Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Edukasi Pelestarian Hutan dan Pengelolaan Sampah serta Pengadaan Poster Kemitraan Kehutanan Kabupaten Bone

Edukasi Pelestarian Hutan di Desa Pattimpa dan Pengadaan Poster Kemitraan Kehutanan, Leaflet Kejahatan Siber, serta Edukasi terkait Sampah di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone

Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin · Vol. 3 No. 2 (2022) · pp. 74–82

DOI
10.20956/jpmh.v3i2.17941
ISSN
2722-6662
Published
2022-09-29
Publisher
Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

English

Selama masa pandemi COVID-19, isu lingkungan serta isu keamanan siber menjadi salah satu topik yang banyak dibahas. Berbagai masalah seperti kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan utamanya terkait dengan pelestarian hutan dan pengolahan sampah menjadi salah satu landasan pemilihan topik edukasi pelestarian hutan kepada anak-anak di Desa Pattimpa dan edukasi terkait sampah kapada anak-anak di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Tujuan edukasi tersebut berkaitan dengan upaya untuk mewujudkan Sustainable Development Goals yaitu Poin ke-15 tentang Ekosistem Daratan serta poin ke-12 terkait Konsumsi yang berkelanjutan dan poin ke-13 terkait perubahan iklim dengan sasaran utama adalah generasi muda. Tidak hanya itu, upaya pengenalan salah satu program kehutanan Indonesia yaitu Perhutanan Sosial juga menjadi salah satu landasan pelaksanaan pengadaan poster cara mengajukan kemitraan kehutanan kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan. Hal ini dilakukan untuk memberikan sarana akses informasi masyarakat akan skema perhutanan sosial yang bermanfaat bagi pelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya isu lingkungan, masalah terkait kejahatan siber juga meningkat. Kurangnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya data pribadi dan berbagai modus penipuan online kemudian mendorong penulis untuk berinisiatif menyebarkan pengetahuan terkait hal tersebut kepada masyarakat umum melalui media leaflet. Maka dari itu, adapun hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program kerja edukasi adalah meningkatnya pemahaman anak-anak akan pentingnya hutan dan pengelolaan sampah bagi lingkungan sedangkan dari segi pengadaan sarana seperti poster dan leaflet adalah masyarakat memiliki akses informasi yang dibutuhkan terkait kemitraan kehutanan dan kejahatan siber.

Indonesian

Selama masa pandemi COVID-19, isu lingkungan serta isu keamanan siber menjadi salah satu topik yang banyak dibahas. Berbagai masalah seperti kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan utamanya terkait dengan pelestarian hutan dan pengolahan sampah menjadi salah satu landasan pemilihan topik edukasi pelestarian hutan kepada anak-anak di Desa Pattimpa dan edukasi terkait sampah kapada anak-anak di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Tujuan edukasi tersebut berkaitan dengan upaya untuk mewujudkan Sustainable Development Goals yaitu Poin ke-15 tentang Ekosistem Daratan serta poin ke-12 terkait Konsumsi yang berkelanjutan dan poin ke-13 terkait perubahan iklim dengan sasaran utama adalah generasi muda. Tidak hanya itu, upaya pengenalan salah satu program kehutanan Indonesia yaitu Perhutanan Sosial juga menjadi salah satu landasan pelaksanaan pengadaan poster cara mengajukan kemitraan kehutanan kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan. Hal ini dilakukan untuk memberikan sarana akses informasi masyarakat akan skema perhutanan sosial yang bermanfaat bagi pelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya isu lingkungan, masalah terkait kejahatan siber juga meningkat. Kurangnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya data pribadi dan berbagai modus penipuan online kemudian mendorong penulis untuk berinisiatif menyebarkan pengetahuan terkait hal tersebut kepada masyarakat umum melalui media leaflet. Maka dari itu, adapun hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program kerja edukasi adalah meningkatnya pemahaman anak-anak akan pentingnya hutan dan pengelolaan sampah bagi lingkungan sedangkan dari segi pengadaan sarana seperti poster dan leaflet adalah masyarakat memiliki akses informasi yang dibutuhkan terkait kemitraan kehutanan dan kejahatan siber. Kata kunci: perhutanan sosial, SDGs, edukasi, kejahatan siber, sampah

