Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pengaruh Pemberian Tepung Bungkil Biji Kapuk (Ceiba petandra) Hasil Fermentasi dalam Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Juvenil Ikan Bandeng (Chanos-chanos F.) yang Dipelihara selama 60 Hari

Jurnal Media Akuatika · Vol. 3 No. 3 (2018)

DOI
10.33772/jma.v3i3.5014
ISSN
2503-4324
Published
2018-09-11
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung bungkil biji kapuk hasil fermentasi dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan juvenil ikan bandeng (Chanos-chanos F.). Penelitian dilaksanakan selama 60 hari di Laboratorium Unit Pembenihan dan Produksi Ikan FPIK UHO. Hewan Uji yang digunakan adalah juvenil ikan bandeng yang berukuran bobot rata-rata 0,70±0,23 g.Wadah pemeliharaan adalah akuarium kaca berukuran 60 x 50 x 40 cm yang didesain dalam sistem resikurlasi. Setiap akuarium diisi hewan uji sebanyak 10 ekor. Media pemeliharaan adalah air laut bersalinitas 33 ppt. Penelitian didesain menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan.Perlakuan yang diterapkan adalah A (20%TK + 10%TBBKHF), B (15%TK + 15%TBBKHF), C (10%TK + 20%TBBKHF) dan D (Pakan Komersil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan tepung bungkil biji kapuk hasil fermentasi yang berbeda yang tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, efisiensi pakan dan retensi protein, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap konsumsi pakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tepung bungkil biji kapuk hasil fermentasi dapat mengantikan 15% tepung kedelai dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan juvenil ikan bandeng.Kata Kunci: Bungkil Biji Kapuk, Fermentasi, Pakan Buatan, Juvenil Ikan Bandeng, Pertumbuhan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 112 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaAffiliation unknown16
. YusnainiAffiliation unknown7
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo6
Oce AstutiAffiliation unknown6
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo4
Wa IbaUniversitas Halu Oleo4
Wellem Henrik MuskitaUniversitas Halu Oleo3
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo3
La Ode Baytul AbidinAffiliation unknown3
Herlan HidayatUniversitas Halu Oleo3
Abdul M. BalubiAffiliation unknown2
Wellem H. MuskitaAffiliation unknown2
SuwarjoyowirayatnoAffiliation unknown2
Ruslaini RuslainiUniversitas Halu Oleo2
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo2
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo2
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Jon DahlanUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
Anshar AnsharAffiliation unknown1
Sulastri IlyasUniversitas Halu Oleo1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
Musarlin MusarlinAffiliation unknown1
Ayub M. PadangaranUniversitas Halu Oleo1
Armin .Affiliation unknown1
Muhammad IdrisAffiliation unknown1
. RusminaAffiliation unknown1
. MustakimAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Edi EdiUniversitas Halu Oleo1
Oce AstutiUniversitas Halu Oleo1
Siti ManfusAffiliation unknown1
Putri AndrianiUniversitas Halu Oleo1
. SatriaAffiliation unknown1
Yulina YulinaUniversitas Halu Oleo1
Rani RaniAffiliation unknown1
Wellem Hendrik MuskitaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Oct 2026, last seen 31 Oct 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pemberian Tepung Bungkil Biji Kapuk (Ceiba petandra)  Hasil Fermentasi dalam Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Juvenil Ikan Bandeng (Chanos-chanos F.) yang Dipelihara selama 60 Hari</dc:title>
	<dc:creator>Mochtar, Dewi Y.</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Muhaimin</dc:creator>
	<dc:creator>Muskita, Wellem H.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung bungkil biji kapuk hasil fermentasi dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan juvenil ikan bandeng (Chanos-chanos F.). Penelitian dilaksanakan selama 60 hari di Laboratorium Unit Pembenihan dan Produksi Ikan FPIK UHO. Hewan Uji yang digunakan adalah juvenil ikan bandeng yang berukuran bobot rata-rata 0,70±0,23 g.Wadah pemeliharaan adalah akuarium kaca berukuran 60 x 50 x 40 cm yang didesain dalam sistem resikurlasi. Setiap akuarium diisi hewan uji sebanyak 10 ekor. Media pemeliharaan adalah air laut bersalinitas 33 ppt. Penelitian didesain menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan.Perlakuan yang diterapkan adalah A (20%TK + 10%TBBKHF), B (15%TK + 15%TBBKHF), C (10%TK + 20%TBBKHF) dan D (Pakan Komersil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan tepung bungkil biji kapuk hasil fermentasi yang berbeda yang tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, efisiensi pakan dan retensi protein, tetapi memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap konsumsi pakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tepung bungkil biji kapuk hasil fermentasi dapat mengantikan 15% tepung kedelai dalam pakan untuk meningkatkan pertumbuhan juvenil ikan bandeng.Kata Kunci: Bungkil Biji Kapuk, Fermentasi, Pakan Buatan, Juvenil Ikan Bandeng, Pertumbuhan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-09-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/5014</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v3i3.5014</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 3, No 3: Juli</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v3i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/5014/3738</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>