Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

KEJADIAN KECELAKAAN TERTUSUK JARUM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 1 (2023) · pp. 1–10

DOI
10.30597/hjph.v4i1.24928
ISSN
2721-2408
Published
2023-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Kejadian tertusuk jarum suntik dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang dapat menyerang daya tahan tubuh perawat sehingga akan memengaruhi kesehatan serta produktifitas kerjanya. Faktor risiko penyebab terjadinya kecelakaan tertusuk jarum atau benda tajam medis lainnya seperti umur, tingkat pengetahuan, masa kerja dan tingkat pengetahuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan tertusuk jarum suntik pada perawat di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan metode cross sectional study. Populasi penelitian adalah 278 perawat di Rumah Sakit Labuang Baji dengan jumlah sampel 74 perawat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling. Adapun data dianalisis menggunakan SPSS secara univariat dan bivariat dengan melihat nilai p-value. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pendidikan (p=0,019). Hasil penelitian menunjukkan kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan (p=0,001). Kejadian tertusuk jarum suntik tidak memiliki hubungan dengan umur (p=0,719) dan masa kerja (p=0,744). Kesimpulan: Kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pendidikan juga tingkat pengetahuan dan tidak memiliki hubungan dengan umur dan masa kerja. Perlunya dilakukan pelatihan, sosialisasi, inspeksi yang ketat terhadap safety behavior perawat.

Keywords

Collaboration network of the authors

34 authors · 69 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yahya ThamrinHasanuddin University5
Syamsiar Siang RussengHasanuddin University2
A. Ummu SalamahAffiliation unknown1
A. Rifkah FauziahHasanuddin University1
Mayang Amalia AngaradiptaAffiliation unknown1
Furqaan NaiemHasanuddin University1
Tahir AbdullahHasanuddin University1
F NaeimHasanuddin University1
Iin Karmila YusriHasanuddin University1
Andi HardiantiHasanuddin University1
Andi Arsunan ArsinHasanuddin University1
Rezki ElisafitriHasanuddin University1
Idar MappangaraHasanuddin University1
Veny HadjuHasanuddin University1
Ummu KalsumHasanuddin University1
Awaluddin AwaluddinHasanuddin University1
Hadi HasbullahHasanuddin University1
A. Syalsa Rizkyah Imasya PutriHasanuddin University1
Sheren Maria Birgita DanurHasanuddin University1
Awaluddin AwaluddinHasanuddin University1
Tina Gelati PutriHasanuddin University1
Masyita MuisHasanuddin University1
Cristiyanti CristiyantiHasanuddin University1
Fachriani BaharuddinHasanuddin University1
Waode Sitti Nurul AulyahHasanuddin University1
Awaluddin AwaluddinHasanuddin University1
Dwita Nurul MaulidyahHasanuddin University1
Hasyrul AlmaniAffiliation unknown1
Muhammad Rum RahimHasanuddin University1
Sholihin ShiddiqAffiliation unknown1
Masyitha MuisHasanuddin University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KEJADIAN KECELAKAAN TERTUSUK JARUM PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Putri, Julia Monika</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Naiem, Muhammad Furqaan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyu, Atjo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Faktor Risiko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tertusuk jarum</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Perawat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Kejadian tertusuk jarum suntik dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang dapat menyerang daya tahan tubuh perawat sehingga akan memengaruhi kesehatan serta produktifitas kerjanya. Faktor risiko penyebab terjadinya kecelakaan tertusuk jarum atau benda tajam medis lainnya seperti umur, tingkat pengetahuan, masa kerja dan tingkat pengetahuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan tertusuk jarum suntik pada perawat di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan metode cross sectional study. Populasi penelitian adalah 278 perawat di Rumah Sakit Labuang Baji dengan jumlah sampel 74 perawat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling. Adapun data dianalisis menggunakan SPSS secara univariat dan bivariat dengan melihat nilai p-value.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pendidikan (p=0,019). Hasil penelitian menunjukkan kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan (p=0,001). Kejadian tertusuk jarum suntik tidak memiliki hubungan dengan umur (p=0,719) dan masa kerja (p=0,744). Kesimpulan: Kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pendidikan juga tingkat pengetahuan dan tidak memiliki hubungan dengan umur dan masa kerja. Perlunya dilakukan pelatihan, sosialisasi, inspeksi yang ketat terhadap safety behavior perawat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/24928</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i1.24928</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 1: FEBRUARY 2023; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/24928/13075</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>