dukungan keluarga (orangtua), sekolah dan lingkungan sangat menentukan arah perkembangannya.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

11 penulis · 20 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Muammar MuaamarAfiliasi tidak diketahui1
Husni HusniAfiliasi tidak diketahui1
Tasnim IdrisAfiliasi tidak diketahui1
Rafidhah HanumAfiliasi tidak diketahui1
Maulyda ZaskyaAfiliasi tidak diketahui1
MaisuraAfiliasi tidak diketahui1
Mujiburrahman MujiburrahmanAfiliasi tidak diketahui1
Ismail AnshariAfiliasi tidak diketahui1
Tihalimah TihalimahAfiliasi tidak diketahui1
Musa AlFadhilAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Pionir/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERKEMBANGAN JIWA AGAMA PADA MASA REMAJA (AL-MURAHIQAH)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rijal, Fakhrul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Perkembangan Jiwa Agama</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Masa Remaja (Al-Murahiqah)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Remaja adalah perpanjangan masa kanak-kanak sebelum mencapai masa dewasa. Anak-anak jelas kedudukannya, yaitu yang belum dapat hidup sendiri, belum matang dari segala segi, tubuh masi kecil, organ-organ belum dapat menjalankan fungsinya secara sempurna, kecerdasan, emosi dan hubungan sosial belum selesai pertumbuhannya. Masa remaja merupakan periode dimana individualisme semakin menampakkan wujudnya, pada masa tersebut memungkinkan mereka untuk menerima tanggung jawab atas perilaku mereka sendiri dan menjadi sadar terlibat pada perkara hal, keinginan, cita-cita yang mereka pillih. Masa muda merupakan tahap yang penting dalam pertumbuhan religious. Para  remaja membutuhkan sosok pelindung yang mampu diajak berdialog dan berbagi rasa. Selain itu, mereka pun mengharapkan adanya pegangan hidup sebagai tempat bergantung, dimana bisa dijadikan sebagai wadah berbagi dalam menyelesaikan konflik batin yang dialaminnya dan dalam hal ini dukungan keluarga (orangtua), sekolah dan lingkungan sangat menentukan arah perkembangannya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh</dc:publisher>
	<dc:date>2016-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Pionir/article/view/3354</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pjp.v5i2.3354</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN; Vol. 5 No. 2 (2016)</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN; Vol 5 No 2 (2016)</dc:source>
	<dc:source>2549-6611</dc:source>
	<dc:source>2339-2495</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pjp.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Pionir/article/view/3354/2346</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pjp.v5i2.3354.g2346</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 PIONIR: Jurnal Pendidikan</dc:rights>
</oai_dc:dc>