Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

IDENTIFIKASI KERUSAKAN PANTAI KAWASAN PESISIR KECAMATAN GALESONG UTARA, KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN

SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan · Vol. ume (2020) · pp. 26–31

DOI
10.62012/sensistek.v3i1.13236
ISSN
2988-2559, 2623-1506
Published
2020-11-03
Publisher
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Language
id

Abstract

Kawasan pantai merupakan wilayah pelindung antara lautan dan daratan dan banyak menyimpan potensi kekayaan alam yang layak untuk dimanfaatkan dan dikelola lebih lanjut dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, baik sebagai pelabuhan, kawasan industri, maupun pariwisata. Berdasarkan penelitian terdahulu, dalam beberapa tahun terakhir, sepanjang pantai di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan telah megalami perubahan garis pantai yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh faktor alam maupun aktifitas manusia. Makalah ini menyajikan hasil identifikasi berbagai kerusakan yang terjadi di sepanjang pantai kawasan pesisir Kecamatan Galesong Utara dengan metode survei lapangan melalui pengamatan, pengukuran, kajian data pendukung maupun penelitian sebelumnya. Hasil penelitian diperoleh kerusakan pantai yang terbesar terjadi di 3 lokasi yaitu: abrasi dan kerusakan bangunan pantai yang terletak di koordinat S: 05o14'43,97'' dan E: 119o22'47,70''; hantaman gelombang S: 05o17'17,20'' dan E: 119o22'20,58''; dan pemukiman penduduk yang dekat dengan pantai sehingga banyak masyrakat yang beraktifitas disekitar pantai tanpa mengidahkan kaidah lingkungan yang berkelanjutan terletak di koordinat S: 05o17'37,87'' dan E: 119o22'15,92''.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 197 co-authorship links · 12 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • State University of Jakarta
  • Universitas Halu Oleo
  • Kementerian Pariwisata
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sabaruddin RahmanAffiliation unknown20
Sabaruddin RahmanHasanuddin University20
Hasdinar UmarAffiliation unknown16
Hasdinar UmarHasanuddin University16
Ashury AshuryAffiliation unknown8
Ashury AshuryHasanuddin University8
Denis Restuardi DunduHasanuddin University8
Achmad Yasir BaedaHasanuddin University7
Achmad Yasir BaedaAffiliation unknown6
Teguh Pairunan PutraHasanuddin University6
Adriani PhadyAffiliation unknown6
Adriani PhadyHasanuddin University6
Putri Sriwahyuni KasbaAffiliation unknown6
ZULFIKAR ZULFIKARUniversitas Halu Oleo6
Fitri Ramadani RahimAffiliation unknown6
Fitri Ramadani RahimHasanuddin University6
Mu’minatung NisaAffiliation unknown6
Mu’minatung NisaHasanuddin University6
Nur AzisahState University of Jakarta4
M A ThahaHasanuddin University4
Irma HandayaniHasanuddin University4
Windi WidianingrumAffiliation unknown4
Abdi KurniawanHasanuddin University4
Tri UtariHasanuddin University3
Ahmad Azwar Mas’ud MHasanuddin University3
Muhammad AsdarHasanuddin University3
Yuliani SulemanHasanuddin University3
Reskiyanti ReskiyantiHasanuddin University3
Muhammad Zubair Muis AlieAffiliation unknown2
Muhammad Zubair Muis AlieHasanuddin University2
Muhammad AksarKementerian Pariwisata2
Riswal KarammaHasanuddin University2
Dadang A. SuriamiharjaAffiliation unknown2
Nurwani SarahHasanuddin University2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IDENTIFIKASI KERUSAKAN PANTAI KAWASAN PESISIR KECAMATAN GALESONG UTARA, KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IDENTIFIKASI KERUSAKAN PANTAI KAWASAN PESISIR KECAMATAN GALESONG UTARA, KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetyo, Adil Farhan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Prasetyo, Adil Farhan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rachman, Taufiqur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Paotonan, Chairul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Kata Kunci: Kerusakan pantai, Barrier, Abrasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="id">Kawasan pantai merupakan wilayah pelindung antara lautan dan daratan dan banyak menyimpan potensi kekayaan alam yang layak untuk dimanfaatkan dan dikelola lebih lanjut dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, baik sebagai pelabuhan, kawasan industri, maupun pariwisata. Berdasarkan penelitian terdahulu, dalam beberapa tahun terakhir, sepanjang pantai di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan telah megalami perubahan garis pantai yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh faktor alam maupun aktifitas manusia. Makalah ini menyajikan hasil identifikasi berbagai kerusakan yang terjadi di sepanjang pantai kawasan pesisir Kecamatan Galesong Utara dengan metode survei lapangan melalui pengamatan, pengukuran, kajian data pendukung maupun penelitian sebelumnya. Hasil penelitian diperoleh kerusakan pantai yang terbesar terjadi di 3 lokasi yaitu: abrasi dan kerusakan bangunan pantai yang terletak di koordinat S: 05o14'43,97'' dan E: 119o22'47,70''; hantaman gelombang S: 05o17'17,20'' dan E: 119o22'20,58''; dan pemukiman penduduk yang dekat dengan pantai sehingga banyak masyrakat yang beraktifitas disekitar pantai tanpa mengidahkan kaidah lingkungan yang berkelanjutan terletak di koordinat S: 05o17'37,87'' dan E: 119o22'15,92''.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13236</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.62012/sensistek.v3i1.13236</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Number 1, Year 2020 Edition; 26-31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Riset Sains dan Teknologi Kelautan; Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020; 26-31</dc:source>
	<dc:source>2988-2559</dc:source>
	<dc:source>2623-1506</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/view/13236/10681</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 SENSISTEK:Riset Sains dan Teknologi Kelautan</dc:rights>
</oai_dc:dc>