Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal SINTA 4

Gaya Hidup Elit Politik Dalam Perspektif Al Qur-an

ETIKA GAYA HIDUP ELIT POLITIK DALAM AL-QUR’AN: STUDI TAFSIR KOMPARATIF ATAS IBNU KATSIR, HAMKA, DAN M. QURAISH SHIHAB

El-Maqra': Tafsir, Hadis dan Teologi · Vol. 6 No. 1 (2026) · pp. 86–97

DOI
10.31332/elmaqra.v6i1.14466
ISSN
2829-114X, 2963-3982
Published
2026-05-10
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep gaya hidup elit politik dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maudhui antara Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Misbah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik terhadap beberapa ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menekankan prinsip keseimbangan, kesederhanaan, serta larangan berlebih-lebihan sebagai dasar etika kepemimpinan. Ketiga tafsir memiliki perbedaan pendekatan, namun sama-sama menolak gaya hidup boros dan menegaskan tanggung jawab moral pemimpin. Gaya hidup elit yang berlebihan dapat menurunkan kepercayaan publik dan meningkatkan kesenjangan sosial, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an penting sebagai pedoman etika politik.

Collaboration network of the authors

40 authors · 57 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Yudharta Pasuruan
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurdian SusilowatiAffiliation unknown8
Indah AnisykurlillahAffiliation unknown2
Puji Novita SariAffiliation unknown2
Nurul HayatiAffiliation unknown2
Agus WahyudinAffiliation unknown2
Askhabul Kirom KiromAffiliation unknown1
Nurrohmatulloh NurrohmatullohAffiliation unknown1
Arif SantosoAffiliation unknown1
Sari LestariAffiliation unknown1
Galang Rahadian PrabowoAffiliation unknown1
Henny MurtiniAffiliation unknown1
Linda AgustinaAffiliation unknown1
Aditya HernawanAffiliation unknown1
Aji KridawanAffiliation unknown1
Yacoeb Triandy HudoyoAffiliation unknown1
Eko Adi SaputroAffiliation unknown1
Pristiani PristianiAffiliation unknown1
Elyana Ayu SorayaAffiliation unknown1
Thiara FitriyaniAffiliation unknown1
Ina Sarah NormalitaAffiliation unknown1
Sri Wahyuni HadiningtiyasAffiliation unknown1
Aditya Nanda YuliantoAffiliation unknown1
Devi MeilindaAffiliation unknown1
Hana Sholekha SubagyaAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Yuli UtantoAffiliation unknown1
Aizzatin AizzatinAffiliation unknown1
Fakhruddin FakhruddinAffiliation unknown1
Anang YuniyantoAffiliation unknown1
Ita AstariniAffiliation unknown1
Amrina Bastian RahmahAffiliation unknown1
Oky Estiana PutriAffiliation unknown1
Khaeriyah KhaeriyahAffiliation unknown1
Catur Tias PamungkasAffiliation unknown1
Eva OktafikasariAffiliation unknown1
Rina NurfauziyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2829-114X/works, first harvested 29 Oct 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Gaya Hidup Elit Politik Dalam Perspektif Al Qur-an</dc:title><dc:title>ETIKA GAYA HIDUP ELIT POLITIK DALAM AL-QUR’AN: STUDI TAFSIR KOMPARATIF ATAS IBNU KATSIR, HAMKA, DAN M. QURAISH SHIHAB</dc:title><dc:creator>Khodijah, Miftakhu Nuril</dc:creator><dc:creator>Mufid, Miftara Ainul</dc:creator><dc:creator>Mahmud, Amir</dc:creator><dc:creator>Rohtih, Wiwin Ainis</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini menganalisis konsep gaya hidup elit politik dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir maudhui antara Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Misbah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik terhadap beberapa ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menekankan prinsip keseimbangan, kesederhanaan, serta larangan berlebih-lebihan sebagai dasar etika kepemimpinan. Ketiga tafsir memiliki perbedaan pendekatan, namun sama-sama menolak gaya hidup boros dan menegaskan tanggung jawab moral pemimpin. Gaya hidup elit yang berlebihan dapat menurunkan kepercayaan publik dan meningkatkan kesenjangan sosial, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an penting sebagai pedoman etika politik.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2026-05-10</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/elmaqra.v6i1.14466</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/elmaqra.v6i1.14466</dc:identifier><dc:source>El-Maqra Jurnal Ilmu Al-Qur an Hadis dan Teologi; Vol 6 No 1 (2026); 86-97</dc:source><dc:source>2829-114X</dc:source><dc:source>2963-3982</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/el-maqra/article/download/14466/4025</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>