Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Karakteristik Penetasan Telur Hasil Persilangan Ayam Ras Petelur dengan Ayam Kampung yang Diberi Tepung Kulit Ari Biji Kedelai (Glycine Max) Fermentasi

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 3 No. 4 (2021) · pp. 407–411

DOI
10.56625/jipho.v3i4.21106
ISSN
2548-1908
Published
2021-10-14
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Ayam petelur merupakan salah satu bangsa ayam yang mempunyai produksi telurcucup tinggi (60-70%). Sebaliknya ayam kampung mempunyai produksitelur yang agakrendah sehingga butuh peningkaan melalui metode kawin silang dengan ayam petelur.Empat ekor ayam kampung jantan diberi pakan yang mengandung tepung kulit ari bijikedelai fermentasi (TKABKF) dengan level berbeda sesuai perlakuan. Selain itu, jugadigunakan 16 ekor ayam petelur yang diinseminasi dengan semen ayam kampung untukmenghasilkan telur tetas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan AcakLengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan formula pakan yang digunakanterdiri atas pakan komersil BP-11 sebagai kontrol (P0), BP-11+5% TKABKF(P1), BP-11+10% TKABKF(P2), dan BP-11+15% TKABKF(P3). Variabel yang dievaluasi padapenelitian ini adalah fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas and bobot tetas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa rataan fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas, dan bobottetas berturut turut 64,69%, 65,24%, 59,70% and 42,20g. Berdasarkan hasil sidik ragamdapat diketahui perlakuan hanya berpengaruh nyata terhadap fertilitas telur. Ayam peteluryang diinseminasi dengan semen ayam kampung pada perlakuan P3 mempunyai rataanfertilitas telur yang nayata lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan P1, tetapi tidakberbeda dengan fertilitas telur pada perlakuan P0 dan P2. Kesimpulan penelitian ini adalahpenambahan TKABKF di dalam pakan ayam kampung jantan berpengaruh nyata terhadapfertilitas telur tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap daya hidup embrio, daya tetas danbobot tetas telur ayam peterlur.

Collaboration network of the authors

40 authors · 233 co-authorship links · 9 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Papua
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo24
Wa Laili SalidoUniversitas Halu Oleo11
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown11
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo10
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo8
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo7
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo7
Restu LibrianiAffiliation unknown6
Andini SulfitranaAffiliation unknown5
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo5
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo5
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo5
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo4
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo4
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo4
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo3
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo3
Hairil Azulyatno HadiniUniversitas Halu Oleo2
Dian AgustinaUniversitas Halu Oleo2
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo2
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo2
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo2
Ismi WardaniAffiliation unknown2
La Ode Arsad SaniAffiliation unknown2
Rachmita Dewi SAffiliation unknown2
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown2
Abdul Rahman OllongUniversitas Papua1
Rizki ArizonaUniversitas Papua1
. SyamsuddinAffiliation unknown1
Fuji AstutyUniversitas Halu Oleo1
Viny Aprilia KesumanengsihAffiliation unknown1
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown1
Nursanty AsminayaAffiliation unknown1
Usman RianseAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinUniversitas Sulawesi Tenggara1
Syamsuddin SyamsuddinUniversitas Halu Oleo1
Sahindomi BanaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Oct 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik Penetasan Telur Hasil Persilangan Ayam Ras Petelur dengan Ayam Kampung yang Diberi Tepung Kulit Ari Biji Kedelai (Glycine Max) Fermentasi</dc:title>
	<dc:creator>Nurhayanto, Nurhayanto</dc:creator>
	<dc:creator>Badaruddin, Rusli</dc:creator>
	<dc:creator>Saili, Takdir</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ayam petelur merupakan salah satu bangsa ayam yang mempunyai produksi telurcucup tinggi (60-70%). Sebaliknya ayam kampung mempunyai produksitelur yang agakrendah sehingga butuh peningkaan melalui metode kawin silang dengan ayam petelur.Empat ekor ayam kampung jantan diberi pakan yang mengandung tepung kulit ari bijikedelai fermentasi (TKABKF) dengan level berbeda sesuai perlakuan. Selain itu, jugadigunakan 16 ekor ayam petelur yang diinseminasi dengan semen ayam kampung untukmenghasilkan telur tetas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan AcakLengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan formula pakan yang digunakanterdiri atas pakan komersil BP-11 sebagai kontrol (P0), BP-11+5% TKABKF(P1), BP-11+10% TKABKF(P2), dan BP-11+15% TKABKF(P3). Variabel yang dievaluasi padapenelitian ini adalah fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas and bobot tetas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa rataan fertilitas, daya hidup embrio, daya tetas, dan bobottetas berturut turut 64,69%, 65,24%, 59,70% and 42,20g. Berdasarkan hasil sidik ragamdapat diketahui perlakuan hanya berpengaruh nyata terhadap fertilitas telur. Ayam peteluryang diinseminasi dengan semen ayam kampung pada perlakuan P3 mempunyai rataanfertilitas telur yang nayata lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan P1, tetapi tidakberbeda dengan fertilitas telur pada perlakuan P0 dan P2. Kesimpulan penelitian ini adalahpenambahan TKABKF di dalam pakan ayam kampung jantan berpengaruh nyata terhadapfertilitas telur tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap daya hidup embrio, daya tetas danbobot tetas telur ayam peterlur.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/21106</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v3i4.21106</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 407-411</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/21106/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Nurhayanto Nurhayanto, Rusli Badaruddin, Takdir Saili</dc:rights>
</oai_dc:dc>