Journal
Analisis Proksimat, Kandungan Gula Total Dan Uji Organoleptik Beras Analog Gaogu Sebagai Alternatif Pangan Ramah Diabetes
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan · Vol. 9 No. 1 (2024)
- ISSN
- 2527-6271
- Published
- 2024-02-21
- Publisher
- JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO
- Language
- eng
Abstract
Tingginya jumlah penderita diabetes dipengaruhi oleh pola konsumsi makanan pokok yang mengandung gula berlebih. Beras Gaogu merupakan alternatif pangan sumber karbohidrat rendah gula bagi penderita diabetes yang terbuat dari ganyong, biji alpukat dan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dan daya terima masyarakat terhadap beras Gaogu sebagai alternatif pangan ramah diabetes. Kandungan gizi diperoleh berdasarkan uji proksimat dan total gula, sedangkan daya terima masyarakat diketahui dari uji organoleptik melalui uji hedonik dengan skala 1-5. Penelitian ini menjelaskan satu variabel tanpa adanya pembanding dengan memanfaatkan metode deskriptif. Data uji organoleptik dianalisis dengan mengacu pada pedoman SNI 01 234 2006 untuk mencari interval nilai mutu rata-rata dan nilai uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan beras Gaogu memiliki kandungan gizi berupa air 12,9%, abu 0,6%, lemak 0,7%, protein 1,9%, karbohidrat 83,8% dan kandungan gula total 2,1%. Pada uji organoleptik diketahui produk beras Gaogu diterima masyarakat dengan baik yang ditunjukkan dengan nilai uji hedonik sebesar 3,9. Parameter warna mendapatkan nilai 3,5 dan nilai parameter bentuk 3,53, artinya beras Gaogu cenderung disukai. Paramater aroma mendapatkan nilai uji hedonik 2,81 dan nilai parameter rasa 2,76, hal ini mengindikasikan masyarakat cenderung tidak menyukai aroma dan rasa beras Gaogu.
Collaboration network of the authors
23 authors · 46 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Ali Sadikin | Affiliation unknown | 3 |
| Yudiyanto Yudiyanto | Affiliation unknown | 2 |
| Suhendi Suhendi | Affiliation unknown | 2 |
| Dwi Kurnia Hayati | Affiliation unknown | 2 |
| Nabila Luthfidia Tamara | Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung | 1 |
| Retni S Budiarti | Affiliation unknown | 1 |
| Asni Johari | Affiliation unknown | 1 |
| Agus Subagyo | Affiliation unknown | 1 |
| Mia Aina | Affiliation unknown | 1 |
| Halimah Sa’diah | Affiliation unknown | 1 |
| Eka Putri Setiana | Affiliation unknown | 1 |
| Vienna Restiana | Affiliation unknown | 1 |
| Umi Saputri | Affiliation unknown | 1 |
| Tiur Febriyanti | Affiliation unknown | 1 |
| Kholida Asrofunnisa | Affiliation unknown | 1 |
| Tika Mayang Sari | Affiliation unknown | 1 |
| Asih Fitriana Dewi | Affiliation unknown | 1 |
| Niko Efendi | Affiliation unknown | 1 |
| Hifni Septina Carolina | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.