Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Induksi ketahanan tanaman padi terhadap serangan pathogen busuk pelepah (Rhizoctonia solani) menggunakan halotoleran bakteri Diazotrof asal pantai utara Pemalang, Jawa Tengah

Jurnal AGRO · Vol. 9 No. 1 (2022) · pp. 12–25

DOI
10.15575/18516
ISSN
2407-7933
Published
2022-07-31
Publisher
Jurusan Agroteknologi
Language
eng

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan yang memiliki peranan terpenting dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Ekstensifikasi produksi padi dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan marjinal seperti lahan salin. Lahan salin merupakan lahan yang memiliki kadar kadar garam tinggi akibat intrusi air laut maupun tingginya laju evaporasi. Pengembangan budidaya padi di lahan salin memiliki kendala berupa serangan patogen busuk pelepah (Rhizoctonia solani). Alternatif pengendalian patogen selain menggunakan pestsida kimia, dapat dilakukan menggunakan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), seperti kelompok bakteri diazotrof. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri diazotrof lahan salin dalam meningkatkan ketahanan tanaman padi serta kemampuannya dalam memacu pertumbuhan padi yang terinfeksi R. solani. Penelitian dilaksanakan di Experimental Farm dan Laboratorium Agronomi & Hortikultura, Fakultas Pertanian Unsoed pada bulan Oktober 2021 - Februari 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 11 perlakuan dan diulang tiga kali, meliputi kontrol tanpa inokulasi bakteri diazotrof dan inokulasi isolat Ju1, Jn3, Jn1, J, J12, J5, Kn1, A3, Jn dan K3. Semua tanaman juga dinokulasi dengan Rhizoctonia solani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi bakteri diazotrof dapat meningkatkan ketahanan padi yang terinfeksi jamur R. solani, ditandai dengan penurunan intensitas penyakit hingga 70%, peningkatan kandungan saponin, tanin dan hidrokuinon, serta peningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan panjang akar total padi.ABSTRACTRice is the most important  food commodity that supply the basic needs of the Indonesian people. The development of rice cultivation in salin land has obstacles in the form of attacks by sheat blight pathogen (Rhizoctonia solani). Alternative to controlling pathogens other than using chemical pesticides is by using Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), such as diazotroph bacteria. This research aimed to determine the potential of diazotrof bacteria in increasing rice resistance and its ability to stimulate the growth of rice infected with R. solani. The research was carried out at Experimental Farm and Agrohorti Laboratory, Faculty of Agriculture Unsoed in October 2021 - February 2022. The design used was Randomized Completely Block Design (RCBD) with 11 treatments and repeated three times, including controls without inoculation of diazotroph bacteria and inoculation of isolates Ju1, Jn3, Jn1, J, J12, J5, Kn1, A3, Jn and K3. All plants were also inoculated with R. solani. The results showed that inoculation with diazotrof bacteria could increase the rice resistance towards attack of sheath blight pathogen (R. solani) that characterized by a decrease disease intensity up to 70%, increase saponins, tannins and hydroquinones content, also increase growth of plant height and total root length of rice.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 98 co-authorship links · 12 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Cenderawasih University
  • Hasanuddin University
  • State University of Malang
  • Universitas Gajayana Malang
  • Bandung Institute of Technology
  • Universitas Muhammadiyah Metro
  • Universiti Utara Malaysia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Loekas SoesantoAffiliation unknown6
Gunadi GunadiUniversitas Gajayana Malang4
Retna SusantiAffiliation unknown3
Dwi Ayu Lutfiana AmaliaAffiliation unknown3
Ruly Eko Kusuma KurniawanAffiliation unknown3
Omer Ahmed Mohamed OmerAffiliation unknown3
Muhammad Isran RamliHasanuddin University2
Triyanto TriyantoAffiliation unknown2
Yenny Aman SerahAffiliation unknown2
Resmaya Agnesia Mutiara SiraitAffiliation unknown2
Agustinus AstonoAffiliation unknown2
ABDUL MANANAffiliation unknown2
Nur PrihatiningsihAffiliation unknown2
Suprayogi SuprayogiBandung Institute of Technology2
Rosye H.R. TanjungCenderawasih University1
Suriani Br. SurbaktiCenderawasih University1
Dian Dwi Apriliyani ArsdinHasanuddin University1
Nuzul HidayatAffiliation unknown1
SUDIRMAN SUDIRMANState University of Malang1
Nego LinuhungUniversitas Muhammadiyah Metro1
Sukoriyanto SukoriyantoState University of Malang1
Mohd Isha AwangUniversiti Utara Malaysia1
Ibnu SiswantoAffiliation unknown1
Agus Puji PrasetyonoAffiliation unknown1
Sudarwanto SudarwantoAffiliation unknown1
Atha Fawwaz RudiyantoAffiliation unknown1
