Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal SINTA 2

DAYA TETAS DAN LAMA MENETAS TELUR AYAM TOLAKI PADA MESIN TETAS DENGAN SUMBER PANAS YANG BERBEDA

JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis) · Vol. 1 No. 1 (2015) · pp. 32–44

DOI
10.33772/jitro.v1i1.359
ISSN
2406-9337
Published
2015-08-11
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tetas dan lama menetas telur ayam tolaki pada mesin tetas dengan sumber panas yang berbeda. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan di kandang pembibitan Fakultas Peternakan UHO. Ayam tolaki yang digunakan terdiri atas 5 ekor jantan dan 15 ekor betina umur sekitar 20 bulan. Perkawinan ayam dilakukan dengan cara IB. Parameter yang diamati adalah: fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas, bobot tetas dan lama menetas. Hasil penelitian menujukkan: (1) rataan fertilitas telur ayam tolaki pada mesin tetas PL adalah 58,57% dan mesin tetas PLM adalah 46,88%, namun kedua mesin tetas secara statistik tidak berbeda nyata, (2) rataan DHE pada mesin tetas PL adalah 96,67% dan mesin tetas PLM adalah 89,58%, (3) rataan daya tetas pada mesin tetas PL adalah 45,61% dan mesin tetas PLM adalah 64,81%, (4) rataan bobot tetas, pada mesin tetas PL adalah 26,47 g, sedangkan mesin tetas PLM 26,96 g, dan (5) lama menetas telur pada mesin tetas PL adalah 21.05 hari dan PLM adalah 21,09 hari. Secara statistik, penggunaan mesin tetas dengan sumber panas berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.Mesin tetas dengan sumber panas berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap fertilitas, DHE, daya tetas, bobot tetas dan lama menetas telur ayam tolaki. Untuk meningkatkan daya tetas direkomendasikan menggunakan mesin tetas dengan sumber panas kombinasi listrik dan lampu minyak.Kata Kunci: Fertilitas, DHE, Fertilitas Lama Menetas, Mesin Tetas dan Ayam Tolaki.

Collaboration network of the authors

40 authors · 382 co-authorship links · 18 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Takdir SailiAffiliation unknown27
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo25
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo21
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo20
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo17
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo14
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University12
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo12
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo10
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo10
Restu LibrianiAffiliation unknown9
Yamin YaddiAffiliation unknown9
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown8
Andini SulfitranaAffiliation unknown7
Wa Laili SalidoUniversitas Halu Oleo7
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo7
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo7
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo6
La Ode Ba’aUniversitas Halu Oleo6
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown5
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown5
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown5
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo5
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo5
Ali BainUniversitas Halu Oleo4
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo4
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo4
La Ode Arsad SaniAffiliation unknown4
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo4
T. SailiAffiliation unknown3
Amrullah PagalaAffiliation unknown3
La MalesiUniversitas Halu Oleo3
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo2
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo2
Hairil A HadiniAffiliation unknown2
Andi DzulqarnainAffiliation unknown2
La Ode Muh. MunadiUniversitas Halu Oleo2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/oai, first harvested 29 Oct 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DAYA TETAS DAN LAMA MENETAS TELUR AYAM TOLAKI PADA MESIN TETAS DENGAN SUMBER PANAS YANG BERBEDA</dc:title>
	<dc:creator>Nafiu, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdin, Muh.</dc:creator>
	<dc:creator>Aku, Achmad Selamet</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tetas dan lama menetas telur ayam tolaki pada mesin tetas dengan sumber panas yang berbeda. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan di kandang pembibitan Fakultas Peternakan UHO. Ayam tolaki yang digunakan terdiri atas 5 ekor jantan dan 15 ekor betina umur sekitar 20 bulan. Perkawinan ayam dilakukan dengan cara IB. Parameter yang diamati adalah: fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas, bobot tetas dan lama menetas. Hasil penelitian menujukkan: (1) rataan fertilitas telur ayam tolaki pada mesin tetas PL adalah 58,57% dan mesin tetas PLM adalah 46,88%, namun kedua mesin tetas secara statistik tidak berbeda nyata, (2) rataan DHE pada mesin tetas PL adalah 96,67% dan mesin tetas PLM adalah 89,58%, (3) rataan daya tetas pada mesin tetas PL adalah 45,61% dan mesin tetas PLM adalah 64,81%, (4) rataan bobot tetas, pada mesin tetas PL adalah 26,47 g, sedangkan mesin tetas PLM 26,96 g, dan (5) lama menetas telur pada mesin tetas PL adalah 21.05 hari dan PLM adalah 21,09 hari. Secara statistik, penggunaan mesin tetas dengan sumber panas berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.Mesin tetas dengan sumber panas berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap fertilitas, DHE, daya tetas, bobot tetas dan lama menetas telur ayam tolaki. Untuk meningkatkan daya tetas direkomendasikan menggunakan mesin tetas dengan sumber panas kombinasi listrik dan lampu minyak.Kata Kunci : Fertilitas, DHE, Fertilitas Lama Menetas, Mesin Tetas dan Ayam Tolaki.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-08-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/359</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jitro.v1i1.359</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis; Vol 1, No 1 (2014): JITRO, September; 32-44</dc:source>
	<dc:source>2406-9337</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jitro.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/359/218</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2014 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>