Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Menggugah Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi: Paradigma Hukum Progresif

Papua Law Journal · Vol. UME (2021) · pp. 65–76

DOI
10.31957/plj.v6i1.1872
ISSN
2540-9166, 2540-7716
Published
2021-10-19
Publisher
Faculty of Law Cenderawasih University
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Komisi Pemberantasan Korupsi dan masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi melalui paradigma hukum progresif. Penelitian ini merupakan penelitian sosio-legal yang dijabarkan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum progresif dalam penanganan tindak pidana korupsi telah dilakukan melalui kehadiran Dewan Pengawas KPK dalam melakukan tindakan pro-justitia yang lebih akuntabel dan terukur, namun tidak mengurangi kewenangan pro-justitia KPK itu sendiri. Selain hal tersebut, upaya progresif lain yang dilakukan dalam penanganan tindak pidana korupsi yakni pendekatan justice collaborator dalam pengungkapan kasus tindak pidana kosupsi. Dalam hal ini, KPK tidak bekerja sendiri, dibutuhkan pula peran aktif masyarakat dalam melakukan upaya-upaya pencegahan demi terwujudnya masyarakat anti korupsi, sehingga nantinya akan terjadi pemahaman yang terintegrasi secara nasional tentang anti korupsi.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Telkom University
  • Universitas Gajayana Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mujiyono MujiyonoAffiliation unknown8
Eko SugiartoAffiliation unknown7
Onang MurtiyosoAffiliation unknown4
Hartono HartonoAffiliation unknown3
Muh. Ibnan SyarifAffiliation unknown3
Gunadi GunadiUniversitas Gajayana Malang2
Triyanto TriyantoAffiliation unknown2
Agus CahyonoAffiliation unknown2
Muh. Ibnan SyarifAffiliation unknown2
Dini SyarifahAffiliation unknown2
Muhammad Ikhsan SaniTelkom University1
Simon SiregarTelkom University1
Aris Pujud KurniawanTelkom University1
Fiyanto ArifAffiliation unknown1
Bangkit SanjayaAffiliation unknown1
Widagdo Pratama Bayu WidagdoAffiliation unknown1
Degi HanriwibawaAffiliation unknown1
Dwi Budi HartoAffiliation unknown1
Muhammad Khaidir SyafeiAffiliation unknown1
Suharto SuhartoAffiliation unknown1
Dwi ana EvitasariAffiliation unknown1
Anindya Saskia HanifaratriAffiliation unknown1
Umul AimanAffiliation unknown1
Ratih DwiningtyasAffiliation unknown1
Meipur YantiAffiliation unknown1
Sri IswidayatiAffiliation unknown1
Harry PrasetyoAffiliation unknown1
Muhammad JazuliAffiliation unknown1
Yofita sariAffiliation unknown1
Adinda Surya AdiAffiliation unknown1
Budiharti BudihartiAffiliation unknown1
Muhamad fakhrihun NaamAffiliation unknown1
Totok SumaryantoAffiliation unknown1
Yohanes Devriezen AmasananAffiliation unknown1
Nur Muaffah ZakiyatiAffiliation unknown1
Wadiyo WadiyoAffiliation unknown1
Zefanya SambiraAffiliation unknown1
Luthfi Nur HidayatAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/oai, first harvested 1 Nov 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Menggugah Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi: Paradigma Hukum Progresif</dc:title>
	<dc:creator>Irwan, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Syakir, Syakir</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Korupsi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Masyarakat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Progresif</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Partisipatif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Komisi Pemberantasan Korupsi dan masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi melalui paradigma hukum progresif. Penelitian ini merupakan penelitian sosio-legal yang dijabarkan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum progresif dalam penanganan tindak pidana korupsi telah dilakukan melalui kehadiran Dewan Pengawas KPK dalam melakukan tindakan pro-justitia yang lebih akuntabel dan terukur, namun tidak mengurangi kewenangan pro-justitia KPK itu sendiri. Selain hal tersebut, upaya progresif lain yang dilakukan dalam penanganan tindak pidana korupsi yakni pendekatan justice collaborator dalam pengungkapan kasus tindak pidana kosupsi. Dalam hal ini, KPK tidak bekerja sendiri, dibutuhkan pula peran aktif masyarakat dalam melakukan upaya-upaya pencegahan demi terwujudnya masyarakat anti korupsi, sehingga nantinya akan terjadi pemahaman yang terintegrasi secara nasional tentang anti korupsi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Faculty of Law Cenderawasih University</dc:publisher>
	<dc:date>2021-10-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/article/view/1872</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31957/plj.v6i1.1872</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Papua Law Journal; VOLUME 6 ISSUE 1, 2021; 65-76</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id-ID">Papua Law Journal; VOLUME 6 ISSUE 1, 2021; 65-76</dc:source>
	<dc:source>2540-9166</dc:source>
	<dc:source>2540-7716</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/PLJ/article/view/1872/1433</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Papua Law Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>