Nuroktav AdeAffiliation unknown1
Suwarto SuwartoAffiliation unknown1
Wita YuningsihAffiliation unknown1
Adin Heriyan NugrohoAffiliation unknown1
Khansa NabilahAffiliation unknown1
Alkhader MokhaerAffiliation unknown1
Lutfiatun NahdiyahAffiliation unknown1
Bryan Dimas SaktiAffiliation unknown1
Hafida Akuwati PutriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/oai, first harvested 7 Nov 2026, last seen 7 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Induksi ketahanan tanaman padi terhadap serangan pathogen busuk pelepah (Rhizoctonia solani) menggunakan halotoleran bakteri Diazotrof asal pantai utara Pemalang, Jawa Tengah</dc:title>
	<dc:creator>Isnaeni, Fenty Chakimatul</dc:creator>
	<dc:creator>mugiastuti, Endang</dc:creator>
	<dc:creator>Leana, Ni Wayan Anik</dc:creator>
	<dc:creator>Oktaviani, Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Purwanto, Purwanto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Busuk pelepah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">diazotrof</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">ketahanan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">padi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">pertumbuhan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">salin</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Padi merupakan komoditas pangan yang memiliki peranan terpenting dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Ekstensifikasi produksi padi dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan marjinal seperti lahan salin. Lahan salin merupakan lahan yang memiliki kadar kadar garam tinggi akibat intrusi air laut maupun tingginya laju evaporasi. Pengembangan budidaya padi di lahan salin memiliki kendala berupa serangan patogen busuk pelepah (Rhizoctonia solani). Alternatif pengendalian patogen selain menggunakan pestsida kimia, dapat dilakukan menggunakan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), seperti kelompok bakteri diazotrof. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri diazotrof lahan salin dalam meningkatkan ketahanan tanaman padi serta kemampuannya dalam memacu pertumbuhan padi yang terinfeksi R. solani. Penelitian dilaksanakan di Experimental Farm dan Laboratorium Agronomi &amp;amp; Hortikultura, Fakultas Pertanian Unsoed pada bulan Oktober 2021 - Februari 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 11 perlakuan dan diulang tiga kali, meliputi kontrol tanpa inokulasi bakteri diazotrof dan inokulasi isolat Ju1, Jn3, Jn1, J, J12, J5, Kn1, A3, Jn dan K3. Semua tanaman juga dinokulasi dengan Rhizoctonia solani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi bakteri diazotrof dapat meningkatkan ketahanan padi yang terinfeksi jamur R. solani, ditandai dengan penurunan intensitas penyakit hingga 70%, peningkatan kandungan saponin, tanin dan hidrokuinon, serta peningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan panjang akar total padi.ABSTRACTRice is the most important  food commodity that supply the basic needs of the Indonesian people. The development of rice cultivation in salin land has obstacles in the form of attacks by sheat blight pathogen (Rhizoctonia solani). Alternative to controlling pathogens other than using chemical pesticides is by using Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), such as diazotroph bacteria. This research aimed to determine the potential of diazotrof bacteria in increasing rice resistance and its ability to stimulate the growth of rice infected with R. solani. The research was carried out at Experimental Farm and Agrohorti Laboratory, Faculty of Agriculture Unsoed in October 2021 - February 2022. The design used was Randomized Completely Block Design (RCBD) with 11 treatments and repeated three times, including controls without inoculation of diazotroph bacteria and inoculation of isolates Ju1, Jn3, Jn1, J, J12, J5, Kn1, A3, Jn and K3. All plants were also inoculated with R. solani. The results showed that inoculation with diazotrof bacteria could increase the rice resistance towards attack of sheath blight pathogen (R. solani) that characterized by a decrease disease intensity up to 70%, increase saponins, tannins and hydroquinones content, also increase growth of plant height and total root length of rice.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Agroteknologi</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/article/view/18516</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15575/18516</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal AGRO; Vol. 9 No. 1 (2022); 12-25</dc:source>
	<dc:source>2407-7933</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/ja/article/view/18516/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Purwanto Purwanto, Fenty Chakimatul Isnaeni, Endang mugiastuti, Eka Oktaviani, Ni Wayan Anik Leana</dc:rights>
</oai_dc:dc>