Open access Journal
Perspektif Xenotransplantasi (Transplantasi Organ Hewan ke Manusia) Ditinjau dari Hukum Islam
Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 6 No. 2 (2022) · pp. 164–175
- ISSN
- 2548-1754, 2548-1762
- Published
- 2022-09-28
- Publisher
- Faculty of Law, Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Perkembangan teknologi di bidang kesehatan berkembang sangat pesat termasuk pada metode transplantasi. Transplantasi menjadi pilihan yang dapat memperpanjang usia harapan hidup manusia dalam bentuk transfer organ. Tetapi, terdapat pula hambatan berupa tidak sedikit yang harus kehilangan nyawa akibat waktu tunggu cukup lama/antrean dalam menemukan organ manusia yang sesuai. Xenotransplantasi merupakan jenis transplantasi dari hewan ke manusia yang dapat dijadikan alternatif serta telah diuji coba di beberapa negara. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pembahasan mengenai xenotransplantasi ditinjau dari aspek filosofis, yuridis serta hukum Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam aspek filosofis, xenotransplantasi dapat digunakan sebagai pilihan kesembuhan seutuhnya atau sebagai media sementara hingga menemukan organ manusia yang tepat. Aspek yuridis yakni pemerintah Indonesia belum mengatur regulasi resmi terkait xenotransplantasi, tetapi terdapat referensi sebelumnya mengenai transplantasi yakni UU No. 36 Tahun 2009 dan PP No. 53 Tahun 2021. Kemudian, dalam aspek hukum Islam terdapat panduan mengenai transplantasi yang diatur berdasarkan Fatwa MUI No. 11 Tahun 2019. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa xenotransplantasi dalam hukum Islam berdasarkan fatwa MUI berpegang pada 3 kondisi penting yaitu Ad-Dharurah, Al-Hajah serta Tahsiniyat. Dalam artian xenotrasplantasi tidak diperbolehkan dalam kondisi pasien yang tidak mendesak sehingga disarankan untuk mencari pengobatan lain dengan pertimbangan keamanan, serta kehalalan. Adapun saran dalam penelitian ini adalah diharapkan tenaga kesehatan dapat bekerja lebih keras untuk menggunakan aspek syar’i dalam melakukan tindakan medis, serta diwujudkan dalam bentuk regulasi oleh pemerintah.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 96 co-authorship links · 18 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Indonesia Open University
- Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan
- Badan Pengawas Pemilihan Umum
- Universitas Sembilanbelas November Kolaka
- Ministry of Religious Affairs
- Universitas Syiah Kuala
- Other organisations
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Kamaruddin Jafar | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Guasman Tatawu | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Sahrina Safiuddin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Muhammad Jufri | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Rahman Hasima | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Safril Sofwan Sanib | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Asri Sarif | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sitti Zahra Aulia Nazar | Affiliation unknown | 1 |
| Moh. Iksanuddin Makmun | Indonesia Open University | 1 |
| Mahardian Mahardian | Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan | 1 |
| Masna Masna | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Sabaruddin Sinapoy | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jamaluddin Jamaluddin | Affiliation unknown | 1 |
| Fahrudin Rasyid | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmawati Tomalili | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rahmad Hidayat | Affiliation unknown | 1 |
| Jonova Rampoallo | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Taher Jufri | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Yessinia Bela Abidin | Badan Pengawas Pemilihan Umum | 1 |
| Sukring Sukring | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nur Aliyah | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Muhamad Ikbal Safwan | Affiliation unknown | 1 |
| Asnal Laipa | Affiliation unknown | 1 |
| Muḥammad Ḥasan | Affiliation unknown | 1 |
| Oma Irama | Ministry of Religious Affairs | 1 |
| Idaman Alwi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ahmad Fadil Hasbi | Affiliation unknown | 1 |
| Juliwanto Juliwanto | Affiliation unknown | 1 |
| Sulastri Sulastri | Universitas Syiah Kuala | 1 |
| Muh. Sabaruddin Sinapoy | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Wa Ode Surti Ningsi | Affiliation unknown | 1 |
| Sunarwan Asuhadi | Affiliation unknown | 1 |
| HERMAN HERMAN | Universitas Ahmad Dahlan | 1 |
| Sitti Aisah Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Intan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Heryanti Heryanti | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.