Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

PERILAKU REMAJA TERKAIT PENCARIAN INFORMASI KESEHATAN SEKSUAL REPRODUKSI DI SMPN 20 MAKASSAR

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 4 No. 2 (2023) · pp. 222–234

DOI
10.30597/hjph.v4i2.28066
ISSN
2721-2408
Published
2023-06-29
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa dimana hormon seksual remaja sudah mulai bekerja sehingga dapat menyebabkan perubahan perilaku pada remaja dalam hal kesehatan seksual dan reproduksi. Faktor yang membuat remaja banyak melakukan perilaku seksual berisiko adalah faktor predisposisi, faktor penguat dan faktor pendukung. Tujuan: Mengetahui perilaku remaja terkait pencarian informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi di SMP Negeri 20 Makassar. Metode: Menggunakan metode penelitian mixed methods dengan desain sequential explanatory designs. Jumlah sampel 85 responden dan diantaranya terdapat 20 informan yang ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 20 Makassar pada bulan Mei-Juni 2023. Menggunakan analisis univariat dan analisis isi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa termasuk dalam motivasi tinggi (83,5%), pengetahuan yang baik (65,9%), dan sikap yang positif (89,4%). Adapun dari hasil FGD yang dilakukan didapatkan bahwa nilai yang diyakini adalah agama dan ajaran orang tua, tidak adanya norma yang berlaku, informasi yang dicari yaitu organ reproduksi, pacaran, dan kehamilan pada remaja, sumber informasi melalui buku dan media sosial, strategi yang dilakukan dalam mencari informasi yaitu mencari di sumber terpercaya. Perilaku yang ditunjukkan oleh remaja yaitu lebih menjaga kesehatan organ reproduksi, menghindari pergaulan bebas dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kesimpulan: Para remaja menunjukkan perilaku yang baik dan tidak terdapat remaja yang melakukan perilaku seksual berisiko. Hal tersebut dikarenakan para remaja memiliki pengetahuan yang baik terkait kesehatan seksual dan reproduksi juga mampu dalam menyeleksi informasi yang didapatkan ketika melakukan pencarian informasi.

Keywords

Collaboration network of the authors

24 authors · 43 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muh. Arsyad RahmanHasanuddin University2
Indra Fajarwati IbnuHasanuddin University1
Umniyah SalehHasanuddin University1
Sarina SarinaUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Ridwan M. ThahaHasanuddin University1
Suriah SuriahHasanuddin University1
Andi Nurul FitriHasanuddin University1
Filzawati SindanganHasanuddin University1
Afifah Nada AqilahHasanuddin University1
Nailah HafizhahHasanuddin University1
Muhammad ArsyadHasanuddin University1
Muhammad Arsyad RahmanAffiliation unknown1
Novena MaylaniaHasanuddin University1
Jumriani AnsarHasanuddin University1
Rosa Devitha AyuHasanuddin University1
Nasrullah NasrullahAffiliation unknown1
Nurhayani NurhayaniHasanuddin University1
Nurul Syahriani SalahuddinHasanuddin University1
Andi Isnaniah Ramadani AgungHasanuddin University1
Ida Leida M. ThahaHasanuddin University1
Muhammad AsdarHasanuddin University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERILAKU REMAJA TERKAIT PENCARIAN INFORMASI KESEHATAN SEKSUAL REPRODUKSI DI SMPN 20 MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Maengkom, Febriyanti Zefanya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasir, Sudirman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syam, Rizky Chaeraty</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kesehatan Seksual dan Reproduksi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Remaja</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Informasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa dimana hormon seksual remaja sudah mulai bekerja sehingga dapat menyebabkan perubahan perilaku pada remaja dalam hal kesehatan seksual dan reproduksi. Faktor yang membuat remaja banyak melakukan perilaku seksual berisiko adalah faktor predisposisi, faktor penguat dan faktor pendukung. Tujuan: Mengetahui perilaku remaja terkait pencarian informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi di SMP Negeri 20 Makassar. Metode: Menggunakan metode penelitian mixed methods dengan desain sequential explanatory designs. Jumlah sampel 85 responden dan diantaranya terdapat 20 informan yang ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 20 Makassar pada bulan Mei-Juni 2023. Menggunakan analisis univariat dan analisis isi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa termasuk dalam motivasi tinggi (83,5%), pengetahuan yang baik (65,9%), dan sikap yang positif (89,4%). Adapun dari hasil FGD yang dilakukan didapatkan bahwa nilai yang diyakini adalah agama dan ajaran orang tua, tidak adanya norma yang berlaku, informasi yang dicari yaitu organ reproduksi, pacaran, dan kehamilan pada remaja, sumber informasi melalui buku dan media sosial, strategi yang dilakukan dalam mencari informasi yaitu mencari di sumber terpercaya. Perilaku yang ditunjukkan oleh remaja yaitu lebih menjaga kesehatan organ reproduksi, menghindari pergaulan bebas dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kesimpulan: Para remaja menunjukkan perilaku yang baik dan tidak terdapat remaja yang melakukan perilaku seksual berisiko. Hal tersebut dikarenakan para remaja memiliki pengetahuan yang baik terkait kesehatan seksual dan reproduksi juga mampu dalam menyeleksi informasi yang didapatkan ketika melakukan pencarian informasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/28066</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v4i2.28066</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 4 No. 2: JUNE 2023; 222-234</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v4i2</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/28066/13459</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>