Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Peranan Yayasan Sos Children’s Villages Banda Aceh terhadap Anak yang Kehilangan Pengasuhan Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam

El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga · Vol. 5 No. 2 (2022) · pp. 304–317

DOI
10.22373/ujhk.v%vi%i.8313
ISSN
2620-8083, 2620-8075
Published
2022-12-25
Publisher
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
Language
eng

Abstract

Pengasuhan anak yang dilakukan pihak Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh sebagai tempat perlindungan bagi anak-anak yang kehilangan pengasuhan. Pengasuhan anak pada dasarnya menjadi tanggung jawab kedua orang tuanya. Anak kehilangan pengasuhan adalah anak yang tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya. Pengelolaan Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh terhadap pengasuhan anak yang kehilangan pengasuhan dari orangtuanya dan upaya yang dilakukan oleh SOS Children’s Villages Banda Aceh dalam mengimplementasikan undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak terhadap anak yang kurang pengasuhan. Ketiga, Bagaimana peran Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh menangani anak yang kehilangan pengasuhan menurut hukum Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh telah mencapai hasil secara umum dalam memenuhi kebutuhan dan perlindungan anak yang kehilangan pengasuhan seiring bertambahnya jejaring perlindungan anak. Dalam Islam, hak anak merupakan kewajiban dari Allah SWT. bagi, orang tua, masyarakat, dan pemerintah yang berkewajiban. Ada pun pengabaian atas kewajiban tersebut akan di tempatkan kesulitan di dunia dan akhirat. bagi semua pihak dalam perlindungan anak agar lebih memperhatikan anak-anak lembaga panti asuhan atau yayasan, terutama dalam memberikan kasih sayang dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Keywords

Collaboration network of the authors

35 authors · 64 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurdin SeniaraAffiliation unknown2
Faisal FauzanAffiliation unknown2
Edi YuhermansyahAffiliation unknown2
Andi DarnaAffiliation unknown2
Mahdalena NasrunAffiliation unknown1
Rhoni IsmunandarAffiliation unknown1
Mirza RahmatillahAffiliation unknown1
Khairil UmuriAffiliation unknown1
Muhammad Haris RiyaldiAffiliation unknown1
Safriadi SafriadiAffiliation unknown1
Rita PurnamasariAffiliation unknown1
Cut AlyaAffiliation unknown1
Shintia AfrilliaAffiliation unknown1
Nurhayati NurhayatiPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Hardi Syah HendraAffiliation unknown1
Muslina MuslinaAffiliation unknown1
Sufrizal SufrizalAffiliation unknown1
Muhammad RidwansyahAffiliation unknown1
Muhamad YusufAffiliation unknown1
Syarifah Sharah NatasyaAffiliation unknown1
Ihdi Karim MakinaraAffiliation unknown1
Khairuddin HasballahAffiliation unknown1
Wardana SaidAffiliation unknown1
Muhammad IqbalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rizki YunandaAffiliation unknown1
Soraya devyAffiliation unknown1
Jen SuryaAffiliation unknown1
Muhammad Nur IkramAffiliation unknown1
Tarmizi M JakfarAffiliation unknown1
Bariq HabibiAffiliation unknown1
Muslem AbdullahAffiliation unknown1
Zakiyul FahmiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/oai, first harvested 7 Nov 2026, last seen 7 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Peranan Yayasan Sos Children’s Villages Banda Aceh terhadap Anak yang Kehilangan Pengasuhan Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurdin, Ridwan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Akbar, Hajarul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Murni, Khalidah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Peran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengasuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Pengasuhan anak yang dilakukan pihak Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh sebagai tempat perlindungan bagi anak-anak yang kehilangan pengasuhan. Pengasuhan anak pada dasarnya menjadi tanggung jawab kedua orang tuanya. Anak kehilangan pengasuhan adalah anak yang tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya. Pengelolaan Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh terhadap pengasuhan anak yang kehilangan pengasuhan dari orangtuanya dan upaya yang dilakukan oleh SOS Children’s Villages Banda Aceh dalam mengimplementasikan undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak terhadap anak yang kurang pengasuhan. Ketiga, Bagaimana peran Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh menangani anak yang kehilangan pengasuhan menurut hukum Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Yayasan SOS Children’s Villages Banda Aceh telah mencapai hasil secara umum dalam memenuhi kebutuhan dan perlindungan anak yang kehilangan pengasuhan seiring bertambahnya jejaring perlindungan anak. Dalam Islam, hak anak merupakan kewajiban dari Allah SWT. bagi, orang tua, masyarakat, dan pemerintah yang berkewajiban. Ada pun pengabaian atas kewajiban tersebut akan di tempatkan kesulitan di dunia dan akhirat. bagi  semua pihak dalam perlindungan anak agar lebih memperhatikan anak-anak lembaga panti asuhan atau yayasan, terutama dalam memberikan kasih sayang dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/8313</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/ujhk.v%vi%i.8313</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga; Vol. 5 No. 2 (2022): El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga; 304-317</dc:source>
	<dc:source>2620-8083</dc:source>
	<dc:source>2620-8075</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/8313/8718</dc:relation>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/8313/10941</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Ridwan Nurdin, Hajarul Akbar, Khalidah Murni</dc:rights>
</oai_dc:dc>