Open access Journal
Keabsahan Penggunaan Vaksin Astrazeneca di Tengah Wabah Pandemi Covid-19: Ditinjau dari Hukum Islam
Halu Oleo Law Review (HOLREV) · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 164–174
- ISSN
- 2548-1754, 2548-1762
- Published
- 2021-09-28
- Publisher
- Halu Oleo University
- Language
- eng
Abstract
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah varian penyakit baru dan berasal dari coronavirus yakni keluarga besar virus yang menyerang sistem pernapasan dengan gejala mulai dari gejala ringan hingga gejala berat. Semakin melonjaknya penderita COVID-19 membuat pemerintah berupaya meminimalisir angka tersebut dengan mendistribusikan vaksin ke seluruh wilayah Indonesia, salah satu jenis vaksin COVID-19 tersebut ialah Vaksin AstraZeneca. Vaksin ini menuai kontroversi dikarenakan adanya penggunaan babi dalam produksi vaksin tersebut. Metode yang digunakan penelitian ini adalah penelitian deskriktif. Tujuan penelitian ini untuk meninjau penggunaan vaksin AstraZeneca pada saat pandemi COVID-19 dari segi hukum Islam. Hasil dalam penelitian ini adalah pendapat ulama kyai arif, beradasarkan Fatwa MUI iNo. 14 Tahun 2021, Surat Edaran Nomor: HK.02.02/II/841/2021 serta Surat edaran BPOM nomor EUA2158100143A1 ialah memperbolehkan penggunaan vaksin AstraZeneca yang telah dijamin oleh pemerintah aman serta berkualitas, walaupun dengan banyak perdebatan dikarenakan terdapat campuran tripsin babi pada saat pembiakkan untuk memisahkan sel inang dan media tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penggunaan vaksin AstraZeneca berdasarkan Hukum Islam ialah mubah (diperbolehkan) dengan catatan hanya digunakan dalam keadaan darurat seperti saat ini. Adapun saran dalam penelitian ini adalah diharapkan pemerintah dapat bekerja lebih keras untuk menemukan vaksin COVID-19 dengan bahan-bahan 100% halal yang aman dikonsumsi masyarakat tanpa keraguan.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 95 co-authorship links · 17 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Indonesia Open University
- Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan
- Badan Pengawas Pemilihan Umum
- Universitas Sembilanbelas November Kolaka
- Ministry of Religious Affairs
- Universitas Syiah Kuala
- Other organisations
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Kamaruddin Jafar | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Guasman Tatawu | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Sahrina Safiuddin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Muhammad Jufri | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Rahman Hasima | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Safril Sofwan Sanib | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Asri Sarif | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sitti Zahra Aulia Nazar | Affiliation unknown | 1 |
| Moh. Iksanuddin Makmun | Indonesia Open University | 1 |
| Mahardian Mahardian | Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan | 1 |
| Masna Masna | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Deity Yuningsih | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Sabaruddin Sinapoy | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Jamaluddin Jamaluddin | Affiliation unknown | 1 |
| Fahrudin Rasyid | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmawati Tomalili | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rahmad Hidayat | Affiliation unknown | 1 |
| Jonova Rampoallo | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Taher Jufri | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Yessinia Bela Abidin | Badan Pengawas Pemilihan Umum | 1 |
| Sukring Sukring | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nur Aliyah | Universitas Sembilanbelas November Kolaka | 1 |
| Muhamad Ikbal Safwan | Affiliation unknown | 1 |
| Asnal Laipa | Affiliation unknown | 1 |
| Muḥammad Ḥasan | Affiliation unknown | 1 |
| Oma Irama | Ministry of Religious Affairs | 1 |
| Idaman Alwi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ahmad Fadil Hasbi | Affiliation unknown | 1 |
| Juliwanto Juliwanto | Affiliation unknown | 1 |
| Sulastri Sulastri | Universitas Syiah Kuala | 1 |
| Muh. Sabaruddin Sinapoy | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Wa Ode Surti Ningsi | Affiliation unknown | 1 |
| Sunarwan Asuhadi | Affiliation unknown | 1 |
| HERMAN HERMAN | Universitas Ahmad Dahlan | 1 |
| Sitti Aisah Abdullah | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Intan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Heryanti Heryanti | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.