Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Pengetahuan Nelayan Palanra dalam Menangkap Ikan

Jurnal Mahasiswa Antropologi · Vol. 1 No. 1 (2022) · pp. 1–12

DOI
10.31947/jma.v1i1.20196
ISSN
2830-4950
Published
2022-06-09
Publisher
Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nelayan menunjang aktivitas mereka dengan beberapa pengetahuan lokal dalam melaut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik penentuan informan terkhusus pada nelayan palanra. Sebanyak delapan nelayan palanra yang difokuskan sebagai informan karena mengacu pada topik yang kami angkat yaitu pengetahuan lokal nelayan palanra di Desa Tamasaju. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan teknik wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nelayan palanra dalam menangkap ikan masih menggunakan modal pengetahuannya tanpa ditunjang alat modern seperti GPS dan spinder. Pengetahuan dalam menangkap ikan diantaranya ialah mengenai tanda-tanda alam, musim, lokasi dalam menangkap ikan, dan pengetahuan tentang ikan. 2) Pengetahuan tersebut didapat dari praktek secara simbolik dan pengalaman-pengalaman mereka yang dapat selama melaut agar keselamatannya terjaga serta untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal.

Collaboration network of the authors

11 authors · 26 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
. ErnaAffiliation unknown1
Suhasman SuhasmanAffiliation unknown1
Ineng Friska LimbuAffiliation unknown1
Rudolfo SondeAffiliation unknown1
Lady SanderanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengetahuan Nelayan Palanra dalam Menangkap Ikan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasmawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muhammad Iqbal Pamungkas</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Iftita, Nur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salu, Trya Irianti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Riefad, Fuad </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijaya, Yudistira</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nelayan menunjang aktivitas mereka dengan beberapa pengetahuan lokal dalam melaut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik penentuan informan terkhusus pada nelayan palanra. Sebanyak delapan nelayan palanra yang difokuskan sebagai informan karena mengacu pada topik yang kami angkat yaitu pengetahuan lokal nelayan palanra di Desa Tamasaju. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan teknik wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nelayan palanra dalam menangkap ikan masih menggunakan modal pengetahuannya tanpa ditunjang alat modern seperti GPS dan spinder. Pengetahuan dalam menangkap ikan diantaranya ialah mengenai tanda-tanda alam, musim, lokasi dalam menangkap ikan, dan pengetahuan tentang ikan. 2) Pengetahuan tersebut didapat dari praktek secara simbolik dan pengalaman-pengalaman mereka yang dapat selama melaut agar keselamatannya terjaga serta untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/20196</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/jma.v1i1.20196</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol. 1 No. 1 (2022); 1 - 12</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol 1 No 1 (2022); 1 - 12</dc:source>
	<dc:source>2830-4950</dc:source>
	<dc:source>10.31947/jma.v1i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/20196/8239</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Mahasiswa Antropologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>