Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

MENELISIK KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES TIPE 2: SEBUAH STUDI DI RSUD TENRIAWARU BONE TAHUN 2024

Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH) · Vol. 7 No. 1 (2026) · pp. 42–54

DOI
10.30597/hjph.v7i1.44120
ISSN
2721-2408
Published
2026-02-28
Publisher
Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang dapat menyebabkan terganggunya produktivitas pada penderitanya yang selanjutnya berdampak pada kualitas hidup pada penderita. Diabetes Melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan global yang berdampak pada kualitas hidup penderitanya, terutama di wilayah dengan prevalensi tinggi seperti Kabupaten Bone. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSUD Tenriawaru Bone tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 200 responden yang diambil secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF, MSPSS, GPAQ, ZSAS, serta rekam medis yang telah teruji valid dan reliabel (Cronbach’s alpha >0,70). Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji Chi-square. Penelitian dilakukan pada bulan Februari–April 2025 di RSUD Tenriawaru Bone. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, pendapatan, lama menderita, komplikasi, dukungan sosial dan kecemasan berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup pasien dengan nilai p-value berturut-turut sebesar (p = 0,001), (p = 0,014), (p = 0,001), (p = 0,001), (p = 0,005), (p = 0,000). Sementara itu, umur, jenis kelamin, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai (p=0,657), (p=0,495), (p=0,374). Kesimpulan: Faktor pendidikan, pendapatan, durasi penyakit, komplikasi, dukungan sosial, dan kecemasan berperan penting dalam kualitas hidup pasien DM tipe 2, sehingga perlu adanya intervensi terfokus untuk meningkatkan kesejahteraan pasien.

Keywords

Collaboration network of the authors

27 authors · 65 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Indonesia University of Education
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi Zulkifli AbdullahAffiliation unknown1
Latifah RahmaniahAffiliation unknown1
Suriah YusdalifaAffiliation unknown1
Aeni NahdiyatiAffiliation unknown1
Azaluddin AzaluddinAffiliation unknown1
Arlin AdamAffiliation unknown1
Zamli ZamliAffiliation unknown1
Sri Achadi NugraheniAffiliation unknown1
Oktia Woro Kasmini HandayaniAffiliation unknown1
Mappeaty NyorongAffiliation unknown1
Andi Asliana SainalAffiliation unknown1
A. Rinaldy JaharuddinAffiliation unknown1
Indrakasih PratiwiAffiliation unknown1
Adhi Nauval Hafizh ThahaAffiliation unknown1
Andi Selvi YusnitasariAffiliation unknown1
IrabuanaAffiliation unknown1
Lolah Auliya MuthmainnahAffiliation unknown1
Ummul QuraAffiliation unknown1
Sri MulyaniIndonesia University of Education1
Andi Selvi YusnitasariAffiliation unknown1
Clement LifoiaAffiliation unknown1
A. Tiara Aurelia AnnisaAffiliation unknown1
Nur Nasry NoorAffiliation unknown1
Afiyah Mahdiyah RahmatAffiliation unknown1
George DaviesAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/oai, first harvested 2 Nov 2026, last seen 2 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MENELISIK KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES TIPE 2: SEBUAH STUDI DI RSUD TENRIAWARU BONE TAHUN 2024</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Arsyad, Nabila Ramadhani Arsyad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Maria, Ida Leida</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kualitas hidup</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pendidikan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pendapatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kecemasan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">DM tipe 2</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang dapat menyebabkan terganggunya produktivitas pada penderitanya yang selanjutnya berdampak pada kualitas hidup pada penderita. Diabetes Melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan global yang berdampak pada kualitas hidup penderitanya, terutama di wilayah dengan prevalensi tinggi seperti Kabupaten Bone. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2 di RSUD Tenriawaru Bone tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 200 responden yang diambil secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF, MSPSS, GPAQ, ZSAS, serta rekam medis yang telah teruji valid dan reliabel (Cronbach’s alpha &amp;gt;0,70). Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji Chi-square. Penelitian dilakukan pada bulan Februari–April 2025 di RSUD Tenriawaru Bone. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, pendapatan, lama menderita, komplikasi, dukungan sosial dan kecemasan berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup pasien dengan nilai p-value berturut-turut sebesar (p = 0,001), (p = 0,014), (p = 0,001), (p = 0,001), (p = 0,005), (p = 0,000).   Sementara itu, umur, jenis kelamin, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai (p=0,657), (p=0,495), (p=0,374). Kesimpulan: Faktor pendidikan, pendapatan, durasi penyakit, komplikasi, dukungan sosial, dan kecemasan berperan penting dalam kualitas hidup pasien DM tipe 2, sehingga perlu adanya intervensi terfokus untuk meningkatkan kesejahteraan pasien.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2026-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/44120</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/hjph.v7i1.44120</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH); Vol. 7 No. 1: FEBRUARY 2026; 42-54</dc:source>
	<dc:source>2721-2408</dc:source>
	<dc:source>10.30597/hjph.v7i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph/article/view/44120/14198</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 by author</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights>
</oai_dc:dc>