Keywords

Collaboration network of the authors

27 authors · 87 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Chairil AAffiliation unknown4
Munajat NursaputraAffiliation unknown3
Syamsuddin MillangAffiliation unknown2
Try ArdiansyahAffiliation unknown2
Samuel A. PaembonanAffiliation unknown1
Leny RachmawatiAffiliation unknown1
Andang Suryana SomaAffiliation unknown1
A. MujetahidAffiliation unknown1
Andi vika FaradibaAffiliation unknown1
Budirman BachtiarAffiliation unknown1
Nasri NasriAffiliation unknown1
Afandi AhmadAffiliation unknown1
ChairilAffiliation unknown1
Revalina Theresia SinagaAffiliation unknown1
Helen Natalia KasangAffiliation unknown1
Yulanda Angel TangdilintinAffiliation unknown1
Anugrahandini NatsirAffiliation unknown1
Nurul Muchlisah BasriAffiliation unknown1
Budi ArtyAffiliation unknown1
Muhammad HasanState University of Makassar1
Mustari MustariAffiliation unknown1
Nur AnaAffiliation unknown1
Muhammad DinarAffiliation unknown1
Lily Diana FitryAffiliation unknown1
Faisal Akbar ZaenalAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpmh/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Edukasi Pelestarian Hutan dan Pengelolaan Sampah serta Pengadaan Poster Kemitraan Kehutanan Kabupaten Bone</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Edukasi Pelestarian Hutan di Desa Pattimpa dan Pengadaan Poster Kemitraan Kehutanan, Leaflet Kejahatan Siber, serta Edukasi terkait Sampah di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurfadilla, Aulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rijal, Syamsu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">perhutanan sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">SDGs</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">edukasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kejahatan siber</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">sampah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">



Selama masa pandemi COVID-19, isu lingkungan serta isu keamanan siber menjadi salah satu topik yang banyak dibahas. Berbagai masalah seperti kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan utamanya terkait dengan pelestarian hutan dan pengolahan sampah menjadi salah satu landasan pemilihan topik edukasi pelestarian hutan kepada anak-anak di Desa Pattimpa dan edukasi terkait sampah kapada anak-anak di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Tujuan edukasi tersebut berkaitan dengan upaya untuk mewujudkan Sustainable Development Goals yaitu Poin ke-15 tentang Ekosistem Daratan serta poin ke-12 terkait Konsumsi yang berkelanjutan dan poin ke-13 terkait perubahan iklim dengan sasaran utama adalah generasi muda. Tidak hanya itu, upaya pengenalan salah satu program kehutanan Indonesia yaitu Perhutanan Sosial juga menjadi salah satu landasan pelaksanaan pengadaan poster cara mengajukan kemitraan kehutanan kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan. Hal ini dilakukan untuk memberikan sarana akses informasi masyarakat akan skema perhutanan sosial yang bermanfaat bagi pelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya isu lingkungan, masalah terkait kejahatan siber juga meningkat. Kurangnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya data pribadi dan berbagai modus penipuan online kemudian mendorong penulis untuk berinisiatif menyebarkan pengetahuan terkait hal tersebut kepada masyarakat umum melalui media leaflet. Maka dari itu, adapun hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program kerja edukasi adalah meningkatnya pemahaman anak-anak akan pentingnya hutan dan pengelolaan sampah bagi lingkungan sedangkan dari segi pengadaan sarana seperti poster dan leaflet adalah masyarakat memiliki akses informasi yang dibutuhkan terkait kemitraan kehutanan dan kejahatan siber.



</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Selama masa pandemi COVID-19, isu lingkungan serta isu keamanan siber menjadi&amp;nbsp; salah satu topik yang banyak dibahas. Berbagai masalah seperti kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan utamanya terkait dengan pelestarian hutan dan pengolahan sampah menjadi salah satu landasan pemilihan topik edukasi pelestarian hutan kepada anak-anak di Desa Pattimpa dan edukasi terkait sampah kapada anak-anak di Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Tujuan edukasi tersebut berkaitan dengan upaya untuk mewujudkan Sustainable Development Goals yaitu Poin ke-15 tentang Ekosistem Daratan serta poin ke-12 terkait Konsumsi yang berkelanjutan dan poin ke-13 terkait perubahan iklim dengan sasaran utama adalah generasi muda. Tidak hanya itu, upaya pengenalan salah satu program kehutanan Indonesia yaitu Perhutanan Sosial juga menjadi salah satu landasan pelaksanaan pengadaan poster cara mengajukan kemitraan kehutanan kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan. Hal ini dilakukan untuk memberikan sarana akses informasi masyarakat akan skema perhutanan sosial yang bermanfaat bagi pelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya isu lingkungan, masalah terkait kejahatan siber juga meningkat. Kurangnya pemahaman masyarakat terkait pentingnya data pribadi dan berbagai modus penipuan online kemudian mendorong penulis untuk berinisiatif menyebarkan pengetahuan terkait hal tersebut kepada masyarakat umum melalui media leaflet. Maka dari itu, adapun hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program kerja edukasi adalah meningkatnya pemahaman anak-anak akan pentingnya hutan dan pengelolaan sampah bagi lingkungan sedangkan dari segi pengadaan sarana seperti poster dan leaflet adalah masyarakat memiliki akses informasi yang dibutuhkan terkait kemitraan kehutanan dan kejahatan siber.
Kata kunci: perhutanan sosial, SDGs, edukasi, kejahatan siber, sampah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpmh/article/view/17941</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jpmh.v3i2.17941</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin; Vol.3. No.2 September 2022; 74 - 82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH); Vol.3. No.2 September 2022; 74 - 82</dc:source>
	<dc:source>2722-6662</dc:source>
	<dc:source>10.20956/jpmh.v3i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jpmh/article/view/17941/8712</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin</dc:rights>
</oai_dc:dc>