Journal SINTA 4
PEMETAAN PENYEBARAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PADANG TAHUN 2025: Geospatial Analysis of Dengue Hemorrhagic Fever Distribution in Padang City (2025)
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo · Vol. 6 No. 4 (2026) · pp. 69–76
- ISSN
- 2723-5203
- Published
- 2026-01-31
- Publisher
- Departemen Kesehatan Lingkungan
- Language
- eng
Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang berkembang biak pada lingkungan dengan sanitasi air bersih yang buruk. Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran kasus DBD di Kota Padang serta menganalisis keterkaitannya dengan kepadatan penduduk dan kondisi lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2025. Analisis spasial dilakukan menggunakan metode scoring dan overlay melalui perangkat lunak GIS untuk menentukan tingkat kerawanan antar kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji memiliki tingkat kerawanan DBD yang tinggi, sementara Kecamatan Bungus dan Pauh tergolong wilayah dengan risiko rendah. Kondisi ini memperlihatkan adanya pengaruh signifikan dari faktor kepadatan penduduk serta buruknya sanitasi air bersih terhadap peningkatan kasus DBD di Kota Padang. Melalui hasil pemetaan spasial ini, dapat ditentukan wilayah-wilayah prioritas yang perlu mendapat perhatian khusus dalam upaya pengendalian dan pencegahan DBD. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan tingkat kerawanan antar kecamatan juga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam pelaksanaan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kecamatan dengan partisipasi masyarakat tinggi dalam menjaga kebersihan cenderung memiliki tingkat kasus yang lebih rendah. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka kejadian DBD di Kota Padang.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 172 co-authorship links · 25 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Negeri Padang
- Universitas Fort De Kock
- Universitas Bung Hatta
- Queen Mary University of London
- Hasanuddin University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Ilham Salsabila | Universitas Negeri Padang | 2 |
| Zeus Marullah Aswin | Universitas Negeri Padang | 2 |
| Eni Kamal | Universitas Bung Hatta | 2 |
| Indang Dewata | Universitas Negeri Padang | 2 |
| Iswandi Umar | Universitas Negeri Padang | 2 |
| Nurhasan Syah | Universitas Negeri Padang | 2 |
| Abdul Razak | Universitas Negeri Padang | 2 |
| Nurhasan Syah | Universitas Negeri Padang | 2 |
| Heldi | Affiliation unknown | 1 |
| Fadila | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Akbarullah | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Siti Fatimah | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Eri Barlin | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Mhd. Ridha | Affiliation unknown | 1 |
| Widya Prarikeslan | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Eka Budi Satria | Universitas Fort De Kock | 1 |
| Evi Hasnita | Universitas Fort De Kock | 1 |
| Iswandi Umar | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Nabila Azzahra | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Heldi Heldi | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Yulhendri Yulhendri | Universitas Negeri Padang | 1 |
| Fitra Arya Dwi Nugraha | Queen Mary University of London | 1 |
| Neviyarni Neviyarni | Affiliation unknown | 1 |
| Mahalul Azam | Affiliation unknown | 1 |
| Alfitri Alfitri | Affiliation unknown | 1 |
| Netrawati Netrawati | Affiliation unknown | 1 |
| Rihaliza Rihaliza | Affiliation unknown | 1 |
| Firman Firman | Hasanuddin University | 1 |
| Indang Dewata | Affiliation unknown | 1 |
| Defriani Dwiyanti | Affiliation unknown | 1 |
| Muchsin Riviwanto | Affiliation unknown | 1 |
| Abdi Iswahyudi Yasril | Affiliation unknown | 1 |
| Emral Emral | Affiliation unknown | 1 |
| May Nadira Yovira | Affiliation unknown | 1 |
| Bafirman HB | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.