Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

STRUKTUR KOMUNITAS TERIPANG DI PERAIRAN DESA TANOMEHA KABUPATEN WAKATOBI

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) · Vol. 4 No. 4 (2020) · pp. 187–195

DOI
10.33772/jsl.v4i4.10764
ISSN
2503-0396
Published
2020-01-29
Publisher
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Language
eng

Abstract

Teripang merupakan salah satu sumberdaya hayati laut ekonomis penting dan mempunyai peluang pasar cukup baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sturktur komunitas teripang meliputi kepadatan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Penelitian ini di lakukan di Perairan Desa Tanomeha Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi pada bulan Januari-Maret 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah transek kudrat, dibagi menjadi 3 stasiun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 10 spesies teripang yang di klasifikasikan dalam 3 genus (Holothuria, Bohadschia dan Stichopus). Berdasarkan perhitungan struktur komunitas menunjukkan kepadatan teripang tertinggi untuk kedua fase bulan yakni pada bulan terang 0,195 ind/m² ditemukan di daerah lamun yang bersubtrat pasir berlempung. Untuk kenaekaragaman nilai tertinggi diperoleh pada bulan terang sebesar 1,58 dan bulan gelap 0,34. Sedangkan nilai keseragaman jenis yang paling tinggi diperoleh pada bulan terang di daerah lamun berkisar 1,79 dan bulan gelap berkisar 1,60. Dominansi nilai paling tinggi diperoleh pada bulan terang sebesar 0,78 dan bulan gelap sebesar 0,80 yang keduanya berada pada daerah mangrove. Parameter kualitas perairan yang diukur dalam lokasi penelitian memiliki kondisi lingkungan yang baik untuk kehidupan teripang. Kata Kunci: Sturktur komunitas, Teripang, Perairan Tanomeha

Collaboration network of the authors

40 authors · 83 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ira .Universitas Halu Oleo8
Wa NurgayahUniversitas Halu Oleo4
La Ode Muhammad Yasir HayaUniversitas Halu Oleo4
Muhammad RamliUniversitas Halu Oleo3
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo3
La SaraUniversitas Halu Oleo2
Reni Ulfa MarianiUniversitas Halu Oleo2
Ado WaliUniversitas Halu Oleo2
Windarsin WaliUniversitas Halu Oleo2
Icang EfendiUniversitas Halu Oleo1
Alrum ArmidUniversitas Halu Oleo1
Abdur Muh. RifsaldiUniversitas Halu Oleo1
Wardha IsjayantiUniversitas Halu Oleo1
Wa FitrianiUniversitas Halu Oleo1
Amadhan TakwirUniversitas Halu Oleo1
BalqisUniversitas Halu Oleo1
Nur Rahmy ArfiantyAffiliation unknown1
Andi Muhammad SyawalUniversitas Halu Oleo1
. AsmadinAffiliation unknown1
Ria Amelia Safitri WalyanseAffiliation unknown1
La Ode SadamUniversitas Halu Oleo1
. NurlelaAffiliation unknown1
Messy BangapadangUniversitas Halu Oleo1
. ArdaniUniversitas Halu Oleo1
La Ode Ahmad JawahirUniversitas Halu Oleo1
Idul FitriansyahAffiliation unknown1
Aswan Akbardin LaynUniversitas Halu Oleo1
Linda MirwanaAffiliation unknown1
SeliAffiliation unknown1
Mohammad Afdhal AdidharmaAffiliation unknown1
Faya Masria NurfatimahUniversitas Halu Oleo1
HatiaUniversitas Halu Oleo1
Winda Sari KalaniUniversitas Halu Oleo1
Pupun Amalia MudinUniversitas Halu Oleo1
JawadinUniversitas Halu Oleo1
Meambo Trikun AndeleuUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode SulitaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/oai, first harvested 31 Oct 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STRUKTUR KOMUNITAS TERIPANG DI PERAIRAN DESA TANOMEHA KABUPATEN WAKATOBI</dc:title>
	<dc:creator>Darmisa, .</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, .</dc:creator>
	<dc:creator>Afu, La Ode Alirman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Teripang merupakan salah satu sumberdaya hayati laut ekonomis penting dan mempunyai peluang pasar cukup baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sturktur komunitas teripang meliputi kepadatan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi. Penelitian ini di lakukan di Perairan Desa Tanomeha Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi pada bulan Januari-Maret 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah transek kudrat, dibagi menjadi 3 stasiun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 10 spesies teripang yang di klasifikasikan dalam 3 genus (Holothuria, Bohadschia dan Stichopus). Berdasarkan perhitungan struktur komunitas menunjukkan kepadatan teripang tertinggi untuk kedua fase bulan yakni pada bulan terang 0,195 ind/m²   ditemukan di daerah lamun yang bersubtrat pasir berlempung. Untuk kenaekaragaman nilai tertinggi diperoleh pada bulan terang sebesar 1,58 dan bulan gelap 0,34. Sedangkan nilai keseragaman jenis yang paling tinggi diperoleh pada bulan terang di daerah lamun berkisar 1,79 dan bulan gelap berkisar 1,60. Dominansi nilai paling tinggi diperoleh pada bulan terang sebesar 0,78 dan bulan gelap sebesar 0,80 yang keduanya berada pada daerah mangrove. Parameter kualitas perairan yang diukur dalam lokasi penelitian memiliki kondisi lingkungan yang baik untuk kehidupan teripang.  Kata Kunci: Sturktur komunitas, Teripang, Perairan Tanomeha</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/10764</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jsl.v4i4.10764</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan); Vol 4, No 4: November 2019; 187-195</dc:source>
	<dc:source>2503-0396</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jsl.v4i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSL/article/view/10764/7587</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)</dc:rights>
</oai_dc:dc>