Open access Journal
Kontrol Diri Siswa Terhadap Kecanduan Media Sosial
Jurnal Sublimapsi · Vol. 2 No. 2 (2021) · pp. 90–99
- ISSN
- 2716-1854, 2720-930X
- Published
- 2021-05-29
- Publisher
- Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
Kecanduan media sosial adalah ketidakmampuan individu dalam mengontrol perilaku mengakses media sosial sehingga menyebabkan masalah psikologis dan mengabaikan aktivitas lain seperti studi dan pekerjaan lainnya. Setiap individu mempunyai mekanisme yang dapat mengatur dan mengarahkan perilakunya yang disebut kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran kontrol diri terhadap kecanduan media sosial pada siswa kelas XII SMKN 1 Kendari dan seberapa besar sumbangan efektif peran kontrol diri terhadap kecanduan media sosial pada siswa kelas XII SMKN 1 Kendari. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 54 orang siswa kelas XII SMKN 1 Kendari yang kecanduan media sosial dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala kontrol diri dan skala kecanduan media sosial yang disebar secara online dengan menggunakan google form. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian Ex-Post Facto. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi sebesar 0,037 menunjukkan bahwa kontrol diri berperan sangat signifikan terhadap kecanduan media sosial. Nilai R square sebesar 0,081, artinya sumbangan efektif kontrol diri terhadap kecanduan media sosial sebesar 8,1%. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat peran kontrol diri terhadap kecanduan media sosial
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 95 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Tanjungpura University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Sitti Mikarna Kaimuddin | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Citra Marhan | Universitas Halu Oleo | 7 |
| Muhammad Abas | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Waode Suarni | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Dodi Priyatmo Silondae | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Eva Herik | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Ida Sriwaty Sunarjo | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Alber Tigor Arifyanto | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Rimba Hamid | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Nani Restati Siregar | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Waode Suarni | Affiliation unknown | 2 |
| Lisnawati Rusmin | Affiliation unknown | 2 |
| Wa Ode Suarni | Affiliation unknown | 2 |
| Linda Fajriah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Aidy Setiadi Amrizal | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nur Hidayatul Khasanah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Irma Wirayanti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Rustan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Abas Rudin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nur Maya Reslia Mesa | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Maolana Mohammad Sah | Affiliation unknown | 1 |
| Astri Yunita | Affiliation unknown | 1 |
| Nurul Hidayah | Affiliation unknown | 1 |
| Raditman Ansyar La Dae | Affiliation unknown | 1 |
| Azahra Rezhya Arta Mevia Razak | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Tri Indah Wahyuni | Tanjungpura University | 1 |
| Vitri Melda Yanti | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Nggawu | Affiliation unknown | 1 |
| Sania Pratiwi Lapae | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Syarif Hidayat Sidik | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Silkiyah Rif'ah Nur Jamal | Affiliation unknown | 1 |
| Karsadi Karsadi | Affiliation unknown | 1 |
| Dyta Indah Sari | Affiliation unknown | 1 |
| Sabrina Salsabillah | Affiliation unknown | 1 |
| Wiwied Tri Dayanti | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ardimin Ramdan Amin | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muh. Khalil Imawan | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.