Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Pelatihan Pemurnian Minyak Nilam Hasil Suling Konvensional Masyarakat Di Opaasi Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Melalui Teknik Filtrasi Sederhana

Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan · Vol. 4 No. 2 (2022) · pp. 99–108

DOI
10.33772/jpmit.v4i2.21296
ISSN
2686-2921
Published
2022-10-30
Publisher
Vokasi Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Masyarakat desa Opaasi menanam nilam dimulai sejak tahun 2014. Masalah pertama adalah terletak pada manajemen produksi yakni petani nilam di desa Opaasi sampai saat ini belum memiliki alat penyulingan sehingga harus membawa hasil panen nilam mereka ke kecamatan Landono. Masalah berikutnya yang muncul adalah rendahnya kualitas minyak nilam hasil sulingan minyak yang diperoleh dari penyulingan. Penampakan minyak nilam yang dihasilkan dari penyulingan tersebut berwarna cokelat tua kemerahan yang mengindikasikan bahwa minyak nilam yang dihasilkan dari penyulingan tersebut belum memenuhi baku mutu minyak nilam sesuai SNI 06-2385-2006. Minyak nilam cokelat tua hasil sulingan tersebut harga yang masih relatif murah. Tim pengabdi memberikan solusi dengan teknologi sederhana yakni teknik penyulingan sederhana yang dilanjutkan dengan teknik filtrasi sederhana. Teknik filtrasi sederhana berbasis silika, arang aktif dan mangan terhadap minyak nilam maka minyak nilam tersebut diharapkan memenuhi baku mutu minyak nilam sesuai SNI 06-2385-2006 sehingga nilai jual minyak nilam tersebut praktis akan meningkat. Jika minyak nilam produk lokal di desa Opaasi dikelola dengan manajemen produksi dan pemasaran yang lebih baik, maka pendapatan petani nilam akan meningkat secara siginifikan dan berkelanjutan.Kata Kunci: Minyak Nilam, Desa Opaasi, penyaringan sederhana, destilasi sederhana.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 134 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Aswar LimiUniversitas Halu Oleo9
Lukman YunusUniversitas Halu Oleo8
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo4
Surni SurniUniversitas Halu Oleo4
Abdul GafaruddinUniversitas Halu Oleo3
La Ode AlwiUniversitas Halu Oleo3
Samsul Alam FykaUniversitas Halu Oleo2
Lukman YunusAffiliation unknown2
Hartina BatoaUniversitas Halu Oleo2
Putu ArimbawaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Kasno ArifUniversitas Halu Oleo2
Idrus SalamUniversitas Halu Oleo2
Rosmawaty RosmawatyUniversitas Halu Oleo2
Surni SurniAffiliation unknown2
R. Marsuki IswandiUniversitas Halu Oleo2
Mukhtar MukhtarAffiliation unknown2
Sitti Aida Adha TaridalaUniversitas Halu Oleo2
Mashuni MashuniUniversitas Halu Oleo2
Alimin AliminUniversitas Halu Oleo2
Halimahtussadiyah HalimahtussadiyahAffiliation unknown2
Yusriadin YusriadinUniversitas Halu Oleo2
Salamah SalamahUniversitas Halu Oleo1
Sarinah SarinahAffiliation unknown1
La Ode Arfan DeduAffiliation unknown1
Reski AmboAffiliation unknown1
Rosmawaty RosmawatyAffiliation unknown1
Fahmi GunawanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Dasmin SiduUniversitas Halu Oleo1
Marfuatun MarfuatunUniversitas Halu Oleo1
Ine FausayanaUniversitas Halu Oleo1
Fitri AndrianiUniversitas Halu Oleo1
Nila Yarni SariUniversitas Halu Oleo1
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo1
Siam SiamUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode FatmawatiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pelatihan Pemurnian Minyak Nilam Hasil Suling Konvensional Masyarakat Di Opaasi Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Melalui Teknik Filtrasi Sederhana</dc:title>
	<dc:creator>Alimin, Alimin</dc:creator>
	<dc:creator>Agusu, La</dc:creator>
	<dc:creator>Zani, Munirwan</dc:creator>
	<dc:creator>Alham, Alham</dc:creator>
	<dc:creator>Fadjrin, Muhammad Ilham</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Minyak Nilam, Desa Opaasi, penyaringan sederhana, destilasi sederhana.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Masyarakat desa Opaasi menanam nilam dimulai sejak tahun 2014. Masalah pertama adalah terletak pada manajemen produksi yakni petani nilam di desa Opaasi sampai saat ini belum memiliki alat penyulingan sehingga harus membawa hasil panen nilam mereka ke kecamatan Landono. Masalah berikutnya yang muncul adalah rendahnya kualitas minyak nilam hasil sulingan minyak yang diperoleh dari penyulingan. Penampakan minyak nilam yang dihasilkan dari penyulingan tersebut berwarna cokelat tua kemerahan yang mengindikasikan bahwa minyak nilam yang dihasilkan dari penyulingan tersebut belum memenuhi baku mutu minyak nilam sesuai SNI 06-2385-2006. Minyak nilam cokelat tua hasil sulingan tersebut harga yang masih relatif murah. Tim pengabdi memberikan solusi dengan teknologi sederhana yakni teknik penyulingan sederhana yang dilanjutkan dengan teknik filtrasi sederhana. Teknik filtrasi sederhana berbasis silika, arang aktif dan mangan terhadap minyak nilam maka minyak nilam tersebut diharapkan memenuhi baku mutu minyak nilam sesuai SNI 06-2385-2006 sehingga nilai jual minyak nilam tersebut praktis akan meningkat. Jika minyak nilam produk lokal di desa Opaasi dikelola dengan manajemen produksi dan pemasaran yang lebih baik, maka pendapatan petani nilam akan meningkat secara siginifikan dan berkelanjutan.Kata Kunci: Minyak Nilam, Desa Opaasi, penyaringan sederhana, destilasi sederhana.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Vokasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/article/view/21296</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpmit.v4i2.21296</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan; Vol 4, No 2 (2022); 99-108</dc:source>
	<dc:source>2686-2921</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpmit.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPMIT/article/view/21296/13099</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT)</dc:rights>
</oai_dc:dc>