Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

FUNGSI KALOSARA PADA MASYARAKAT TOLAKI DI DESA LALONGGASU KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN

Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 74–80

DOI
10.36709/jpps.v5i2.15456
ISSN
2502-6674, 2502-6666
Published
2020-12-09
Publisher
Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan (a) Untuk mendeskripsikan fungsi Kalosara dalam adat perkawinan dikalagan masyarakat Tolaki, (b) Untuk menganalisis fungsi Kalosara dalam menyelesaikan konflik sosial pada masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan, (c) Untuk mendeskripsikan fungsi Kalosara dalam menyelesaikan sengketa lahan pada masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah metode kebudayaan yang bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan etografi yang meliputi: (a) pengumpulan data di lapagan berupa wawancara dan penelitian kepustakaan degan mengkaji literatur yang sudah ada, (b) Sumber data melalui data primer dan data sekunder, (c) Teknik analisis data, data dianalisis secara kualitatif Setelah itu dilanjutkan degan penyajian data secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (a) Fungsi Kalosara dalam adat perkawinan di kalagan masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Kalosara merupakan media pemersatu bagi masyarakat Tolaki dalam hal upcara adat. Kalosara merupakan alat legitimasi atau alat pengesah dalam sebuah perkawianan. Dalam sebuah upacara perkawinan adat Tolaki tanpa dihadirkannya adat Kalosara maka perkawinan tersebut tidak dapat dilanjutkan dan dianggap tidak sah. (b) Fungsi Kalosara dalam menyelesaikan konflik sosial pada masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Kehadiran Kalosara merupakan landasan pertama dalam penyelesaian konflik. Oleh karena itu Kalosara difungsikan sebagai media komunikasi yang bersifat saling keterbukaan. Kalosara degan berbagai nilai-nilai dan kearifan lokalnya juga meruapakan alat dalam pemberian pemahaman, nasehat-nasehat, pembekalan bagi kedua bela pihak yang telah bertikai agar tetep tunduk dan taat terhadap keputusan yang akan diambil menggunakan benda adat Kalosara. (c) Fungsi Kalosara Dalam Penyelesaian Sengketa Lahan di Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Kalosara merupakan simbol yang mengandung makna interaksi dan komunikasi dalam penyelesaian sengketa lahan degan melalui proses musyawarah dan pengambilan keputusan oleh tokoh adat melalui benda adat Kalosara yang tidak memberat sebelahkan salah satu pihak, serta disaksikan oleh pemerintah setempat, tokoh masyarakat yang hadir pada saat musyawarah. Dalam hal ini Kalosara berfungsi sebagai juru damai serta media pemersatu dalam peneyelesaian sengketa lahan pada masyarakat. Kata Kunci: Fungsi, Kalosara, Desa Lalonggasu

Collaboration network of the authors

30 authors · 42 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dadaswati DadaswatiAffiliation unknown2
Aswati MAffiliation unknown2
h. Abd Rauf SulaimanAffiliation unknown2
hayari hayariAffiliation unknown1
indah SafitriAffiliation unknown1
Lisna LisnaAffiliation unknown1
Andi FirmanAffiliation unknown1
Nining SaputriAffiliation unknown1
Jumsir JumsirUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Asyana BiruAffiliation unknown1
La EdiAffiliation unknown1
Irawaty IrawatyUniversitas Halu Oleo1
Ali Muh. NaimAffiliation unknown1
Agreni AgreniAffiliation unknown1
La Ode BaenawiAffiliation unknown1
Asmira AsmaraAffiliation unknown1
Wa RinaAffiliation unknown1
Pendais HaqAffiliation unknown1
Aulia RamayantiAffiliation unknown1
Wd. Nur ArdiantiAffiliation unknown1
Nurhayarni NuhayaniAffiliation unknown1
H. HayariAffiliation unknown1
Tri Rahayu BintarumAffiliation unknown1
taslim UHO taslimAffiliation unknown1
Yan Marta Fadila M.Affiliation unknown1
Nurwan NurwanAffiliation unknown1
La BatiaUniversitas Halu Oleo1
Ahmad Zul QifliAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FUNGSI  KALOSARA PADA  MASYARAKAT TOLAKI DI DESA LALONGGASU KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Dimanto, Dimanto</dc:creator>
	<dc:creator>Hadara, Ali</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan (a) Untuk mendeskripsikan fungsi Kalosara dalam adat perkawinan dikalagan masyarakat Tolaki, (b) Untuk menganalisis fungsi Kalosara dalam menyelesaikan konflik sosial pada masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan, (c) Untuk mendeskripsikan fungsi Kalosara dalam menyelesaikan sengketa lahan pada masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah metode kebudayaan yang bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan etografi yang meliputi: (a) pengumpulan data di lapagan berupa wawancara dan penelitian kepustakaan degan mengkaji literatur yang sudah ada, (b) Sumber data melalui data primer dan data sekunder, (c) Teknik analisis data, data dianalisis secara kualitatif Setelah itu dilanjutkan degan penyajian data secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (a) Fungsi Kalosara dalam adat perkawinan di kalagan masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Kalosara merupakan media pemersatu bagi masyarakat Tolaki dalam hal upcara adat. Kalosara merupakan alat legitimasi atau alat pengesah dalam sebuah perkawianan. Dalam sebuah upacara perkawinan adat Tolaki tanpa dihadirkannya adat Kalosara maka perkawinan tersebut tidak dapat dilanjutkan dan dianggap tidak sah. (b) Fungsi Kalosara dalam menyelesaikan konflik sosial pada masyarakat Tolaki Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Kehadiran Kalosara merupakan landasan pertama dalam penyelesaian konflik. Oleh karena itu Kalosara difungsikan sebagai media komunikasi yang bersifat saling keterbukaan. Kalosara degan berbagai nilai-nilai dan kearifan lokalnya juga meruapakan alat dalam pemberian pemahaman, nasehat-nasehat, pembekalan bagi kedua bela pihak yang telah bertikai agar tetep tunduk dan taat terhadap keputusan yang akan diambil menggunakan benda adat Kalosara. (c) Fungsi Kalosara Dalam Penyelesaian Sengketa Lahan di Desa Lalonggasu Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Kalosara merupakan simbol yang mengandung makna interaksi dan komunikasi dalam penyelesaian sengketa lahan degan melalui proses musyawarah dan pengambilan keputusan oleh tokoh adat melalui benda adat Kalosara yang tidak memberat sebelahkan salah satu pihak, serta disaksikan oleh pemerintah setempat, tokoh masyarakat yang hadir pada saat musyawarah. Dalam hal ini Kalosara berfungsi sebagai juru damai serta media pemersatu dalam peneyelesaian sengketa lahan pada masyarakat. Kata Kunci: Fungsi, Kalosara, Desa Lalonggasu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-12-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/15456</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jpps.v5i2.15456</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO; Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO; 74-80</dc:source>
	<dc:source>2502-6674</dc:source>
	<dc:source>2502-6666</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/15456/10485</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>