Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Keanekaragaman Juvenil Karang Batu (Ordo Scleractinia) di Perairan Sulawesi Tenggara Indonesia

JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) · Vol. 2 No. 1 (2018)

DOI
10.33772/jsipi.v2i1.7578
ISSN
2502-3276
Published
2018-04-17
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Keberadaan juvenil karang merupakan indikasi tingkat pemulihan dan resiliensi dari ekosistem terumbu karang. Juvenil karang yang berhasil menjadi karang dewasa akan berperan penting terhadap produktivitas di perairan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman juvenil karang batu (Scleractinia) di Perairan Sulawesi Tenggara. Inventarisasi juvenil karang menggunakan transek kuadrat 1 m2 (1x1 m). Fokus obyek pengamatan pada anakan karang yang berdiameter ≤ 5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah juvenil karang tercatat selama penelitian sebanyak 234 anakan karang yang masuk dalam 21 genera dan 12 famili. Dari data tersebut tercatat genus Fungia, Pavona, Favia, dan Porites mempunyai kontribusi besar terhadap keanekaragam juvenil karang di lokasi penelitian. Keanekaragaman juvenil karang tertinggi tercatat di sekitar gosong karang Tukalanggara dan Pulau Bahulu Kata kunci: Juvenil karang, Keanekaragaman, Kelimpahan, Perairan Sulawesi Tenggara

Collaboration network of the authors

40 authors · 75 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Baru SadarunUniversitas Halu Oleo8
. RahmadaniAffiliation unknown5
La Ode Muhammad Yasir HayaUniversitas Halu Oleo2
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Ira IraAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Asria Agustina AnsaUniversitas Halu Oleo1
Siti HasmaUniversitas Halu Oleo1
LisnaAffiliation unknown1
. NurhayatiAffiliation unknown1
. AmirudinAffiliation unknown1
. SubhanAffiliation unknown1
Asri Triyani WulandariUniversitas Halu Oleo1
. CillyAffiliation unknown1
Rahmadani RahmadaniAffiliation unknown1
Nurul IlmyAffiliation unknown1
. HaliliAffiliation unknown1
La DidiAffiliation unknown1
Sri Nunung FitrianiAffiliation unknown1
Emiyarti EmiyartiUniversitas Halu Oleo1
Syahrul SyahrulAffiliation unknown1
Ayu SafitriUniversitas Halu Oleo1
Sahril SyamAffiliation unknown1
Tresia Sanda LayukAffiliation unknown1
Abdul Haris RafiluUniversitas Halu Oleo1
JunawirUniversitas Halu Oleo1
Ira .Universitas Halu Oleo1
Resni Agustina SalimUniversitas Halu Oleo1
Romy KetjulanAffiliation unknown1
Hazrul HazrulAffiliation unknown1
Hilda YantiUniversitas Halu Oleo1
Haedar HaedarAffiliation unknown1
Wa Ode HusmayaniUniversitas Halu Oleo1
Febry Hisbullah NurmanAffiliation unknown1
Ira IraUniversitas Halu Oleo1
Sapruddin SaprduddinAffiliation unknown1
Rahim DarmaHasanuddin University1
Ros MitaHasanuddin University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/oai, first harvested 30 Oct 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keanekaragaman Juvenil Karang Batu (Ordo Scleractinia) di Perairan Sulawesi Tenggara Indonesia</dc:title>
	<dc:creator>Palupi, Ratna Diyah</dc:creator>
	<dc:creator>Rahmadani, Rahmadani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Keberadaan juvenil karang merupakan indikasi tingkat pemulihan dan resiliensi dari ekosistem terumbu karang. Juvenil karang yang berhasil menjadi karang dewasa akan berperan penting terhadap produktivitas di  perairan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  keanekaragaman juvenil karang batu (Scleractinia) di Perairan Sulawesi Tenggara. Inventarisasi juvenil karang menggunakan transek kuadrat 1 m2 (1x1 m). Fokus obyek pengamatan pada  anakan karang yang berdiameter ≤ 5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah juvenil karang tercatat selama penelitian sebanyak 234 anakan karang yang masuk dalam 21 genera dan 12 famili. Dari data tersebut tercatat genus Fungia, Pavona, Favia, dan Porites mempunyai kontribusi besar terhadap keanekaragam juvenil karang di lokasi penelitian. Keanekaragaman juvenil karang tertinggi tercatat di sekitar gosong karang Tukalanggara dan Pulau Bahulu Kata kunci : Juvenil karang, Keanekaragaman, Kelimpahan, Perairan Sulawesi Tenggara</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/7578</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsipi.v2i1.7578</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation); Vol 2, No 1 (2018): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN</dc:source>
	<dc:source>2502-3276</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsipi.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/view/7578/5554</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSIPi/article/downloadSuppFile/7578/540</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Ratna Diyah Palupi, Rahmadani Rahmadani</dc:rights>
</oai_dc:dc>