Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal dan Ekstrak Kerang Bakau (Polymesoda erosa) dalam Pakan Ayam Buras Terhadap Bobot Akhir, Bobot Karkas dan Persentase Karkas

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 3 No. 2 (2021) · pp. 125–130

DOI
10.56625/jipho.v3i2.18021
ISSN
2548-1908
Published
2021-05-01
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Feed aditif merupakan salah satu bahan yang dapat memacu produktivitas ayam buras.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ramuan herbal dan ekstrak kerangbakau (Polymesoda erosa) terhadap bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras danpenambahan dosis ramuan herbal dan ekstrak kerang bakau (Polymesoda erosa) yang tepat padapakan untuk menghasilkan bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas yang optimal. Sebanyak60 ekor DOC ayam buras dibagi dalam 16 unit cage berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 5 perlakuan 4 ulangan dan dipelihara selama 16 minggu. Perlakuan yang diterapkan yaitu R0(0% ramuan herbal + 0% ekstrak kerang bakau), R1 (0,75% ramuan herbal + 1,5% ekstrak kerangbakau), R2 (1,5% ramuan herbal + 3% ekstrak kerang bakau) R3 (2,25% ramuan herbal + 4,5%ekstrak kerang bakau) dan R4 (3% ramuan herbal + 6% ekstrak kerang bakau). Setiap unit cage diisi 3ekor ayam dan diakhir penelitian, setiap cage disembelih 2 ekor ayam sebagai sampel. Parameter yangdiukur mengenai bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas. Data hasil pengamatan dianalisisragam dan uji wilayah berganda Duncan untuk melihat pengaruh antara perlakuan terhadap bobotakhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuanberpengaruh sangat nyata (P˂0,01) terhadap bobot akhir dan bobot karkas ayam buras. Rataan bobotakhir adalah 365,6±43,1 (R0), 471,2±165,6 (R1), 1105,0±88,7 (R2), 971,5±395,6 (R3), 500,1±252,9(R4) dan rataan bobot karkas adalah 196,1±15,0 (R0), 287,8±100,9 (R1), 665,6±68,2 (R2),608,1±257,4 (R3), 299,5±178,3 (R4), serta perlakuan memberi pengaruh yang nyata (P˂0,05) terhadappersentase karkas ayam buras, rataan persentase karkas adalah 53,8±2,5% (R0), 61,0±5,2% (R1),60,2±1,4% (R2), 62,0±2,1% (R3), 58,2±4,5% (R4). Perlakuan R2 menunjukkan bobot akhir dan bobotkarkas yang paling optimal.Kata Kunci: Ramuan Herbal, Ekstrak

Collaboration network of the authors

40 authors · 278 co-authorship links · 20 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • National Nuclear Energy Agency of Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo22
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo16
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo12
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown11
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo10
Wa Laili SalidoUniversitas Halu Oleo10
Restu LibrianiAffiliation unknown9
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo9
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo7
Andini SulfitranaAffiliation unknown7
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo6
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo6
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo6
Ali BainUniversitas Halu Oleo5
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo5
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo3
Syam RahadiUniversitas Halu Oleo3
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo3
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University3
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo3
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo3
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo2
Dian AgustinaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Arsad SaniAffiliation unknown2
Rachmita Dewi SAffiliation unknown2
La Ode Ba’aUniversitas Halu Oleo2
Nuraini NurainiAffiliation unknown2
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo2
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo1
Uci MalindaUniversitas Halu Oleo1
Viny Aprilia KesumanengsihAffiliation unknown1
Teguh WahyonoNational Nuclear Energy Agency of Indonesia1
Nursanty AsminayaAffiliation unknown1
La Ode Abdul Karim IshakAffiliation unknown1
Meri AstutiAffiliation unknown1
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown1
La Ode MuntiaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Oct 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Penambahan Ramuan Herbal dan Ekstrak Kerang Bakau (Polymesoda erosa) dalam Pakan Ayam Buras Terhadap Bobot Akhir, Bobot Karkas dan Persentase Karkas</dc:title>
	<dc:creator>yuniati, yuniati</dc:creator>
	<dc:creator>Napirah, Astriana</dc:creator>
	<dc:creator>Saili, Takdir</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Feed aditif merupakan salah satu bahan yang dapat memacu produktivitas ayam buras.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ramuan herbal dan ekstrak kerangbakau (Polymesoda erosa) terhadap bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras danpenambahan dosis ramuan herbal dan ekstrak kerang bakau (Polymesoda erosa) yang tepat padapakan untuk menghasilkan bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas yang optimal. Sebanyak60 ekor DOC ayam buras dibagi dalam 16 unit cage berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 5 perlakuan 4 ulangan dan dipelihara selama 16 minggu. Perlakuan yang diterapkan yaitu R0(0% ramuan herbal + 0% ekstrak kerang bakau), R1 (0,75% ramuan herbal + 1,5% ekstrak kerangbakau), R2 (1,5% ramuan herbal + 3% ekstrak kerang bakau) R3 (2,25% ramuan herbal + 4,5%ekstrak kerang bakau) dan R4 (3% ramuan herbal + 6% ekstrak kerang bakau). Setiap unit cage diisi 3ekor ayam dan diakhir penelitian, setiap cage disembelih 2 ekor ayam sebagai sampel. Parameter yangdiukur mengenai bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas. Data hasil pengamatan dianalisisragam dan uji wilayah berganda Duncan untuk melihat pengaruh antara perlakuan terhadap bobotakhir, bobot karkas dan persentase karkas ayam buras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuanberpengaruh sangat nyata (P˂0,01) terhadap bobot akhir dan bobot karkas ayam buras. Rataan bobotakhir adalah 365,6±43,1 (R0), 471,2±165,6 (R1), 1105,0±88,7 (R2), 971,5±395,6 (R3), 500,1±252,9(R4) dan rataan bobot karkas adalah 196,1±15,0 (R0), 287,8±100,9 (R1), 665,6±68,2 (R2),608,1±257,4 (R3), 299,5±178,3 (R4), serta perlakuan memberi pengaruh yang nyata (P˂0,05) terhadappersentase karkas ayam buras, rataan persentase karkas adalah 53,8±2,5% (R0), 61,0±5,2% (R1),60,2±1,4% (R2), 62,0±2,1% (R3), 58,2±4,5% (R4). Perlakuan R2 menunjukkan bobot akhir dan bobotkarkas yang paling optimal.Kata Kunci : Ramuan Herbal, Ekstrak</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/18021</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v3i2.18021</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 125-130</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/18021/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 yuniati yuniati, Astriana Napirah, Takdir Saili</dc:rights>
</oai_dc:dc>